Program Aspirasi Dr Karmila Sari Berhasil, Bupati Rohil Serahkan Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rohil, (NV) – Air mata dari Ahli Waris Almarhum Alin Surep, tak terasa menetes dan mengalir usai menerima santunan kematian dari Bupati Rokan Hilir H Bistamam.

Warga Kabupaten Rohil ini terharu atas perhatian Anggota DPR RI Dr Hj Karmila Sari, S.Kom, MM. Manfaat santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan itu rencananya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah, terima kasih Ibu Karmila Sari. Santunan ini bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terutama untuk kebutuhan keluarga,” ungkap ahli waris almarhum Alin Surep usai menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai senilai Rp42 juta per orang.

Ahli waris almarhum Alin Surep bercerita, suaminya semasa hidup menjadi tulang punggung keluarga. Oleh karena itu, bantuan senilai Rp42 juta per orang itu menjadi sangat berarti.

“Almarhum suami dulu kerja sebagai petani, menjadi tulang punggung keluarga. Jadi memang bantuan itu sangat berarti bagi kami,” ucapnya.

Tak hanya almarhum Alin Surep, 4 ahli waris lainnya juga menerima santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai.

Bupati Rohil mengungkapkan santunan adalah program prioritas untuk membantu biaya masyarakat kurang mampu, H Bistamam, secara simbolis menyerahkan santunan jaminan kematian kepada ahli waris lima pekerja rentan di Kabupaten Rokan Hilir yang telah meninggal dunia.

“Santunan kematian sebesar Rp42 juta per orang dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai ini merupakan bagian dari program perlindungan pekerja rentan Provinsi Riau yang didorong dan diinisiasi oleh Dr Hj Karmila Sari, yang sekarang sudah duduk di senayan sebagai anggota DPR RI,” ungkapnya.

Acara penyerahan santunan berlangsung di Kabupaten Rokan Hilir dan turut dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Rokan Hilir, Drs Ferry H Parya, anggota DPR RI Dr Hj Karmila Sari, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai, Dina Khairina.

Bupati H Bistamam menyampaikan apresiasinya terhadap program BPJS Ketenagakerjaan yang digagas oleh Karmila Sari.

“Santunan kematian ini adalah program pro rakyat yang langsung menyasar warga pekerja kurang mampu. Apa yang dilakukan Dr Karmila Sari merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Dengan adanya santunan kematian ini, diharapkan dapat meringankan beban ahli waris setelah tulang punggung ekonomi keluarganya meninggal dunia,” ujar Bupati Rohil.

Baca Juga :  Polda Riau Resmikan Lintasan Drag Bike 200 Meter, Solusi Akhiri Balap Liar

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Dumai, Dina Khairina, menjelaskan bahwa bantuan ini bersumber dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2024.

Program ini didorong salah satunya oleh Dr Karmila Sari sewaktu duduk menjadi anggota DPRD Riau periode 2019-2024 melalui aspirasinya agar pekerja rentan di Provinsi Riau mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kita berkolaborasi dengan Ibu Karmila pada tahun 2024 memperjuangkan perlindungan bagi pekerja rentan di Provinsi Riau dalam jaminan sosial ketenagakerjaan, dan itu dianggarkan oleh APBD Provinsi Riau,” terang Dina.

Sekitar 1.500 pekerja rentan di wilayah Rokan Hilir, telah mendapatkan perlindungan dan iuran BPJS Ketenagakerjaannya telah dibayarkan. Dina menambahkan bahwa program ini tidak hanya berlaku di tahun 2024, tetapi juga berlanjut hingga tahun 2025.

“para pekerja rentan ini tetap dianggarkan dan dilindungi,” imbuhnya.

Dari ribuan peserta tersebut, lima di antaranya adalah warga Rokan Hilir yang meninggal dunia, sehingga ahli waris mereka berhak menerima santunan.

“Kami berharap program ini terus berlanjut. Pemerintah, baik melalui Pemerintah Provinsi maupun sekarang melalui Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, juga memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerjanya, terutama pekerja rentan di Rokan Hilir,” tegasnya.

Secara total, sebanyak 22.000 pekerja rentan telah dilindungi melalui APBD Provinsi Riau berkat dorongan Dr Karmila Sari.

“Di provinsi itu sudah tahun 2024, total ada 23 orang meninggal dunia. Kalau Rp42 juta per orang, sudah lebih dari Rp1 miliar yang kita bayarkan,” pungkas Dina kepada Wartawan melalui sambungan seluler, Selasa (17/06/2025). (**/Mr)

Editor : Red

Berita Terkait

Sosialisasi Kewirausahaan dan Bursa Kerja Warnai Pelepasan Siswa Kelas Xll SMA Negeri 3 Magetan
Resahkan Warga Bakaran Batu, Tiga Pencuri Sawit Diciduk Polsek Torgamba
Bermodal CCTV dan Bantuan Warga, Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Langkat Kurang dari 3 Jam
Bangun 20 Gedung Layanan dan Fasilitas Olahraga Gratis, Kapolda Sumut Raih Penghargaan Polda Terbaik
Kapolsek Singingi Melakukan Cek Pekarangan Bergizi Milik Ibuk Sumiati Warga Desa Pulau Padang, Dukung Program ASTA CITA
Pelepasan Siswa Kelas Xll SMK N 1 Bendo Magetan Angkatan ke 23, Penuh Haru
Bobol Gereja di Simalungun, Pria 32 Tahun Dibekuk Polsek Tanah Jawa
Warga Hubungi 110, Dua Pencuri Anak Lembu di Simalungun Dibekuk Usai Kabur Pakai Sedan dan Tabrak Pemotor

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:47 WIB

Sosialisasi Kewirausahaan dan Bursa Kerja Warnai Pelepasan Siswa Kelas Xll SMA Negeri 3 Magetan

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:43 WIB

Resahkan Warga Bakaran Batu, Tiga Pencuri Sawit Diciduk Polsek Torgamba

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:50 WIB

Bermodal CCTV dan Bantuan Warga, Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Langkat Kurang dari 3 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:48 WIB

Bangun 20 Gedung Layanan dan Fasilitas Olahraga Gratis, Kapolda Sumut Raih Penghargaan Polda Terbaik

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:45 WIB

Kapolsek Singingi Melakukan Cek Pekarangan Bergizi Milik Ibuk Sumiati Warga Desa Pulau Padang, Dukung Program ASTA CITA

Berita Terbaru