Alamaaak!!? 62 Orang PJLP Setwan DPRD Kuansing Telan Biaya Hampir Rp 1 Miliar?

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI — Anggaran untuk 62 Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Sekretariat DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menjadi sorotan. Dengan pembayaran sekitar Rp1,2 juta per orang setiap bulan, kebutuhan anggaran untuk puluhan tenaga tersebut diperkirakan mencapai Rp892,8 juta per tahun.

Besarnya anggaran tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keberadaan, penempatan, serta uraian tugas 62 PJLP yang dibayarkan melalui APBD Kuansing.

Pertanyaan yang kini berkembang di tengah publik cukup sederhana: 62 PJLP tersebut ditempatkan di mana, bekerja sebagai apa, dan bagaimana mekanisme pengawasan terhadap pekerjaan mereka?

Sorotan tersebut penting karena anggaran yang digunakan bersumber dari APBD. Karena itu, keberadaan tenaga, penempatan, uraian tugas, hingga hasil pekerjaan semestinya dapat dijelaskan secara terbuka dan dipertanggungjawabkan.

Jika seluruh 62 PJLP memang dibutuhkan, maka pemerintah daerah melalui Sekretariat DPRD tentu dapat menjelaskan dasar kebutuhan tersebut, termasuk siapa saja yang ditempatkan, pada bagian apa, serta pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

Pertanyaan mengenai keberadaan PJLP tidak serta-merta berarti menuduh adanya tenaga fiktif. Namun, keterbukaan data diperlukan agar publik dapat mengetahui bahwa tenaga yang dibiayai APBD tersebut benar-benar ada dan melaksanakan pekerjaan sesuai kebutuhan organisasi.

Sorotan mengenai keberadaan dan kebutuhan PJLP sebelumnya juga disampaikan anggota DPRD Kuansing, Desi Guswita, yang meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi.

Dalam pembahasan KUA-PPAS, kebutuhan serta keberadaan 62 PJLP di lingkungan Sekretariat DPRD juga menjadi bagian yang perlu mendapatkan penjelasan.

Termasuk informasi mengenai adanya beberapa PJLP yang disebut ditempatkan di rumah dinas.

Jika informasi tersebut benar, publik tentu berhak mengetahui berapa jumlah PJLP yang ditempatkan di rumah dinas, apa tugas mereka, siapa yang mengawasi, serta bagaimana aktivitas pekerjaan mereka sehari-hari.

Sudah Ada ASN dan PPPK

Pertanyaan mengenai kebutuhan 62 PJLP juga tidak terlepas dari kondisi kepegawaian di lingkungan pemerintah daerah. Sekretariat DPRD telah memiliki aparatur sipil negara (ASN), sementara Pemkab Kuansing juga memiliki tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga :  Pj Kepala Desa Deluk Lantik Perangkat Desa Deluk untuk Formasi Kasi Pelayanan dan Kadus Tengah

Karena itu, perlu dijelaskan dasar kebutuhan tambahan tenaga melalui skema PJLP.

“Apakah seluruh pekerjaan yang diberikan kepada PJLP memang tidak dapat dilaksanakan oleh pegawai yang telah tersedia? Apakah terdapat pekerjaan yang berpotensi tumpang tindih? Dan apakah jumlah 62 orang tersebut ditetapkan berdasarkan analisis kebutuhan serta beban kerja?,” tanya Desi. Selasa, (29/9/2026).

Hal lain yang juga perlu diperjelas adalah apakah angka sekitar Rp892,8 juta tersebut merupakan keseluruhan belanja untuk 62 PJLP atau masih terdapat komponen pengeluaran lain yang berkaitan dengan tenaga tersebut.

Perlu Evaluasi Seluruh OPD

Persoalan PJLP juga dinilai tidak semestinya hanya dilihat di lingkungan Sekretariat DPRD.

Jika di satu organisasi perangkat daerah terdapat puluhan tenaga dengan anggaran ratusan juta rupiah, maka publik juga patut mengetahui bagaimana kondisi PJLP di seluruh OPD di lingkungan Pemkab Kuansing.

Berapa jumlah PJLP di masing-masing OPD? Berapa total anggarannya? Apa tugas dan fungsi mereka? Bagaimana mekanisme pengawasannya? Serta apakah jumlah tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan dan beban kerja masing-masing OPD?

Evaluasi secara menyeluruh diperlukan agar belanja daerah benar-benar diarahkan pada kebutuhan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terlebih di tengah keterbatasan anggaran daerah dan masih banyaknya kebutuhan masyarakat, seperti pembangunan jalan, pendidikan, fasilitas publik, serta pelayanan dasar, efisiensi dan efektivitas belanja APBD menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Jika memang dibutuhkan, pemerintah perlu menjelaskan dasar kebutuhannya. Jika memang bekerja, uraian dan hasil pekerjaannya perlu dapat dibuktikan. Dan jika pembiayaannya bersumber dari APBD, maka pertanggungjawabannya harus jelas.

Publik pun kini menunggu penjelasan resmi dari Sekretariat DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengenai 62 PJLP tersebut, mulai dari identitas, penempatan, uraian tugas, mekanisme pengawasan hingga dasar penganggarannya.

“Sebab, pertanyaan dasarnya tetap: 62 PJLP Sekwan itu sebenarnya ditempatkan di mana dan bekerja di bagian apa? Ini harus segera dijelaskan dan dievaluasi total,” tegas Desi. (*/Tim)

Berita Terkait

KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama
Hanya dalam 24 Jam, Polda Sumut Ungkap 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka
Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu
Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas
KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Dugaan Pelanggaran Sepanjang Tahun 2026
Tim RAGA Polresta Pekanbaru Tetap Bergerak di Titik Rawan, Cegah Keresahan Warga
Melalui Kampanye Anti Korupsi, Kejari Kuansing Ingatkan ASN Jangan Korupsi
GELPER HOKKI Bear Muncul di BCS Mall Setelah Agustus Lalu Polda Kepri bersama Bareskrim Polri Gerebek KASINO di Batu Selicin

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:37 WIB

KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Selasa, 29 September 2026 - 18:16 WIB

Hanya dalam 24 Jam, Polda Sumut Ungkap 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka

Selasa, 29 September 2026 - 18:13 WIB

Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu

Selasa, 29 September 2026 - 18:11 WIB

Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Dugaan Pelanggaran Sepanjang Tahun 2026

Berita Terbaru

Headlines

Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:13 WIB