RIAU, (NVC) — Sejumlah oknum berjumlah sekitar lebih dari 4 orang melakukan aksi penjemputan paksa terhadap Edwar Bu’ulolo di Jalan Tol Pekanbaru – Dumai (PERMAI) di Km.65 sekitar kawasan Bengkalis-Dumai.
Kejadian ini diperkirakan dalam beberapa hari lalu. Perilaku para oknum itu terekam Video amatir warga yang ada di TKP saat penyeretan korban secara paksa berlangsung.
Belum diketahui apa motif peristiwa itu, namun sejumlah warga Netizen menanggapi kejadian itu sebagai bentuk kekerasan dan perbuatan melawan hukum.
Dalam Video amatir warga terlihat, korban bersama beberapa rekannya sedang di duduk santai ngopi di Res Area Tol Permai, sekelompok oknum mendatangai korban dan langsung memegang dan menarik tangan korban.
Korban kaget, sambil bertanya ada apa dan kalian siapa, tapi para pelaku tetap menarik dan berusaha mengangkat korban. Setelah ditanya kepastian siapa kelompok itu, lalu para pelaku mengatakan mereka dari Kepolisian.
Salah satu diantara pelaku, menunjukan Foto di Android bahwa dirinya seorang Polisi, lalu kembali menarik dengan merangkul korban dibantu rekan-rekan pelaku.
Korban meronta dan meminta tolong berteriak, namun para pelaku memaksa korban hingga beberapa kali korban terjatuh di lantai hingga dihalaman Res Area
Karena para pelaku mengaku Polisi, salah satu dari rekan korban menanyakan Surat Perintah Penangkapan, namun para pelaku tidak bisa menunjukannya.

Sedangkan salah satu pelaku hampir memukul rekan korban, dan satu pelu lainnya mengancam rekan korban yang merekam aksi mereka. “Awas kalian, saya sudah tandai kalian,” kata pria berpostur tinggi badan itu.
Sedangkan rekan pelaku lainnya yang mengenakan baju warna biru kotak-kotak, saat meminta bantuan dari Security, mengatakan mereka BUSER.
“Bantu pak, bantu pak, ini dari Buser,” kata diduga Ama Angel Bu’ulolo dalam cuplikan Video itu, menurut warga dia (Ama Angel) diduga punya usaha di sekitaran Lampu Merah Parit Indah dalam cuplikan Video itu.
Di dalam Video yang berhasil direkam warga, terlihat satu unit mobil warna Silver yang dikendarai pihak pelaku dengan B 1368 LL, sedangkan korban mengendarai mobil warna putih dengan 1528 MW.
Hingga saat ini, Awak Media belum mendapat keterangan resmi baik dari pelaku maupun dari keluarga korban. Demikian juga pihak Kepolisian setempat, belum memberikan keterangan resmi.
Semoga peristiwa ini dapat menemui titik terang dengan upaya dari kedua belah pihak, baik penyelesaian secara kekeluargaan maupun jalur hukum. ***






















