Festival Lalang Tempo Doeloe 2025 Resmi di Buka, Wabup Siak : Upaya Menjaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK — Wakil Bupati Siak, Syamsurizal secara resmi membuka Festival Lalang Tempo Doeloe Tahun 2025, sebuah perhelatan budaya yang menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus upaya menjaga identitas dan warisan budaya Melayu di Kabupaten Siak.

Wabup Syamsurizal mengawali dengan ungkapan syukur kepada Allah SWT karena seluruh elemen masyarakat masih dapat berkumpul dan bersilaturahmi, meskipun cuaca kurang bersahabat.

“Alhamdulillah, ini rezeki dari Allah. Kita bisa berkumpul di rumah antik ini, bersatu dan bersama, walaupun cuaca kurang baik. Insyaallah kegiatan ini membawa barokah bagi kita semua,” ujarnya.

Wabup menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga semangat kebersamaan dan optimisme masyarakat, meskipun Kabupaten Siak saat ini menghadapi tantangan berat akibat tekanan keuangan daerah dan penyesuaian anggaran transfer dari pusat.

Ia menjelaskan bahwa sejak dilantik pada Juni lalu, kondisi keuangan daerah telah mengalami penyesuaian yang cukup signifikan. Pemangkasan anggaran bahkan mencapai hampir Rp1 triliun, sehingga berdampak pada berbagai sektor, termasuk keterlambatan pembayaran Siltap dan Honorarium.

Baca Juga :  Kesempatan Emas! PJC Buka Pendaftaran Pelatihan Jurnalistik Secara Online, Bersama Master Trainer, Wahyudi Panggabean

“Meskipun anggaran dipotong, Insyaallah kita tetap optimis, tetap berbahagia, dan terus berdoa bersama agar keadaan ini bisa kita lewati,” katanya.

Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya memprioritaskan kewajiban dasar serta memastikan roda perekonomian masyarakat di kampung-kampung tetap berjalan.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar perputaran ekonomi di kampung-kampung yang ada di Kabupaten Siak tetap hidup,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan Lalang Tempo Doeloe merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap budaya lokal.

Ia pun mengapresiasi panitia dan masyarakat yang tetap melaksanakan kegiatan ini meski dalam keterbatasan.

“Lalang ini luar biasa. Walaupun dengan keterbatasan, kegiatan ini tetap bisa dilaksanakan. Kebudayaan harus terus kita lestarikan, khususnya budaya Melayu di Siak, tanpa menutup ruang bagi budaya etnis lain. Kami bersama Bupati Siak mendukung penuh kegiatan seperti ini,” pungkasnya. (**/Inf)

Berita Terkait

Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan
Perkuat Kolaborasi, Siak dan Ternate Lestarikan Pusaka di Rakernas JKPI XII
KPU Provinsi Riau Bahas Pemungutan Suara dan Kampanye Ramah Lingkungan
Polri Hadir di Sekolah, Sat Binmas Polres Langkat Edukasi Pelajar Cegah Pergaulan Bebas
Gubri SF Hariyanto Lantik Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau
Musim Kemarau dan Asap, Wali Kota Pekanbaru bersama Warga Gelar Doa Turun Hujan
ISPU Memburuk, Pemkab Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Diperbolehkan WFH
Polsek Hamparan Perak Amankan Pelaku Pencurian di Alfamart, Kerugian Capai Rp29 Juta

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Perkuat Kolaborasi, Siak dan Ternate Lestarikan Pusaka di Rakernas JKPI XII

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

KPU Provinsi Riau Bahas Pemungutan Suara dan Kampanye Ramah Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Polri Hadir di Sekolah, Sat Binmas Polres Langkat Edukasi Pelajar Cegah Pergaulan Bebas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Gubri SF Hariyanto Lantik Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau

Berita Terbaru