PESISIR BARAT, (NVC) — Kegiatan Pembangunan mengunakan sumber dana dari Pemerintah Pusat Dana Alokasi Khusus (DAK) dinas Pendidikan dan kebudayaan tahun 2024 di SD NEGERI 74 KRUI jln.Puncak Nalom Pekon Gunung Kemala Timur Kec.Way Krui Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung.
Dari hasil pantauan Beberapa team media Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) di lapangan di temukan bangunan baru berjumlah 3 bangunan baru jadi beberapa bulan yang lalu sudah selesai diduga bangunan tidak sesuai spesfikasi pondasi yang di bangun.
Beberapa hari yang lalu team media menerima laporan warga dan beberapa media yang pernah ke lokasi tersebut menyampai kan ke janggalan yang ada di titik pondasi lama tidak ada pasang pondasi baru.
Di saat itu team media GWI menyelusuri langsung ke sekolahan SD Negeri 74 Krui untuk membuktikan nya kebenaran tersebut pada hari kamis tgl 16/1/2025 berapa team media ternyata di Duga benar untuk pondasi pembangunan gedung menggunakan pondasi lama untuk yang ke arah balai desa nya.
Bangunan satu nya memakai coran selup cuma yang aneh nya kok sedikit dan terlalu kecil pembuatan pondasi nya bahkan untuk menutupi plesteran semen aja se olah olah tergantung tidak terikat dengan pondasi selup nya.
Di lanjut pada hari jumat tgl 17/1/2025 untuk mengkonfirmasi kepada kepala sekolah SDN 74 Krui, beliau tidak ada di lokasi lagi ada urusan di luar menurut salah satu guru di sana,dan sempat kita mempertanyakan pembangunan tersebut ke salah satu guru nya’kami tidak tau apa apa lebih jelas tanya langsung ke kepala sekolah nya aja,” ujar salah satu guru di sekolah.
Dan ke esokan hari nya kita ke sekolah lagi pada hari sabtu nya pada tgl 18/1/2025 untuk ketemu kepala sekolah mengkonfirmasi terkait pembangunan SDN 74 Krui tersebut salah satu guru di sana mengatakan ”tadi pagi ada cuma sekarang gak tau kemana,” ungkap ibu guru di sekolah.

Beberapa waktu kita tungguin di sekolah ada salah satu dari bendahara guru tersebut datang menyambangi kami di sekolah untuk memberikan amplop ke salah satu rekan media dengan bahasa nya.
“Pak ini ada titipan dari bu kepala sekolah untuk uang bensin,” ujar dari guru di situ dan rekan media salah satu nya menolak untuk pemberian uang bensin di dalam amplop putih tersebut dari guru sekolah sebagai jembatan nya dari bu kepala sekolah SDN 74 Krui.
Bahkan sempat berulang ulang kita tanya kan kepada guru di sana untuk ke temu langsung mengkonfirmasi dengan ada nya laporan warga dan beberapa rekan media kebenaran nya…bahkan ada yg menjanjikan ke salah satu rekan kami dari media untuk ketemu hari senen aja klu mau ke temu di kantor sekolah.
Pada hari senen pada tgl 20 /1/2025 pada pukul 09:00 wib untuk mengkonfirmasi kepala sekolah dengan Duga an pondasi bangunan sekolah ada yang kejanggalan.
Bahkan kami dari berbagai media yang bergabung di organisasi Gabungan Wartawan Indonesi (GWI) untuk mengajak bu kepala sekolah ke lokasi bangunan pondasi, yang di mulai titik awal pojok sebelah kanan sama sama menyaksikan kebenaran nya, ternyata benar dengan ada nya pondasi tersebut kok ber lobang apa lagi ini bangunan baru.Di duga pondasi seada nya.

Bahkan klu di pantau dari atas se olah olah tidak ada pondasi.di anggap tergantung untuk pemasang plesteran semen nya tidak serikat dengan pondasi.bahkan menurut kepal sekolah menyatakan pakai pondasi selup saja pakai corran.
Ketika di sisi bangunan samping lagi kok seperti tambalan, apa lagi ini kan bangunan baru ya bu..??dan bu kepsek menjawab sy tidak paham”ungkapan nya”.dan di sisi pondasi bangunan nya lain menggunakan pondasi lama. tidak menggunakan pondasi baru.
Itu pun di tutupi pakai tanah seolah olah tidak keliatan pondasi nya.beberapa menit habis sama sama mengkroscek bangunan tersebut.kita semua dari team media di ajak ke ruangan guru untuk membicarakan pemberitaan yang bagus bagus nya aja “ujar kepala sekolah.
Dan bahkan rekan media menanyakan untuk papan informasi dan berapa anggaran nya..?
Bu kepala sekolah tidak bisa menjawab dengan alasan kurang paham dan kurang ingat dan menurut beliau pernah di pasang informasi nya, kemungkinan hilang.

Ketika di tanaya kembali oleh team media berapa anggaran nya,dan dari anggaran mana apa lagi itu bangunan gedung baru jadi beberapa bulan yang lalu.namun ibu kepsek menjawab “aduh tidak ingat lebih bagus nanya sama konsultan,” ujar nya.
Menurut kepala sekolah dan sempat menanyakan ke salah satu guru nya, apa lagi itu bangunan gedung baru jadi beberapa bulan yang lalu.
“Apalagi dananya darimana APBD atau bantuan yang lain ini penting menyangkut sarana pendidikan,harusnya punya kerjaan sama-sama dikerjakan dengan baik? Sungguh sangat miris jika tidak ditindaklanjuti.
“Melalui pesan singkat ini kami dari team awak media yang tergabung di GWI mendesak agar dinas pendidikan untuk turun ke lapangan mengkroscek bangunan gedung tersebut. (…bersambung…)
(NEDi.SE)






















