Edukasi dan Himbauan Masif Jadi Kunci, Sepekan Operasi Keselamatan Toba 2026 Tunjukkan Tren Positif

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, 9 Februari 2026 – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Polda Sumatera Utara bersama jajaran menunjukkan capaian yang positif. Operasi yang mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif ini difokuskan pada edukasi, penyuluhan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Selama sepekan, berbagai kegiatan edukatif digelar secara masif di sekolah, kampus, perkantoran, terminal, hingga komunitas masyarakat. Program Police Goes to School, kampanye safety riding dan safety driving, penyebaran brosur dan leaflet keselamatan, serta edukasi melalui media elektronik dan media sosial terus digencarkan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.

Di bidang preventif, personel intens melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di jam serta lokasi rawan. Tercatat 1.583 kegiatan preventif terhadap masyarakat telah dilakukan, termasuk kehadiran di titik rawan kecelakaan (black spot) dan pelanggaran (trouble spot), serta pemeriksaan pengemudi dan awak angkutan umum. Selain itu, 108 kegiatan preventif terhadap kendaraan dilaksanakan melalui pengawasan dan ramp check di jalur rawan.

Sementara itu, pada aspek penegakan hukum (Gakkum), total penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 908 kasus atau menurun 55,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2.041 kasus. Penindakan melalui ETLE tercatat 74 kasus, sedangkan non-ETLE sebanyak 13 kasus.

Teguran yang diberikan kepada pelanggar juga menurun menjadi 801 dari sebelumnya 1.482. Penindakan terhadap kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) tercatat 15 kasus, serta 5 kasus kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum (travel) tanpa izin.

Baca Juga :  Brimob Batalyon C Kawal Pembangunan Hunian Tetap dan Sementara di Batang Toru

Penurunan angka penindakan ini menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan masyarakat selama operasi berlangsung, seiring masifnya kegiatan edukasi dan himbauan yang dilakukan.

Dampak positif juga terlihat pada data kecelakaan lalu lintas. Jumlah kejadian pada hari pertama hingga ketujuh mengalami penurunan dari 100 kasus menjadi 82 kasus atau turun 18 persen. Korban meninggal dunia turun 50 persen, sementara korban luka berat dan luka ringan juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Toba 2026 memang dirancang sebagai operasi yang humanis dengan pendekatan edukatif.

“Operasi ini mengedepankan upaya preventif dan preemtif melalui penyuluhan dan kehadiran personel di lapangan. Penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan terukur, namun tujuan utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas karena kebutuhan, bukan karena takut ditindak,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mempertahankan tren positif tersebut.

“Kami berharap budaya tertib berlalu lintas terus terjaga, tidak hanya selama operasi berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Dengan capaian ini, Operasi Keselamatan Toba 2026 menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang konsisten, disertai pengawasan dan penegakan hukum yang proporsional, mampu memberikan dampak nyata terhadap keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Sumatera Utara.
(Red/lNDRA Cahaya tanjung)

Berita Terkait

Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan
Perkuat Kolaborasi, Siak dan Ternate Lestarikan Pusaka di Rakernas JKPI XII
KPU Provinsi Riau Bahas Pemungutan Suara dan Kampanye Ramah Lingkungan
Polri Hadir di Sekolah, Sat Binmas Polres Langkat Edukasi Pelajar Cegah Pergaulan Bebas
Gubri SF Hariyanto Lantik Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau
Musim Kemarau dan Asap, Wali Kota Pekanbaru bersama Warga Gelar Doa Turun Hujan
ISPU Memburuk, Pemkab Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Diperbolehkan WFH
Polsek Hamparan Perak Amankan Pelaku Pencurian di Alfamart, Kerugian Capai Rp29 Juta

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Perkuat Kolaborasi, Siak dan Ternate Lestarikan Pusaka di Rakernas JKPI XII

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

KPU Provinsi Riau Bahas Pemungutan Suara dan Kampanye Ramah Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Polri Hadir di Sekolah, Sat Binmas Polres Langkat Edukasi Pelajar Cegah Pergaulan Bebas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Gubri SF Hariyanto Lantik Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau

Berita Terbaru