Secara Tegas!!, Dirut PJC, Wahyudi El Panggabean: Wartawan Itu Paham KEJI dan Mampu Ciptakan Karya Tulis Secara Ilmiah

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, (NV) — Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H.,MT.BNSP.,C.PCT, mengatakan, wartawan selaku pemburu informasi tidak perlu “mengemis-ngemis” untuk bersilaturrahmi dengan pejabat.

“Tugas utama seorang wartawan berburu informasi, kemudian melaksanakan kewajiban perimbangan berita melalui permintaan konfirmasi,” kata Wahyudi saat berdiskusi dengan sejumlah wartawan, di Kafe: “Kopi Dari Hati”, Jalan Pasir Putih, Tanah Merah, Siak Hulu, Kampar, Rabu (23/4/25), siang.

Diskusi yang berlangsung sekitar 150 menit itu diinisiasi Owner Burkas.Id, Ali Amran Piliang setelah berkonsultasi kepada beberapa Jurnalis senior guna mendengar arahan dari Wahyudi sehubungan kekecewaan para wartawan yang tergabung dalam Grup WhatsApp Korem 031/Wira Bima, karena belum terwujudnya rencana silaturrahmi pers dengan Danrem Wira Bima, Brigjend. TNI Sugiyono.

“Wajar, rekan-rekan wartawan kecewa, karena rencana silaturahmi itu, memang sudah sejak dua bulan silam lalu direncanakan,” kata Ali Amran.

Menurut Wahyudi, rencana silaturahmi atau semacam “Coffee Morning” pers dengan pejabat merupakan hal yang baik. “Tetapi, wartawan jangan sampai mengemis-ngemis-lah, gak mau orang silaturahmi dengan kita, ya sudah!,” kata Wahyudi bernada tinggi.

Tugas prioritas seorang wartawan kata Wahyudi, justru melaksanakan prosesi pekerjaan Jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik Indonesia (KEJI).

Baca Juga :  Hak Pengelolaan Lahan Pasar Simpang Baru Berakhir, Putusan PTUN Melindungi Ahli Waris Pungut Sewa

Undang Undang No.40 Tahun 1999 tentang PERS, kata Wahyudi, memberi kemerdekaan kepada wartawan untuk merekonstruksi fakta-fakta di balik peristiwa guna memperoleh informasi kebenaran.

Semua kinerja perburuan informasi itu, lanjutnya, mesti berpedoman pada KEJI. “Jadi, silakan buru informasi tentang kasus apa saja dan tentang siapa saja. Tetapi, sebelum dimuat mesti dilakukan verifikasi dengan oknum sebagai objek berita melalui konfirmasi,” katanya.

“Jadi perimbangan berita itu, mutlak diperlukan sesuai amanah KEJI,” tegas Wahyudi.

Masalah kemudian muncul, jika wartawan sudah kurang tertarik berburu informasi lagi di lapangan. Baik melalui liputan reportase, apa lagi melakukan investigasi.

Padahal, dari kepiawaian melakukan reportase dan investigasi inilah nilai (value) seorang wartawan ditentukan. “Karena Standar Kompetensi seorang wartawan ditentukan produk Jurnalisnya,” katanya.

Pemuatan berita-berita seremonial dari rilis hasil karya tulis instansi terkait, demikian Wahyudi, pada akhirnya menjebak wartawan itu sendiri. “Nilai materinya juga tak seberapa, apalagi nilai harga diri,” katanya.

Inisiator Acara Diskusi Jurnalistik, Ali Amran Piliang, mewakili peserta mengungkapkan rasa terima kasih atas kesediaan Wahyudi berbagi pengalaman.

“Kami berharap acara seperti ini bisa berlanjut dan ditingkatkan pada kajian Jurnalistik yang lebih serius dan lebih mendalam,” harap Ali Amran. (Rls)

Editor : Bomen

Berita Terkait

Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Orang Terduga Pelaku Curat dengan Nilai Rp 157 Juta
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Laporan GRANAT Kuansing Hampir 2 Bulan tanpa Progres, Penyidik: Jumat Depan, Memey Diperiksa
Wali Kota dan Wawako Salurkan Mesin dan Alat Pertanian kepada 13 Kelompok Tani
Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka
PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin
Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Orang Terduga Pelaku Curat dengan Nilai Rp 157 Juta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Laporan GRANAT Kuansing Hampir 2 Bulan tanpa Progres, Penyidik: Jumat Depan, Memey Diperiksa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Wali Kota dan Wawako Salurkan Mesin dan Alat Pertanian kepada 13 Kelompok Tani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs

Berita Terbaru

Headlines

Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:47 WIB