Bupati Siak Pastikan Karhutla Dayun Padam, Pendinginan Terus Dilakukan

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK — Afni Zulkifli usai mengakhiri pendidikan KPPD Lemhannas tahun 2026, tak menunggu lama. Ia langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Sukamulya, Kecamatan Dayun.

Afni tiba bersama suaminya Triono Dul Hakim, sekitar pukul 16.30 wib di perbatasan Kampung Sukamulya dan langsung menyalami petugas Satgas darat yang tampak kelelahan setelah memadamkan Karhutla.

Satu per satu pasukan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, MPA, Satpol PP, tim pemadam swasta, tim kecamatan dan kampung disalaminya.

Di lokasi kunjungan ada Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Kapolres Siak Sepuh AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M dan jajaran, Kepala BPBD Siak Novendra, Kadaops Manggala Agni Siak Ikhsan, dan para pihak lainnya.

“Alhamdulillah per hari ini Siak sudah zero firespot, terimakasih semua, kita jaga bersama Siak bebas titik api. Tinggal pendinginan dan memastikan semuanya aman. Saya terus memantau dan mengawal perkembangan tiap hari,” kata Afni, Sabtu (12/9/2026).

Sudah dua pekan Afni mengikuti KPPD IV Lemhannas di Jakarta. Menjadi satu-satunya Kepala daerah dari Riau yang ditunjuk mengikuti pendidikan di angkatan tersebut.

Meski pendidikan, hampir tiap saat, namun Afni terus update perkembangan situasi karhutla, menunjukkan tanggungjawab pengendalian karhutla masih dalam komando kepemimpinannya.

“Saya bersyukur Siak punya Forkompimda yang kompak memimpin pengendalian karhutla ini. Mohon maaf baru bergabung lagi hari ini di lapangan. Baru landing tadi dan langsung kesini. Pak Kapolres dan Pak Dandim bahkan memimpin langsung di lokasi, juga ada Pak Wakil,” tambahnya.

Pada lokasi Dayun berbatasan Kampung Sukamulya ini, luasan terbakar mencapai 40 hektar. Dengan jenis lahan gambut dan tanaman rawa yang mudah terbakar, pemadaman membutuhkan 9 hari kerja dengan melibatkan 1.330 personil (OH). Saat ini titik api sudah padam dan tinggal pendinginan.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas dengan Pihak Terkait, Kalapas Pekanbaru Bersama Kakanwil Ditjenpas Riau Kunjungi BNNP Riau

Karhutla di Siak mayoritas berada dalam kawasan hutan. Diantaranya di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Taman Nasional Zamrud, dan lahan Perhutanan Sosial. Semua titik api pada kawasan di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan ini sudah berhasil dipadamkan oleh tim Satgas Karhutla.

“Saya berterimakasih pada Satgas Provinsi terutama Bapak Kapolda dan Kapolda. Mengirimkan bantuan water boombing dan personil. Juga pada Bapak Gubernur mengirim Satpol PP. Ini hasil kerja kolaborasi dan gotong royong bersama,” kata Afni.

Selanjutnya Bupati perempuan pertama di Negeri Istana itu akan melakukan evaluasi secara menyeluruh, agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Sebagian besar lokasi yang terbakar berada dalam kawasan hutan dan lahan milik Negara yang diklaim sepihak.

“Kami mendukung penuh penegakan hukum yang sedang dilakukan Polres Siak. Tidak boleh ada klaim pada lahan milik Negara. Kami juga sudah mengeluarkan maklumat melalui surat edaran, agar semua Camat, Lurah, dan Penghulu, tidak mengeluarkan surat keterangan apapun di kawasan hutan dan lahan milik negara lainnya, salah satunya sebagai upaya pencegahan Karhutla,” kata Afni.

Usai mengunjungi posko tim satgas, Bupati Siak bersama Wakil Bupati dan Kapolres Siak mendatangi lokasi pembukaan lahan yang diduga kuat menjadi salah satu penyebab karhutla. Disini masih tampak ada garis polisi dan plang penegakan hukum yang dipasang Polres Siak.

“Lahan ini hutan rawa gambut yang harusnya basah, tapi dipaksa kering. Sangat merusak lingkungan. Padahal ini daerah penangkap air, tapi mau dibuat jadi ladang sawit. Kita tak akan biarkan ini terjadi. Kami mendukung penuh penegakan hukum yang dilakukan Polres Siak. Tidak boleh ada asal klaim di lahan milik negara,” tegas Afni. (*/Inf)

Berita Terkait

Kapolsek Binjai Dampingi Jemaat Ibadah di Gereja El Saddai
Polsek Stabat Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu di Gereja Kecamatan Stabat
Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor, Sita 4 Sajam dan Ketapel
Gubernur Sumut Bersama Kapolres Binjai dan Plt. Bupati Langkat Tinjau Jalan Longsor di Desa Telagah
Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih, Wujud Kepedulian Polantas Sambut HUT Lalu Lintas ke-71
Polresta Pekanbaru Gelar Razia THM, 17 Orang Pengunjung Jalani Tes Urine
Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Tangani Karhutla di Siak
Pererat Silaturahmi, Kapolres Binjai Sholat Jumat Berjamaah Bersama Warga di Masjid As-Syakirin

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:11 WIB

Kapolsek Binjai Dampingi Jemaat Ibadah di Gereja El Saddai

Minggu, 13 September 2026 - 22:07 WIB

Bupati Siak Pastikan Karhutla Dayun Padam, Pendinginan Terus Dilakukan

Minggu, 13 September 2026 - 21:18 WIB

Polsek Stabat Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu di Gereja Kecamatan Stabat

Minggu, 13 September 2026 - 21:15 WIB

Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor, Sita 4 Sajam dan Ketapel

Sabtu, 12 September 2026 - 12:44 WIB

Gubernur Sumut Bersama Kapolres Binjai dan Plt. Bupati Langkat Tinjau Jalan Longsor di Desa Telagah

Berita Terbaru

Headlines

Kapolsek Binjai Dampingi Jemaat Ibadah di Gereja El Saddai

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:11 WIB