Korban KDRT Minta Polres Nias Tangkap Terduga Pelaku Inisial A Larosa

- Jurnalis

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli, SUMUT, (NV) – Berdasarkan Laporan Pengaduan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) No:STPL/1478/Xl/2023/SPKT Polres Nias.

Korban melaporkan bahwa, telah terjadi KDRT di jalan Desa Music, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara. Tepatnya di rumah korban, Lisda Kurniati Lase pada Kamis, (02/11/2023) lalu.

Terduga pelaku adalah inisial A Larosa alias Tona yang merupakan suami korban sendiri.

Korban merasa kecewa terhadap oknum Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Nias. Pasalnya, kasus tersebut seakan tidak di tindak lanjuti oleh Penyidik untuk melakukan Penyidikan lanjutan.

Pengakuan korban pada media, Rabu (21/02-2024) di Rumahnya bahwa, sudah berapa Bulan kasus KDRT ini di laporkan, namun sampai saat ini Pelaku sampai saat ini bebas berkeliaran.

“Saya sebagai Korban tidak merasa nyaman, walaupun A Larosa itu Suami saya. Saya harap kepada Kapolres Nias untuk melakukan penetapan status sebagai tersangka kepada A Larosa,” kata korban.

Di lanjutkan Lisda bahwa suami dia itu itu ada itikad baik, karena pada hari Rabu (14/02-2024) ini pihaknya mencoba mendatangi A Larosa di kampung sekaligus Lisda memberikan Hak Pilih di Desa Kampung suaminya itu.

“Namun 1 keluarga mereka menakutkan saya, dan menghina mulai Mertua saya, hingga ipar juga marah-marah ke saya, spontan saja Suami saya itu malah menghilang, Ini sangat aneh,” heran Lisda.

Baca Juga :  Proyek Lapangan Bola Kaki Terbengkalai, Kadispora Pekanbaru Mengelak saat Dikonfirmasi Media

Saat Awak Media mencoba konfirmasi kepada Anotona Larosa pada Rabu, tanggal (21/02-2024) melalui telpon seluler dengan Nomor: 08236093xxxx, namun Telpon tidak diangkat, di kirim kan pesan konfirmasi melalui Chat WhatsApp, juga tidak di balas.

Sebagaimana disebutkan dalam UU No.23 Tahun 2004 tentang KDRT, Pasal 44 ayat (1) “Setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a di Pidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 15.000.000,00 (lima belas juta).

Sedangkan isi Pasal 44 Ayat (2) UU PKDRT menyebutkan, “Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan korban mendapat jatuh sakit atau luka berat, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling banyak Rp 30.000.000,00 (tiga puluh juta).

Kapolres Nias yang dikonfirmasi nadaviral.com melalui Kasi Humas, IPTU. Osiduhugo Daeli, Jum’at (23/2/2024), Pukul 09.17.WIB mengatakan, bahwa masih mempertanyakan kepada Penyidik.

“Ijin pak, saya masih mempertanyakan dulu kepada pihak penyidik,” kata Humas Polres Nias, O Daeli.

Sumber: Sabar Halawa

Editor: RedNV

Berita Terkait

Komisi I Tekankan Sinkronisasi Antara Dinas Terkait dengan Pemerintah Desa
DPRD dan Pemkab Bengkalis Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Penyerahan KUA-PPAS APBD TA 2027 Tepat Waktu, DPRD Apresiasi Pemkab Bengkalis
Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan Data dari Disperindag
Bupati Siak Sampaikan ke Wapres Gibran Jangan Dipotong Dana Bagi Hasil
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Modus Pornografi Digital, Pelaku Gunakan AI Manipulasi Foto Korban
Polda Sumut Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:07 WIB

Komisi I Tekankan Sinkronisasi Antara Dinas Terkait dengan Pemerintah Desa

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:01 WIB

DPRD dan Pemkab Bengkalis Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:38 WIB

Penyerahan KUA-PPAS APBD TA 2027 Tepat Waktu, DPRD Apresiasi Pemkab Bengkalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:34 WIB

Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan Data dari Disperindag

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:28 WIB

Bupati Siak Sampaikan ke Wapres Gibran Jangan Dipotong Dana Bagi Hasil

Berita Terbaru