Pengusaha Kolam Udang Diduga Buang Limbah di Sungai Batang, Ancam Mata Pencaharian Nelayan!!

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkalis — Aktivitas kolam-kolam udang milik pengusaha dari luar Daerah yang beroperasi di Jalan Nelayan dan kawasan Wisata Mangrove, Desa Sungai Batang, diduga kuat telah mencemari sungai setempat, Limbah kolam disebut-sebut langsung dibuang ke aliran sungai terus kelaut tanpa pengolahan memadai, sehingga merusak kualitas air dan mengancam kelangsungan hidup masyarakat nelayan Desa Sungai Batang. Selasa(03/02/2026)

Salah sorang Masyarakat nelayan menyatakan sejak kolam udang tersebut berdiri, kondisi sungai berubah drastis. Air yang sebelumnya jernih kini keruh dan berbau, menyebabkan hasil tangkapan nelayan menurun tajam. Dampak ini dirasakan setiap hari dan secara langsung memukul ekonomi keluarga nelayan.

“Kami hidup dari sungai. Sekarang airnya kotor seperti limbah. Tangkapan menurun, pendapatan berkurang, sementara kolam udang terus beroperasi tanpa memperhatikan dampaknya,” ungkap salah satu masyarakat Desa Sungai Batang.

Baca Juga :  Pawai Takbiran Tahun Ini, Pemkab Bengkalis Siapkan Hadiah Kategori Favorit

Ironisnya, persoalan ini bukan baru terjadi. Masyarakat menyebut pencemaran tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, namun hingga kini tidak terlihat langkah tegas dari pihak berwenang.

Aktivitas kolam Udang yang terletak di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau ini, tetap berjalan, sementara Nelayan terus menanggung kerugian.

Tak hanya merusak lingkungan, masyarakat juga menilai pengelola kolam udang tidak memberikan kontribusi apa pun kepada Desa, maupun masyarakat Desa Sungai Batang. Berbagai permohonan bantuan sosial maupun kegiatan masyarakat tidak pernah di indahkan dan ditanggapi. (*/Mhd Jamil)

Editor : Red

Berita Terkait

Bobol Gudang Di Binjai Timur, Akhirnya Pelaku Diciduk Polres Binjai
Patroli Gabungan Tengah Malam di Belawan, Polisi Tekan Potensi Premanisme hingga Tawuran
Sekda Kuansing Tekankan Disiplin dan Publikasi Berita MTQ Riau Saat Apel di Dinas Kominfoss
Respons Cepat dan Profesional, Polsek Bosar Maligas Tuntaskan Kasus Pencurian Kabel di Kawasan Industri Sei Mangkei
Kades Titian Modang Kopah Apresiasi Komitmen Bupati, Pabrik Hilirisasi Karet Siap Dongkrak Ekonomi Petani Kuansing
Penguatan Kemandirian WBP, Kasi Binadik dan Giatja Berikan Arahan Pembinaan
Ketua KNPI Riau: Kapolda dan Wakapolda Riau tidak “Loyo” dalam Memberantas Premanisme!
Penuhi Kebutuhan Rakyat, Bupati Siak Minta Relaksasi Distribusi BBM Daerah Pelosok

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bobol Gudang Di Binjai Timur, Akhirnya Pelaku Diciduk Polres Binjai

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:39 WIB

Patroli Gabungan Tengah Malam di Belawan, Polisi Tekan Potensi Premanisme hingga Tawuran

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:36 WIB

Sekda Kuansing Tekankan Disiplin dan Publikasi Berita MTQ Riau Saat Apel di Dinas Kominfoss

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:31 WIB

Respons Cepat dan Profesional, Polsek Bosar Maligas Tuntaskan Kasus Pencurian Kabel di Kawasan Industri Sei Mangkei

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kades Titian Modang Kopah Apresiasi Komitmen Bupati, Pabrik Hilirisasi Karet Siap Dongkrak Ekonomi Petani Kuansing

Berita Terbaru