Kuansing — Festival Jalur Pulau Panjang yang akan digelar pada 27–29 Maret 2026 di Tepian Datuok Panglimo Dalam, Desa Pulau Panjang Hilir, Kecamatan Inuman, mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.
Anggota DPRD Kuantan Singingi, Maulana Imam Saleh menilai kegiatan tersebut tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi masyarakat serta ajang uji coba jalur bagi para atlet pacu jalur.
“Festival ini menjadi ajang uji coba jalur sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat. Selain itu, kita ingin memberikan hiburan kepada masyarakat saat momentum Lebaran Idul Fitri, terutama bagi keluarga dan warga yang pulang dari perantauan,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat persatuan masyarakat Kenegerian Pulau Panjang sekaligus menjaga tradisi budaya pacu jalur yang telah diwariskan turun-temurun di Kabupaten Kuantan Singingi.
Sementara itu, tokoh masyarakat Pulau Panjang, Iman, juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival tersebut. Menurutnya, pacu jalur merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda.
“Pacu jalur bukan sekadar perlombaan, tetapi simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat kita. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga tradisi dan mempererat persaudaraan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kenegerian Pulau Panjang untuk bersama-sama menyukseskan festival tersebut dengan menjaga sportivitas dan kekompakan.
Festival Pacu Jalur Kenegerian Pulau Panjang ini akan digelar selama tiga hari dengan total hadiah mencapai Rp30 juta serta Piala Bergilir Ketua Komisi III DPRD Kuantan Singingi. Kegiatan ini terbuka bagi tim jalur dari Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu.
Panitia pelaksana juga mengundang masyarakat luas untuk hadir menyaksikan sekaligus memeriahkan festival yang diharapkan menjadi hiburan rakyat menjelang dan setelah perayaan Idul Fitri. (**/Inf)






















