Jelang Pacu Jalur Nasional, Pemkab Kuansing Minta Kerjasama Antar Daerah Jaga Aliran Sungai Tetap Jernih

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK KUANTAN — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengambil langkah diplomasi antar daerah demi menyukseskan gelaran perhelatan kebudayaan nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, H. Muklisin, melayangkan surat resmi kepada Pemerintah Kabupaten serta Kepolisian Resor (Polres) Sijunjung dan Dharmasraya, Sumatera Barat, untuk meminta tindakan tegas terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hulu sungai.

Langkah antisipatif ini dipandang sangat mendesak mengingat aliran sungai di wilayah Sijunjung dan Dharmasraya terhubung langsung dengan Sungai Kuantan. Maraknya operasi penambangan emas ilegal di bagian hulu tersebut terbukti menjadi pemicu utama pencemaran lingkungan dan tingginya kekeruhan air sungai.

Kualitas air yang buruk dinilai dapat mengganggu kelancaran agenda tahunan Festival Pacu Jalur 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, pada 19–23 Agustus 2026.

Dalam permohonannya, Pemkab Kuansing menekankan pentingnya pembersihan rakit-rakit PETI agar kondisi perairan kembali jernih dan aman digunakan untuk arena perlombaan.

Baca Juga :  Patroli Sepatu Roda dan Motor Listrik Polrestabes Medan, Wujudkan Polisi Modern dan Humanis di Car Free Day

Langkah koordinasi lintas provinsi ini juga diperkuat dengan operasi di lapangan oleh jajaran Polres Kuansing bersama Polda Riau yang mengintensifkan patroli serta penyisiran dari wilayah hulu hingga hilir Sungai Kuantan.

Aparat penegak hukum menegaskan tidak akan mentoleransi aktivitas penambangan ilegal yang merusak ekosistem sungai dan merugikan masyarakat luas. Penertiban secara terpadu terus digencarkan guna meminimalisasi keberadaan rakit PETI menjelang hari pembukaan festival.

Melalui sinergi antardaerah dan kepolisian ini, Pemkab Kuansing berharap kondisi Sungai Kuantan dapat pulih tepat waktu. Penertiban PETI ini diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan hidup, tetapi juga menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi ratusan tim jalur serta ribuan wisatawan yang hadir memadati perhelatan tradisi Pacu Jalur 2026. (Info)

Berita Terkait

Kapolres Binjai Rajut Kebersamaan Bersama Komunitas Ojek Online Kota Binjai
Kapolda Sumut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres Tapanuli Tengah
Kunjungan Kerja DPRD Kota Dumai ke PT Krakatau Bandar Samudra
Kapolres Binjai Bersama PJU Jalin Sinergi dengan Ketua Pengadilan Agama Binjai
Kapolres Binjai ajak PJU Safari Salat Jumat Bersama Masyarakat di Masjid Agung Kota Binjai
Plt Bupati Kuansing H Muklisin Tinjau lokasi Kawasan Tepian Narosa Persiapan Pacu Jalur Nasional 2026
Semarak Budaya Riau: Plt. Bupati Kuansing Ajak Seluruh Masyarakat Indonesia Sukseskan Festival Pacu Jalur 2026
Polres Tapanuli Selatan Ungkap Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan Seksual terhadap Anak

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Jelang Pacu Jalur Nasional, Pemkab Kuansing Minta Kerjasama Antar Daerah Jaga Aliran Sungai Tetap Jernih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Kapolres Binjai Rajut Kebersamaan Bersama Komunitas Ojek Online Kota Binjai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Kapolda Sumut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres Tapanuli Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kunjungan Kerja DPRD Kota Dumai ke PT Krakatau Bandar Samudra

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Kapolres Binjai Bersama PJU Jalin Sinergi dengan Ketua Pengadilan Agama Binjai

Berita Terbaru