Bea Cukai dan Karantina Kaltim Kawal Ekspor Hasil Produksi Wilayah Kaltim

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumai, NVC) — (26/10/2025). Kinerja ekspor Kalimantan Timur kembali menunjukkan tren positif. Tiga perusahaan daerah berhasil menembus pasar internasional dengan nilai ekspor mencapai Rp5.499.452.042.

Produk yang diekspor kali ini meliputi komoditas unggulan di sektor kehutanan dan perkebunan yang diminati pasar India dan Tiongkok.

Ekspor ke India dilakukan oleh dua perusahaan, yakni PT Kayu Alam Perkasa Raya dan PT Orimba Alam Kreasi. PT Kayu Alam Perkasa Raya mengirimkan produk berupa keruing core veneer, keruing face veneer, dan keruing veneer dengan total volume 230,2813 meter kubik dan nilai mencapai Rp2.096.727.597.

Sementara itu, PT Orimba Alam Kreasi mengekspor kayu veneer sebanyak 167,445 meter kubik atau setara 60 peti dengan nilai ekspor Rp2.207.665.885.

Adapun pasar Tiongkok menjadi tujuan ekspor bagi PT Sinar Sawit Sentosa yang mengirimkan produk palm kernel expeller sebanyak 504,67 ton dengan total nilai Rp1.195.058.560.

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) dan Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Kalimantan Timur turut mengawal ekspor komoditas unggulan Kalimantan Timur tersebut, pada Rabu (22/10) di PT Pelabuhan Samudera Palaran, Samarinda.

Baca Juga :  Pastikan Bersih Dari Narkoba, Lapas Pekanbaru Konsisten Laksanakan Giat Tes Urin Kepada Warga Binaan

Kegiatan ini merupakan wujud program akselerasi ekspor yang bertujuan mempercepat proses layanan ekspor daerah,” ungkap Kepala Kanwil Bea Cukai Kalbagtim, Kusuma Santi Wahyuningsih.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M. Panggabean; Kepala BBKHIT Kalimantan Timur, Arum Kusnila Dewi; Kadis Perindustrian Prov. Kaltim, Heni perwakilan Pelindo dan para pelaku usaha ekspor.

Kusuma Santi menjelaskan bahwa program kerja akselerasi ekspor di wilayah Kaltim akan terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian nasional menuju 8%.

Namun demikian, diharapkan hasil produksi Kaltim seluruhnya bisa diakui sebagai hasil/kinerja Kaltim, sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) walaupun harus dikonsolidasikan ekspornya melalui Jawa.

Bea Cukai sendiri akan terus memberikan pendampingan dan edukasi terkait ekspor.
Pelepasan ekspor kali ini menjadi simbol bahwa komoditas Kaltim siap bersaing di pasar global,” tutup Kusuma Santi.

Sumber: Web Bea dan Cukai ST
(Toga)

Berita Terkait

Kepala BPKAD Rohil Gesa SP2D Online untuk Memudahkan Proses Pencairan Belanja Daerah
Bidik Pasar Wisatawan, Bupati Siak Pindahkan Gerai Dekranasda ke Gedung Kutab
Bupati Afni Pastikan Kabupaten Siak Terima Dana APBN 2026 Rp 371 Miliar
Tim Wartawan Temukan Aktivitas PETI di Pulau Kopuang, Alat Berat CAT Terpantau
Bareskrim Polri dan Polda Riau Amankan 68 Orang di THM Melalui Operasi Gabungan
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian
Pakai Baju Melayu Sultanah Latifah, Bupati Afni Pimpin Upacara HUT Siak Sekaligus Sampaikan Pesan Setia dan Keadilan
Bupati Afni Sampaikan Pesan Melayu Jaga Marwah Negeri pada Puncak Perayaan Hari Jadi Siak ke-27

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Kepala BPKAD Rohil Gesa SP2D Online untuk Memudahkan Proses Pencairan Belanja Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Bidik Pasar Wisatawan, Bupati Siak Pindahkan Gerai Dekranasda ke Gedung Kutab

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Bupati Afni Pastikan Kabupaten Siak Terima Dana APBN 2026 Rp 371 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Tim Wartawan Temukan Aktivitas PETI di Pulau Kopuang, Alat Berat CAT Terpantau

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Bareskrim Polri dan Polda Riau Amankan 68 Orang di THM Melalui Operasi Gabungan

Berita Terbaru