Pembatasan Peliputan Wartawan oleh KPU, Dinilai Langgar Prinsip Demokrasi

- Jurnalis

Minggu, 3 November 2024 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT, (NV) –– Pelaksanaan debat kandidat untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Pesisir Barat diselimuti kontroversi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah menerapkan pembatasan ketat bagi wartawan ini mengakibatkan banyak jurnalis tidak dapat meliput acara penting yang seharusnya menjadi momen transparansi bagi publik. Sabtu, (02/11/2024).

Debat yang berlangsung di gedung DPRD setempat, yang memiliki kapasitas cukup luas, seharusnya menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memahami visi dan misi calon pemimpin mereka. Namun, Ketua PWI Kabupaten Pesisir Barat, Novan Erson, mengungkapkan keprihatinan mendalam.

Ia menilai tindakan KPU ini mencederai kebebasan pers, yang merupakan pilar penting dalam demokrasi. “Debat kandidat adalah kesempatan emas bagi masyarakat untuk memahami calon pemimpin,” ujarnya.

Larangan peliputan ini dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, yang menjamin hak masyarakat atas informasi yang transparan. “Jika pembatasan ini berlanjut, kami akan melihat protes dari masyarakat dan organisasi media,” tegas Novan.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Layanan Disdukcapil Pekanbaru, BPK RI dan APH Diminta Segera Lakukan Audit Investigasi

Pelaksanaan debat perdana pada 2 November 2024 menunjukkan banyak wartawan dari berbagai organisasi tidak diizinkan masuk, sehingga terpaksa menyaksikan dari luar gedung. Kondisi ini menghambat transparansi dan kualitas peliputan.

Sementara itu, Ketua KPU Pesisir Barat, Marlini, menjelaskan bahwa pembatasan dilakukan demi kelancaran acara. “Kami mungkin akan melakukan pengaturan yang lebih baik ke depannya,” katanya, namun kritik terus mengalir dari kalangan pers yang khawatir akan pengurangan kualitas pengawasan demokrasi.

Dalam suasana ini, harapan besar tertumpu pada KPU setempat agar mengevaluasi kebijakan akses wartawan demi menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemilihan umum. (NEDI)

Editor : Red

Berita Terkait

Pawai Perahu Bagandung Ikut Semarakkan Pelaksanaan Pembukaan MTQ ke 44 Provinsi Riau
Kabupaten/Kota Mulai Bangun Stand di Lokasi Astaqa MTQ Riau di Teluk Kuantan
BKPRMI Kabupaten Siak Matangkan Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H 2026
Polres Binjai Tebar Kepedulian Sosial Menyambut Hari Bhayangkara ke-80
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U-19 ASEAN Toba 2026
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 8 PMI ke Malaysia, 5 Orang Jadi Tersangka
Kapolda Sumut Tinjau Sentra Bawang Putih di Samosir
Sisir Titik Rawan Kota Medan, Patroli Satuan Brimob Polda Sumut Hadirkan Rasa Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:37 WIB

Pawai Perahu Bagandung Ikut Semarakkan Pelaksanaan Pembukaan MTQ ke 44 Provinsi Riau

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:27 WIB

Kabupaten/Kota Mulai Bangun Stand di Lokasi Astaqa MTQ Riau di Teluk Kuantan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:19 WIB

BKPRMI Kabupaten Siak Matangkan Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:09 WIB

Polres Binjai Tebar Kepedulian Sosial Menyambut Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:06 WIB

Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U-19 ASEAN Toba 2026

Berita Terbaru