Operasi Gabungan Jaga Perbatasan, Kakanwil Riau Pimpin Pengawasan Keimigrasian di Perairan Dumai

- Jurnalis

Sabtu, 7 Desember 2024 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, (NVC ) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir memimpin langsung operasi gabungan pengawasan keimigrasian di perairan Dumai. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi seperti TNI AL, TNI AD, Polairud, Bea Cukai, dan Balai Karantina.

Tampak hadir mengikuti upacara ini Analis Keimigrasian Ahli Utama Ari Budijanto dan Ramly H.S, Kepala Divisi Administrasi Johan Manurung, Kepala Divisi Pemasyarakatan Ricky Dwi Biantoro, Kepala Divisi Keimigrasian Mas Arie Yuliansa Dwi Putra, serta Kepala UPT Keimigrasian se-Riau dan Kepala Rutan Kelas IIB Dumai dan Kepala Bapas Kelas II Dumai.

Dalam sambutannya, Kakanwil menekankan pentingnya operasi gabungan ini dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, khususnya di Selat Malaka. “Operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi dan deteksi dini potensi pelanggaran keimigrasian oleh orang asing,” tegasnya.

Selain operasi gabungan, acara ini juga dimeriahkan dengan peresmian Kapal Patroli Bhumi Pura Ksatria Selatpanjang. Adanya kapal patroli ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan di perairan, terutama di wilayah Selatpanjang dan sekitarnya. “Ke depannya, kita berharap setiap kantor imigrasi di Riau dapat memiliki kapal patroli sendiri,” ujar Kakanwil.

Kakanwil juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan bersama dalam menangkap 26 Warga Negara Asing (WNA) beberapa waktu lalu. “Kolaborasi yang baik antara berbagai instansi telah membuahkan hasil yang sangat positif,” ungkapnya.

Usai memberikan sambutan, Kakanwil beserta rombongan langsung melakukan patroli laut menggunakan kapal angkatan laut (KAL) Tedung. Dalam patroli ini, tim gabungan memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan kru Kapal Berg Prai berbendera Thailand.

Baca Juga :  Jelang HUT Bhayangkara Ke-78, Polres Langkat Gelar Bhakti Sosial Donor Darah

Pemilihan Dumai sebagai lokasi operasi gabungan bukan tanpa alasan. Kota Dumai memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan Selat Malaka, jalur lalu lintas laut yang sangat sibuk. Hal ini membuat Dumai menjadi titik yang rawan terhadap berbagai pelanggaran hukum, termasuk pelanggaran keimigrasian.

Dengan adanya operasi gabungan dan dukungan kapal patroli baru, diharapkan pengawasan keimigrasian di wilayah Riau, khususnya di perairan Dumai, dapat semakin efektif dan mampu mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum.

Selain melakukan pengawasan di laut, rombongan juga melakukan patroli ke daerah pesisir pantai sepanjang perairan Dumai. Daerah-daerah ini seringkali menjadi perlintasan ilegal bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) non-prosedural. Patroli darat ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran keimigrasian dan penyelundupan manusia.

Pemilihan Dumai sebagai lokasi operasi gabungan bukan tanpa alasan. Kota Dumai memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan Selat Malaka, jalur lalu lintas laut yang sangat sibuk. Hal ini membuat Dumai menjadi titik yang rawan terhadap berbagai pelanggaran hukum, termasuk pelanggaran keimigrasian.

Dengan adanya operasi gabungan dan dukungan kapal patroli baru, diharapkan pengawasan keimigrasian di wilayah Riau, khususnya di perairan Dumai, dapat semakin efektif dan mampu mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum.

( Red / Diah Vivian Sari SH )

Berita Terkait

Rutan Kelas I Labuhan Deli Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Lebih Bersih dan Berintegritas
Polres Tapteng Ringkus ‘Kongo’, Pengedar Paket Lengkap Ganja dan Sabu di Lubuk Tukko
Pemkab Kuansing Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Program Strategis Nasional
Diduga Oknum Anggota DPRD Kuansing Inisial (RD) Sebagai Dalang dan Boss Mafia PETI di Kecamatan Gunung Toar
Pemkab Kuansing Berjuang Menurunkan Stunting Melalui Sinergi Lintas Sektoral
Aula SMAN 4 Pekanbaru Bergemuruh, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Keselamatan Lalu Lintas
Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 
GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:10 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Lebih Bersih dan Berintegritas

Senin, 20 April 2026 - 23:04 WIB

Polres Tapteng Ringkus ‘Kongo’, Pengedar Paket Lengkap Ganja dan Sabu di Lubuk Tukko

Senin, 20 April 2026 - 23:00 WIB

Pemkab Kuansing Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Program Strategis Nasional

Senin, 20 April 2026 - 22:54 WIB

Diduga Oknum Anggota DPRD Kuansing Inisial (RD) Sebagai Dalang dan Boss Mafia PETI di Kecamatan Gunung Toar

Senin, 20 April 2026 - 16:46 WIB

Pemkab Kuansing Berjuang Menurunkan Stunting Melalui Sinergi Lintas Sektoral

Berita Terbaru