Polrestabes Medan Ungkap Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik Beton

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan praktik penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke sebuah pabrik pembuatan beton di Jalan Megawati, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (27/10/2026) malam. Dalam kasus ini, petugas mengamankan seorang sopir truk yang menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi untuk mengangkut BBM jenis bio solar.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan yang dilakukan personel Satreskrim Polrestabes Medan setelah menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas sebuah truk yang memiliki lebih dari satu tangki bahan bakar.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas mendapati truk jenis dump tersebut melintas di Jalan Medan–Binjai, kawasan Sei Semayang, Kecamatan Sunggal.

Petugas kemudian mengamankan MR (35), warga Jalan Binjai Km 10,5, Medan, yang mengemudikan truk tersebut. Dari kendaraan itu, polisi turut menyita barang bukti berupa 150 liter BBM jenis bio solar.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., mengatakan truk tersebut telah dimodifikasi dengan penambahan tangki untuk meningkatkan kapasitas angkut BBM.

“Kami amankan truk, dengan tangki yang sudah dimodifikasi, ditambah menjadi dua tangki. Sekali angkut, ini bisa setengah ton,” ungkap Calvijn.

Baca Juga :  UPTD Puskesmas Kalianda Menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral

Setelah mengamankan sopir, petugas menelusuri lokasi penjualan BBM bersubsidi tersebut. Berdasarkan keterangan MR, BBM yang diangkutnya selama ini rutin dijual ke sebuah pabrik pembuatan beton di Jalan Megawati, Kecamatan Sunggal.

“BBM dijual ke pabrik, dengan harga lebih dari Rp.8 ribu. BBM kemudian digunakan untuk mengoperasionalkan sejumlah alat berat, termasuk jadi bahan bakar untuk menghidupkan listrik di pabrik” tambah Rafli.

Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi masih menelusuri pihak di lingkungan pabrik yang diduga berkomunikasi dengan pelaku terkait pemesanan dan pembayaran BBM. Petugas juga mendalami asal-usul BBM bersubsidi yang dijual tersebut.

“Kami sedang mengejar potensial suspect di pabrik ini, asal usul BBM juga sedang kami dalami. Kami temukan beberapa plat nomor dan barcode pembelian BBM, ini jadi petunjuk nantinya dimana BBM itu didapat pelaku. Mohom doanya, agar kami bisa ungkap secara menyeluruh,” pungkas Calvijn.

Polrestabes Medan masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat serta menelusuri jalur perolehan BBM bersubsidi tersebut.
(Red/lNDRA Cahaya tanjung)

Berita Terkait

Kapolda Sumut Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Perangi Narkoba
Media Berulang Kali Soroti PETI di Pulau Kopuang!! Athia Minta Camat Transparan dan Minta Kapolres Evaluasi Jabatan Kanit Tipidter!
Pimpinan DPRD Kota Dumai Melaksanakan Reses Masa Persidangan I 2026
KPPU Dorong KOPERASI Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Tanpa Menutup Ruang UMKM
Pemkab Siak Dorong Akses Pendidikan, 517 Siswa Masuk Data PIP 2026
Ekskavator Tak Ditemukan Saat Penertiban PETI di Sako, Athia Pertanyakan Perkembangan Pemeriksaan
Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Kabinda, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan
Kapolda Sumut Silaturahmi dengan INTI, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Kapolda Sumut Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Perangi Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Media Berulang Kali Soroti PETI di Pulau Kopuang!! Athia Minta Camat Transparan dan Minta Kapolres Evaluasi Jabatan Kanit Tipidter!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pimpinan DPRD Kota Dumai Melaksanakan Reses Masa Persidangan I 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Polrestabes Medan Ungkap Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik Beton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WIB

KPPU Dorong KOPERASI Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Tanpa Menutup Ruang UMKM

Berita Terbaru