Bupati Kasmarni Sampaikan Potensi Kawasan Industri Buruk Bakul kepada Wamen Perindustrian RI

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, (NV) — Bupati Bengkalis Kasmarni bersama Gubernur Riau Abdul Wahid dan Kepala Daerah se-Provinsi Riau berkunjung ke Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, di Jakarta. Rabu, 7 Mei 2025.

Pertemuan ini dimanfaatkan Bupati Kasmarni untuk menyampaikan Kawasan Industri Buruk Bakul dengan segala potensi yang dimilikinya.

Kawasan Industri Buruk Bakul merupakan gabungan kawasan industri besar dan menengah yang berada di Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu dengan luas lebih kurang 2.904 hekar dengan pendekatan konsep Eco Industrial Park (EIP).

Konsep EIP mengintegrasikan kegiatan bisnis dengan pengelolaan lingkungan dan pengembangan masyarakat sekitar kawasan yang diharapkan mampu meningkatkan kinerja kawasan industri dari aspek lingkungan, sosial dan ekonomi.

Berkaitan dengan potensi, Bupati memaparkan ada 5 potensi yang dimiliki Kawasan Industri Buruk Bakul.

Pertama, terletak di pesisir pulau Sumatera, dan pelayaran internasional (Selat Malaka).

Kedua, dukungan sumber daya khususnya alam dari wilayah sekitarnya, pada sektor perkebunan dan perikanan yang cukup besar.

Ketiga, tersedianya lahan yang cukup luas untuk pengembangan kawasan industri.

Baca Juga :  Lomba Brimob Challenge 2025, Kapolda Riau Lepas 8 Personel Perwakilan Brimob Polda Riau

Keempat, terdapat potensi laut yang cukup dalam untuk pengembangan kawasan pelabuhan yang mendukung pengembangan kawasan industri. Kelima, tersedianya infrastruktur jalan yang menghubungkan kawasan industri Buruk Bakul dengan kawasan disekitarnya.

Di sisi lain Bupati Kasmarni juga memaparkan Industri Pengolahan Kabupaten Bengkalis.

Sektor industri pengolahan di Kabupaten Bengkalis mencakup berbagai subsektor, termasuk pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan.

Bupati Kasmarni mengatakan, subsektor perkebunan, khususnya kelapa sawit memiliki peran penting dalam menyediakan bahan baku

untuk industri pengolahan.

Namun Bupati Kasmarni menyayangkan, kontribusi itu belum berdampak secara maksimal bagi ekonomi masyarakat terutama dalam meningkatkan daya beli masyarakat.

Lewat pertemuan dengan Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia tersebut, Bupati Bengkalis berharap dapat diberikan solusi dan dukungan terhadap pembangunan Kawasan Industri tersebut.

Dalam pertemuan ini Bupati Kasmarni turut didampingi Sekretaris Kabupaten Bengkalis dr Ersan Saputra TH, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (M Jamil)

Editor : RedViral!

Berita Terkait

Laporan GRANAT Kuansing Hampir 2 Bulan tanpa Progres, Penyidik: Jumat Depan, Memey Diperiksa
Wali Kota dan Wawako Salurkan Mesin dan Alat Pertanian kepada 13 Kelompok Tani
Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka
PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin
Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Pj Sekda Muradi Ajak Pegawai dan Masyarakat Kuansing Isi Survei Sensus Ekonomi BPS
Ditanya Dasar Hukum Pemerintah tidak Menjawab Fraksi PKB, Satria Mandala Malah Bungkam

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Laporan GRANAT Kuansing Hampir 2 Bulan tanpa Progres, Penyidik: Jumat Depan, Memey Diperiksa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Wali Kota dan Wawako Salurkan Mesin dan Alat Pertanian kepada 13 Kelompok Tani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:25 WIB

PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin

Berita Terbaru