Pemko Dumai Siap Perkuat Pengawasan MBG dan Percepat Eliminasi TBC

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, (NVC) — Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai H Indra Gunawan dan sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemko Dumai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Percepatan Penuntasan Tuberkulosis (TBC) secara virtual, bertempat di Ruang Rapat Diskominfotiksan Kota Dumai pada Senin, (29/9/2025).

Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, dilaksanakan secara luring di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.

Dalam rakor tersebut, turut hadir dan menyampaikan paparan sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), H. Abdul Mu’ti.

Usai mengikuti rakor, Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Dumai dalam mendukung penuh arahan percepatan penanggulangan TBC.

“Kami siap mendukung penuh arahan dari pemerintah pusat, khususnya dalam percepatan penanggulangan TBC. Inshaallah, Pemerintah Kota Dumai akan berupaya maksimal untuk mempercepat penemuan kasus TBC, meningkatkan keberhasilan pengobatan, mencegah penularan, dan memperkuat sinergi lintas sektor,” ujar Sugiyarto.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi perhatian utama untuk memastikan kecukupan gizi pada anak-anak, yang berperan penting dalam meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah berbagai penyakit, termasuk TBC.

Dalam rakor virtual, dibahas secara mendalam isu-isu terkait MBG yang menjadi perhatian nasional, khususnya setelah beberapa kasus keracunan pangan terjadi di berbagai daerah.

Pemerintah pusat mengakui adanya kasus keracunan pangan masif yang terjadi di sejumlah daerah. Sebagai respons, pemerintah mewajibkan evaluasi total dan perbaikan di seluruh rantai pelaksanaan MBG, termasuk di tingkat daerah.

Kemudian, sesuai dengan arahan pusat, semua Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) diwajibkan untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat ini menjadi bukti bahwa SPPG telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan dalam pengelolaan makanan.

Baca Juga :  Lapas Pekanbaru Laksanakan Apel Pagi Perdana Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Selain itu, pengawasan terhadap SPPG akan diperketat, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat. Rencananya akan dibentuk satgas khusus di daerah untuk memastikan seluruh prosedur dijalankan dengan benar, mulai dari pengadaan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi.

Apabila terjadi kasus keracunan pangan, Pemerintah Daerah akan menerapkan prosedur respons cepat yang terkoordinasi. Upaya ini akan melibatkan Dinas Kesehatan, puskesmas, dan pihak terkait lainnya untuk memberikan penanganan medis segera dan melakukan investigasi penyebab.

Terkait Sasaran Utama Percepatan Penanggulangan TBC, Pemerintah Pusat meminta daerah untuk meningkatkan komitmen dan Memperkuat peran dalam menggerakkan seluruh sumber daya untuk penanggulangan TBC.

Mengimplementasikan Strategi Screening Berjenjang untuk mempercepat penemuan kasus TBC di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari skrining di fasilitas kesehatan hingga ke tingkat komunitas. Deteksi dini sangat krusial untuk mencegah penyebaran.

Membangun Sinergi Horizontal dan Vertikal dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, swasta, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk menciptakan kolaborasi yang kuat dalam upaya penanggulangan TBC.

Memasukkan agenda penanggulangan TBC ke dalam seluruh forum dan kegiatan di daerah, agar isu TBC menjadi perhatian bersama, serta memperkuat sistem kesehatan daerah dengan meningkatkan kapasitas sistem kesehatan lokal, termasuk sarana prasarana dan sumber daya manusia, untuk mendukung program TBC agar tercapai target eliminasi TBC 2030 melalui upaya yang terkoordinasi dan berkelanjutan.

“Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, kami yakin target eliminasi TBC pada tahun 2030 dapat kita capai, dan program MBG dapat berjalan dengan lebih aman dan efektif di Dumai,” tutup Wakil Wali Kota Sugiyarto. (**/Tam)

Berita Terkait

Kapolda Sumut Tekankan Pemberantasan Narkoba dan Kejahatan Jalanan Saat Kunjungi Polres Binjai
Kunjungi Polres Langkat, Kapolda Sumut Tegaskan Empat Prioritas: Persatuan, Anti-Narkoba hingga Tertib Lalu Lintas
Muklisin Temui Dubes India, Tim Dayung Kuansing Diundang Khusus Berlaga di Mahanadi Boita Race Internasional
Diskominfo Siak Terima 158 Pengaduan, Dorong Warga Berani Kritik Pelayanan Publik
BPKAD Rohil Amankan dan Tertibkan Aset Kendaraan Dinas
Kapolsek IPDA Bambang Turun Langsung Temui Warga, Ini Pesan Penting soal Keamanan
12.376 Teguran dan Penindakan, Polda Sumut Kedepankan Edukasi dalam Operasi Patuh Toba
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:47 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Pemberantasan Narkoba dan Kejahatan Jalanan Saat Kunjungi Polres Binjai

Kamis, 5 November 2026 - 08:44 WIB

Kunjungi Polres Langkat, Kapolda Sumut Tegaskan Empat Prioritas: Persatuan, Anti-Narkoba hingga Tertib Lalu Lintas

Kamis, 5 November 2026 - 08:39 WIB

Muklisin Temui Dubes India, Tim Dayung Kuansing Diundang Khusus Berlaga di Mahanadi Boita Race Internasional

Kamis, 5 November 2026 - 08:37 WIB

Diskominfo Siak Terima 158 Pengaduan, Dorong Warga Berani Kritik Pelayanan Publik

Rabu, 4 November 2026 - 13:55 WIB

BPKAD Rohil Amankan dan Tertibkan Aset Kendaraan Dinas

Berita Terbaru

Headlines

BPKAD Rohil Amankan dan Tertibkan Aset Kendaraan Dinas

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:55 WIB