Sosialisasi Cukai di Jawa Timur, Libatkan Pemerintah Daerah dan Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumai — (20/11/2025). Bea Cukai perkuat edukasi mengenai ketentuan cukai di wilayah Jawa Timur melalui rangkaian sosialisasi di Probolinggo, Banyuwangi, dan Kediri.

Program ini digelar pada pertengahan November 2025 bersama pemerintah daerah, Satpol PP, hingga tokoh masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai fungsi cukai dan bahaya peredaran rokok ilegal.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Pengawasan cukai tidak bisa dilakukan sendiri. Edukasi publik menjadi kunci agar masyarakat memahami aturan dan mampu mengenali rokok ilegal,” ujarnya.

Di Probolinggo, Bea Cukai memberikan pelatihan kepada perusahaan rokok terkait regulasi cukai, pemanfaatan DBHC HT, dan APHT. Selain itu, sosialisasi kepada camat, lurah, Satpol PP, relawan damkar, dan media juga dilakukan untuk memperkuat pengawasan di daerah. Menurut Budi, pemahaman aparat lokal sangat penting untuk mencegah penipuan dan peredaran rokok ilegal.

Baca Juga :  Hadiri High Level Meeting TPID Se-Provinsi Riau, Bupati Rohil Minta Kuota Minyak Solar di Tambahkan

Di Banyuwangi, program Gempur Rokok Ilegal melibatkan tokoh masyarakat Desa Sumbermulyo. Peserta dibekali pengetahuan mengenai ciri-ciri rokok ilegal dan dampaknya bagi penerimaan negara.

“Ketika masyarakat paham, mereka otomatis menjadi garda terdepan dalam pencegahan,” kata Budi.

Sementara itu di Kediri, sosialisasi menyasar pedagang rokok dan anggota Linmas Desa Menang. Peserta diperlihatkan contoh rokok ilegal agar lebih mudah mengenali produk yang tidak sesuai ketentuan. Budi menilai langkah ini sangat efektif karena pedagang berada di lini terdepan distribusi.

Bea Cukai menegaskan akan terus memperluas edukasi cukai secara berkelanjutan. Cukai bukan sekadar aturan, tetapi instrumen untuk melindungi industri legal dan mendukung penerimaan negara. “Melalui sinergi yang kuat, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam pemberantasan rokok ilegal di Jawa Timur,” tutup Budi.

Sumber: AdminWeb Bea Dan Cukai.S.T

(Toga)

Berita Terkait

Jelang Pacu Jalur Nasional, Pemkab Kuansing Minta Kerjasama Antar Daerah Jaga Aliran Sungai Tetap Jernih
Kapolres Binjai Rajut Kebersamaan Bersama Komunitas Ojek Online Kota Binjai
Kapolda Sumut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres Tapanuli Tengah
Kunjungan Kerja DPRD Kota Dumai ke PT Krakatau Bandar Samudra
Kapolres Binjai Bersama PJU Jalin Sinergi dengan Ketua Pengadilan Agama Binjai
Kapolres Binjai ajak PJU Safari Salat Jumat Bersama Masyarakat di Masjid Agung Kota Binjai
Plt Bupati Kuansing H Muklisin Tinjau lokasi Kawasan Tepian Narosa Persiapan Pacu Jalur Nasional 2026
Semarak Budaya Riau: Plt. Bupati Kuansing Ajak Seluruh Masyarakat Indonesia Sukseskan Festival Pacu Jalur 2026

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Jelang Pacu Jalur Nasional, Pemkab Kuansing Minta Kerjasama Antar Daerah Jaga Aliran Sungai Tetap Jernih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Kapolres Binjai Rajut Kebersamaan Bersama Komunitas Ojek Online Kota Binjai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Kapolda Sumut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres Tapanuli Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kunjungan Kerja DPRD Kota Dumai ke PT Krakatau Bandar Samudra

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Kapolres Binjai Bersama PJU Jalin Sinergi dengan Ketua Pengadilan Agama Binjai

Berita Terbaru