Bajingan dan Persetan dengan Pengelola Dapur MBG dan SPPG

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, RIAU — Pengelola Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, diduga sengaja merusak kesehatan Balita dengan menyajikan makanan tidak layak.

Sejumlah orang tua Anak Balita protes kondisi makanan yang disediakan pihak Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Balita karena tidak sesuai dengan selera serta kebutuhan Gizi Anak.

Seperti Menu MBG yang dibagikan pada Rabu, (29/7/2026), tepatnya di samping SMA Negeri 14 Pekanbaru. Lauk di dalam Kotak MBG hanya disajikan Ikan Teri campur Kacangan gorengan, Daging Ayam yang sangat kecil campur Saus pedas dan Buncis sebagaimana terlihat pada Foto.

Bukan itu saja, pada saat memperhatikan di lokasi, MBG yang dibagikan kepada orang tua Balita ini tidak ada Buah di dalamnya, sedang kita MBG lainnya ada buah Semangka.

Setelah ia protes, baru kemudian ibu-ibu itu mengambil buah dan memberikannya sambil menyampaikan permohonan maaf.

Perilaku seperti ini dengan kondisi Lauk digoreng, bukan sekali dua kali terjadi, tetap sudah sering, namun orang tua Balita masih memilih sabar dan belum memprotes nya.

Tidak nyaman dengan kondisi itu, orang tua Balita mempertanyakan kepada pihak pembagian MBG, namun pihak yang membagi MBG mengatakan bahwa sudah ada sejumlah orang tua memprotes kondisi itu.

“Menu MBG kenapa seperti ini buk, ini kan untuk Balita, kenapa pakai Ikan Teri campur Kacang Tanah gorengan dan daging Ayam nya pakai Saus, mana bisa anak makan ini, ini tidak sesuai selera anak dan akan membahayakan kondisi kesehatan Balita,” kata salah satu orang tua Balita kepada Wartawan / Awak Media.

Orang tua Balita itu mengingatkan kepada pihak ibu-ibu yang membagikan MBG agar disampaikan kepada pihak SPPG dan BGN, bahwa Presiden Prabowo dengan tegas mengatakan agar Lauk MBG untuk Balita tidak boleh digoreng.

Baca Juga :  Deklarasi Komitmen Bersama, Rutan Kelas I Medan Siap Wujudkan Rutan Terbebas dari Peredaran Narkoba dan Handphone

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Pidatonya saat meresmikan sejumlah Bendungan pada beberapa wilayah di Indonesia di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu.

Menurut pihak yang membagikan MBG, bahwa pengelola Dapur MBG hanya menangani masakan MBG untuk Dewasa, makanya kondisi MBG tidak sesuai dengan kebutuhan Balita.

“Dapur MBG ini hanya menangani masakan untuk Dewasa, tidak ada masakan khusus untuk Balita. Karena banyak yang protes, kami sudah mengambil Foto dan Video dan sudah kami kirim ke SPPG,” sejumlah ibu-ibu di lokasi.

Mendengar keterangan itu, orang tua Balita yang identitasnya tidak dituliskan terlihat sangat marah dan kecewa.

“Bajingan dan Persetan dengan pihak SPPG ini, MBG yang mereka sajikan tidak sesuai kebutuhan Balita, ini justeru merusak dan membahayakan kesehatan Balita,” tegasnya dengan wajah geram.

Ia meminta kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Sudaryono, B.Eng.,MM.,MBA segera evaluasi SPPG dan Dapur MBG di Bukit Raya ini.

“Kami minta Presiden Prabowo dan Kepala BGN Sudaryono segera lakukan evaluasi terhadap SPPG dan Dapur MBG sebelum membahayakan kesehatan Anak. Alternatif lainnya, tutup dan Setop MBG, anggarannya dialihkan ke Rekening orang tua agar orang tua mengelola makanan sesuai kebutuhan Balita,” harapnya.

Dari peristiwa ini, Awak Media belum mendapat keterangan baik dari pihak pengelola Dapur MBG di Kelurahan Air Dingin maupun dari pihak SPPG setempat.

Redaksi membuka ruang Hak Jawab dan Klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik guna menjaga keberimbangan, akurasi dan azas praduga tak bersalah. (*/Tim)

Berita Terkait

Kapolda Sumut Ajak Jamaah Masjid Muslimin Teladan Bersama Tolak Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Kapolres Binjai Tegas Berantas Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan dengan Sabu 86,67 Gram
Lindungi Konsumen, Satgas Pangan Polri Ungkap Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi 525 Ton
ATHIA Desak Kejelasan Penanganan PETI di Muara Lembu Singingi, Ekskavator dan Sejumlah Titik Dipertanyakan
Sinergi Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyeludupan Narkotika Seberat 5,3 Kg Asal Malaysia
Penuh Khidmat, Rutan Dumai Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda
Polres Dumai Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 98 Tahun 2026
Bareskrim Polri dan Polda Sumut Ungkap Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi, Produksi Capai Rp14,1 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Kapolda Sumut Ajak Jamaah Masjid Muslimin Teladan Bersama Tolak Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kapolres Binjai Tegas Berantas Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan dengan Sabu 86,67 Gram

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Lindungi Konsumen, Satgas Pangan Polri Ungkap Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi 525 Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:24 WIB

ATHIA Desak Kejelasan Penanganan PETI di Muara Lembu Singingi, Ekskavator dan Sejumlah Titik Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Sinergi Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyeludupan Narkotika Seberat 5,3 Kg Asal Malaysia

Berita Terbaru