LLMB Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi dengan Prof Ridha Dharmajaya

- Jurnalis

Senin, 8 April 2024 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUMUT, (NVC) — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Laskar Melayu Bersatu (DPD LLMB) Kota Medan menggelar buka puasa bersama sekaligus silaturahmi dan mengundang tokoh akademisi, dokter yang juga pengusaha Medan, Prof Ridha Dharmajaya.

Acara tersebut diselenggarakan pada Jumat 05 April 2024 di tempat kediaman Dato’ Awaluddin (Awel) Komplek Taman Citra, Blok WW No.2 Lingk 1, Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.” Acara Bukber ini kami juga mengundang tokoh masayakat Kota Medan Prof. Ridha Dharmajaya serta Pengurus /Jamaah Masjid Al-Abraar, Al-Ridho & As-Shiddiq,” ujar Panpel Bukber LLMB Medan, Ahmad Husein, SPDi

Panglima Tengah DPD LLMB Kota Medan, Datok Drs. Awaluddin sebagai tuan rumah mengatakan acara berbuka puasa ini merupakan rutinitas LLMB Kota Medan setiap tahun. “Bedanya l, pada hari ini hadir Prof Ridha Dharmajaya, kandidat calon Walikota Medan,” ujar Awel.

Disebutkan LLMB lahir di Riau 13 tahun lalu yang diprakarsai dan dibentuk Letjen Sarwan Hamid. Di Bumi Melayu Riau, LLMB menjadi anak kandung dan suatu yang wajib bagi anak Melayu di Tanah Melayu Riau.

“Melayu bukan etnis tapi Melayau adalah wangsa dan bangsa, artinya lebih besar. Selagi dia muslim, agama Islam maka dia adalah Melayu. Kami bukan memelayukan orang Melayu. Tugas kami adalah memelayukan orang yang ada di Tanah Melayu.

Selanjutnya Awel mengatakan, pihaknya yang bernaung di dalam LLMB Kota Medan adalah
perisai bagi kaum Melayu dan juga perisai bagi pemerintah. Artinya pemerintah berpihak kepada rakyat akan kami kawal tetapi kalau tidak maka kami akan kritis,” paparnya.

Mengenai Pilkada Medan, LLMB Kota Medan butuh dan akan menyokong sepenuhnya pihak-pihak yang mau menjadi walikota. Dengan kondisi dan jumlah yang sedemikian ini, kami bukan menghilangkan sosok etnis kami, tapi kami menghormati dan memuji orang-orang yang ada di Tanah Melayu Deli untuk hidup rukun dan damai,” paparnya.

Sementara Prof Ridha mengatakan dirinya adalah alumni Fakultas Kedokteran USU dan masuk UI ambil Spesial Bedah Sarap. Setelah diterima mengajar di USU kemudian ia menyelesaikan S3 dan Profesor-nya di USU, sehingga diapun kemudian diangkat menjadi Kepala Bedah Sarap di RS Adam Malik Medan.

Baca Juga :  Ancaman Karhutla di Musim Kemarau, Wabup Rohil Tegas Ingatkan Warga tidak Membakar Lahan!

Prof Ridha mengatakan kalau dirinya akan maju mencalonkan diri menjadi Walikota Medan adalah tidak tepat. Sesungguhnya kata dia, kondisinya saat ini lagi di puncak karir. Ia akan pensiun sekira 20 hingga 30 tahun lagi dan masa itu masih panjang. ” Hitung-hitung hasil Walikota tidak lebih tinggi dari penghasilan saya hari ini. Yang buat saya untuk mau jadi Walikota adalah ada satu kenyataan sekarang ini kalau dibiarkan kita tak punya apa-apa lagi,”ujarnya.

Oleh karena itu maunya dia maju ikut Pilkada Kota Medan adalah bukan untuk pribadinya. Tapi untuk anak cucu kita. Di masa depan, berhasil pun dia, pintar pun dia, berkompeten pun anak cucu kita, pasti dia tak bisa dapat apa-apa. Sebab saat ini hampir semua sektor dimonopoli dan dikuasai oleh kelompok tertentu. “Mengimbangi kondisi ini kita harus angkat budaya Melayu. Dan sebelumnya pun saya sudah mendorong anak Melayu untuk maju Pilkada Walikota Medan,” kata Ridha.

Artinya kata Ridha soal Pilkada Kota Medan ini bukan karena mau tidak mau. Tapi kita harus mau untuk maju. Soal partai tidak tertutup dari partai manapun. Alternatif lain adalah dukungan untuk independen dari berbagai organisasi. “Misal dari LLMB dengan dukungan KTP dan janji maka rakyat punya saham. Kita lebih suka berkoalisi dengan rakyat dan menciptakan kesejahteraan untuk rakyat,” ujar Ridha.

Diharapkan LLMB buatkan link untuk satu padukan kekuatan kita. Sebab sudah ada pihak pihak yang nyatakan mau memisahkan Medan Utara dari Kota Medan.”Jadi yang mau kita pegang Medan ini sebagai milik kita. Jadi kita mau bersatu padu untuk meraih itu,” pungkas Ridha.

Acara buka puasa LLMB Medan dilanjutkan shalat maghrib berjamaah dengan imam shalat Prof Ridha, makan bersama dan diskusi. Hadir juga T Nazlah Chair. (IC Tanjung)

Berita Terkait

Sosialisasi Kewirausahaan dan Bursa Kerja Warnai Pelepasan Siswa Kelas Xll SMA Negeri 3 Magetan
Resahkan Warga Bakaran Batu, Tiga Pencuri Sawit Diciduk Polsek Torgamba
Bermodal CCTV dan Bantuan Warga, Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Langkat Kurang dari 3 Jam
Bangun 20 Gedung Layanan dan Fasilitas Olahraga Gratis, Kapolda Sumut Raih Penghargaan Polda Terbaik
Kapolsek Singingi Melakukan Cek Pekarangan Bergizi Milik Ibuk Sumiati Warga Desa Pulau Padang, Dukung Program ASTA CITA
Pelepasan Siswa Kelas Xll SMK N 1 Bendo Magetan Angkatan ke 23, Penuh Haru
Bobol Gereja di Simalungun, Pria 32 Tahun Dibekuk Polsek Tanah Jawa
Warga Hubungi 110, Dua Pencuri Anak Lembu di Simalungun Dibekuk Usai Kabur Pakai Sedan dan Tabrak Pemotor

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:47 WIB

Sosialisasi Kewirausahaan dan Bursa Kerja Warnai Pelepasan Siswa Kelas Xll SMA Negeri 3 Magetan

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:43 WIB

Resahkan Warga Bakaran Batu, Tiga Pencuri Sawit Diciduk Polsek Torgamba

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:50 WIB

Bermodal CCTV dan Bantuan Warga, Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Langkat Kurang dari 3 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:48 WIB

Bangun 20 Gedung Layanan dan Fasilitas Olahraga Gratis, Kapolda Sumut Raih Penghargaan Polda Terbaik

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:45 WIB

Kapolsek Singingi Melakukan Cek Pekarangan Bergizi Milik Ibuk Sumiati Warga Desa Pulau Padang, Dukung Program ASTA CITA

Berita Terbaru