Polres Kampar Bersinergi dengan DPRD Kampar Atasi Konflik Agraria

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR, (NV) — Polres Kampar menjalin sinergi kuat dengan Komisi I DPRD Kabupaten Kampar dalam upaya mengatasi konflik agraria dan pertambangan ilegal di wilayah Kabupaten Kampar. Hal ini terlihat dalam temu silaturahmi dan koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu (30/04/2025) pagi di Ruang Kerja Kapolres Kampar.

Temu silaturahmi ini dihadiri oleh Kapolres Kampar bersama pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kampar (Bidang Pemerintahan, Hukum & Pemda, termasuk urusan kaitan masalah pertanahan).

Dalam koordinasi tersebut, terungkap beberapa masalah pertanahan dan pertambangan ilegal yang harus menjadi perhatian bersama dan membutuhkan alur mitigasi yang baik. Kedua belah pihak sepakat bahwa penting untuk membentuk Tim Terpadu Penanganan Konflik Agraria (Pertanahan) Kabupaten Kampar dan Tim Terpadu Penanganan Pertambangan Ilegal Kabupaten Kampar, sesuai amanat aturan hukum bidang pertanahan dan penanganan konflik sosial.

“ Kami sepakat untuk bersinergi dengan Pemda, TNI, Lembaga Adat, dan lintas sektoral lain dalam menangani masalah pertanahan dan pertambangan ilegal,” ungkap Kapolres Kampar. “ Kami akan bersama-sama membangun sinergi dan terobosan yang baik guna kebaikan Kampar Bumi Serambi Mekkah.”

Baca Juga :  Kondisi Jalan Menuju Desa Hili Orahua Tasua dan Gabungan Tasua Somambawa Memprihatinkan, Paslon Sokhiatulo Laia -Yusuf Nache: Jika Diizinkan Tuhan Kami Menang, Jalan Tersebut akan Diperbaiki

Dalam kerjasama ini, Polres Kampar dan Komisi I DPRD Kabupaten Kampar akan mendorong pencegahan masalah atau tindak pidana dan penyelesaian konflik tanah serta pertambangan ilegal sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak nantinya dalam tim terpadu. Keterlibatan pemangku adat atau lembaga adat / kenegerian juga dipandang penting dalam pola penanganan masalah tanah klaim hak adat atau ulayat.

Sinergi yang dibangun antara Polres Kampar dan Komisi I DPRD Kabupaten Kampar ini diharapkan dapat mengatasi konflik agraria dan pertambangan ilegal di wilayah Kabupaten Kampar serta menciptakan keamanan dan ketenteraman bagi masyarakat.

(Anas/Diah Vivian Sari SH)

Berita Terkait

Kapolrestabes Medan Berkumpul bersama Masyarakat, Menolak Narkoba dari Desa
Kapolda Sumut Bangun Pos Literasi di Belawan, Perkuat Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas
10 Hari Operasi Patuh Toba 2026, Polres Binjai Keluarkan 144 Tilang dan 222 Teguran
Kapolda Sumut Tekankan Profesionalisme dan Integritas Reserse dalam Rakernis 2026
Ladang Ganja Seluas 5 Hektare Terbongkar di Madina, Polda Sumut Musnahkan 150.000 Batang
Polda Sumut Intensifkan Edukasi Humanis, 14.237 Pengendara Diberi Tilang Teguran
Sekda Siak Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Dijadikan Budaya Kerja
Jaga Warisan Kesultanan Siak, Dua Cagar Budaya Direvitalisasi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:22 WIB

Kapolrestabes Medan Berkumpul bersama Masyarakat, Menolak Narkoba dari Desa

Kamis, 5 November 2026 - 22:17 WIB

Kapolda Sumut Bangun Pos Literasi di Belawan, Perkuat Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas

Kamis, 5 November 2026 - 22:15 WIB

10 Hari Operasi Patuh Toba 2026, Polres Binjai Keluarkan 144 Tilang dan 222 Teguran

Kamis, 5 November 2026 - 22:14 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Profesionalisme dan Integritas Reserse dalam Rakernis 2026

Kamis, 5 November 2026 - 22:10 WIB

Ladang Ganja Seluas 5 Hektare Terbongkar di Madina, Polda Sumut Musnahkan 150.000 Batang

Berita Terbaru