Ahmad Bin Majid Jadi Bathin Panaso Sakai, Bupati Bengkalis: Pelestarian Adat Harus Dijaga Agar Tidak Terkikis Perkembangan Zaman

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PINGGIR, (NV) – Bupati Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, H. Toharuddin menghadiri pengukuhan Bathin Panaso Sakai, di Gedung Serbaguna Hj. Nuryah Binti Sontel. Kamis, 17 Juli 2025.

Ahmad Bin Majid dikukuhkan sebagai Bathin Panaso Sakai. Prosesi adat dilakukan dengan khusyuk sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Bupati Bengkalis mengungkapkan, pengukuhan Bathin tidak sekadar seremonial adat, tetapi menjadi simbol pengakuan terhadap martabat budaya masyarakat Sakai yang telah mengakar secara dahulu.

“Peran Bathin sangatlah strategis, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai adat. Kami berharap Bathin harus mampu menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, menjaga warisan budaya sambil membuka diri terhadap perubahan,” harapnya.

Bupati menegaskan, tidak boleh ada satupun anak negeri yang tertinggal, termasuk masyarakat adat Sakai. Keberadaan Bathin di tengah masyarakat harus dapat mencerminkan sosok pemimpin adat yang bijaksana serta mampu menjadi tempat bertanya dan menenangkan persoalan-persoalan yang timbul di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Gerimis Tak Surutkan Langkah Brimob Polda Sumut Bangun Hunian Warga Terdampak Banjir di Tapsel

“Kami terus berupaya memperhatikan hak-hak masyarakat adat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi. Kehadiran Bathin sangat kami harapkan untuk bersinergi bersama pemerintah dalam membangun daerah ini agar lebih bermarwah, maju, dan sejahtera,” ucapnya.

Bupati memaparkan, adat resam dan tradisi sakai merupakan warisan luhur yang memiliki peran penting sebagai landasan spiritual dan sosial dalam kehidupan masyarakat. karena itu, keberadaan dan pelestarian adat harus terus dijaga agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman.

“Adat bukanlah beban masa lalu, melainkan warisan kearifan yang mampu menjadi penuntun langkah kita ke masa depan. Jika nilai-nilai dan tunjuk ajar adat Sakai dapat dijalankan dengan baik, maka akan tumbuh masyarakat yang berakhlak mulia, saling menghormati, dan hidup dalam harmoni,” pungkasnya. (**/Inf)

(Mhd Jamil)

Berita Terkait

Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka
PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin
Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Pj Sekda Muradi Ajak Pegawai dan Masyarakat Kuansing Isi Survei Sensus Ekonomi BPS
Ditanya Dasar Hukum Pemerintah tidak Menjawab Fraksi PKB, Satria Mandala Malah Bungkam
Kapolda Sumut Tekankan Penguatan Fungsi Pengawasan dalam Sertijab Irwasda
Pemkab Siak Gandeng Perusahaan Benahi Jalan Rusak Sungai Rawa-Tanjung Buton

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:25 WIB

PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pj Sekda Muradi Ajak Pegawai dan Masyarakat Kuansing Isi Survei Sensus Ekonomi BPS

Berita Terbaru

Headlines

Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:32 WIB