Diseret Ombak Laut, Pelajar Tewas Tenggelam di Pantai Rio, Nias Utara

- Jurnalis

Senin, 1 April 2024 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli, SUMUT, (NVC) – Senin, (01/04/2024). Seorang Remaja yang berstatus Pelajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Afulu, Kab. Nias Utara atas Nama Bona Zebua (15) tewas tenggelam pada saat mandi di Laut, tepatnya di Pantai Rio (Tempat Tambatan Perahu), Desa Faekhu Na’a, Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara pada hari MInggu, (31/03/2024).

Kapolsek Lahewa Iptu Sugiabdi, SH kepada Kasi Humas Porles Nias, Iptu Osiduhugo Daeli melalui Telepon Seluler mengatakan bahwa, informasi tenggelamnya seorang Pelajar tersebut didapatkan informasi melalui Media Sosial beberapa saat setelah kejadian.

“Sehingga kita mencari kebenaran Informasi tersebut dan dari Informasi yang kita dapatkan dari beberapa saksi serta Keluarga Korban mengatakan, bahwa pada hari Minggu (31/03/2024) Sekitar Pukul 15.30.WIB, korban berenang bersama warga lainnya di lokasi Pantai Rio, Tambatan Perahu, Korban berenang di dekat pertemuan Arus Air Laut yang akan masuk ke lokasi Tambatan Perahu dengan kedalaman sekitar 3 Meter.

Kemungkinan Korban tidak mengetahui situasi di dekat Tambatan Perahu tersebut bahwa, jika Ombak Datang, Arus sangat kencang dan berputar membentuk seperti Palung Laut, sehingga pada saat Ombak Datang, Korban kewalahan dan tidak mampu berenang melawan derasnya Arus. Sehingga Korban tenggelam di sekitar lokasi tersebut, Warga yang berada di sekitar lokasi  mengetahui kejadian tersebut,” ujar Iptu Sugiabdi.

Baca Juga :  Terhadap LKPJ 2024, Bupati Bengkalis Dengarkan Pandangan Umum Fraksi dan Beri Jawaban

Kapolsek Lahewa tersebut menambahkan Bahwa Masyarakat dan Keluarga sempat Berupaya Memberikan Pertolongan tetapi tidak berhasil sampai akhirnya Korban ditemukan tidak Jauh dari Lokasi dalam Keadaan Meninggal Dunia,” ujar Iptu Sugiabdi.

Kepada Kapolsek Lahewa Iptu Sugiabdi, Ama Riki Zalukhu mewakili Keluarga menyampaikan bahwa, pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan lapang Dada, karena kejadian tersebut murni kelalaian Korban dan mungkin sudah Kehendak Tuhan sehingga tidak bersedia dilakukan Otopsi.

“Kami ikhlaskan kepergian Korban, dan mungkin sudah Kehendak Tuhan,” ujar Ama Riki Zalukhu.

Untuk diketahui bahwa, Keluarga Korban berasal dari Kecamatan Alasa dan sudah lama berdomisili di Desa Faekhu Na’a, Kecamatan Afulu, sehingga tidak lama setelah Korban di semayamkan di rumah Keluarga selanjutnya Korban dibawa ke Kampung asal orang tua di Kecamatan Alasa, Kab. Nias Utara.

Sumber: Humas Polres Nias

Editor: Bamen

Berita Terkait

Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka
PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin
Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Pj Sekda Muradi Ajak Pegawai dan Masyarakat Kuansing Isi Survei Sensus Ekonomi BPS
Ditanya Dasar Hukum Pemerintah tidak Menjawab Fraksi PKB, Satria Mandala Malah Bungkam
Kapolda Sumut Tekankan Penguatan Fungsi Pengawasan dalam Sertijab Irwasda
Pemkab Siak Gandeng Perusahaan Benahi Jalan Rusak Sungai Rawa-Tanjung Buton

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:25 WIB

PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pj Sekda Muradi Ajak Pegawai dan Masyarakat Kuansing Isi Survei Sensus Ekonomi BPS

Berita Terbaru

Headlines

Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:32 WIB