Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Polda Riau menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 Masehi resmi dimulai. Apel pasukan dipimpin oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Apel pasukan digelar di kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Kamis (12/3/2026). Apel pasukan dihadiri oleh Sekda Provinsi Riau Syahrial Abdi, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Ketua Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Sutikno, serta jajaran Forkopimda.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi dan pejabat utama (PJU) Polda Riau, ratusan personel Polda Riau, anggota Satpol PP, Dishub, BPBD Provinsi Riau, Damkar, hingga tokoh adat dan masyarakat setempat.

Kapolda Riau menyampaikan apel pasukan ini merupakan bentuk kesiapan personel, maupun sarana dan prasarana sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektoral dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.

Tujuannya, untuk mewujudkan mudik Lebaran yang aman, nyaman, tertib, dan lancar.

Dalam sambutannya, Kapolda membacakan kembali amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Salah satunya mengenai situasi geopolitik global yang tengah berkembang saat ini.

Konflik antara Israel dan Palestina hingga AS-Israel dan Iran berimplikasi terhadap gejolak harga minyak dunia yang berdampak terhadap stabilitas ekonomi global.

“Apabila situasi ini tidak membaik, maka akan berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, memicu kenaikan harga berbagai komoditas yang dapat menurunkan daya beli masyarakat, meningkatnya inflasi, dan pengetatan kebijakan fiskal yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional,” kata Irjen Herry Heryawan, Kamis (12/3/2026).

Menyikapi dinamika tersebut, pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dan prinsip non-blok guna memitigasi dampak eskalasi global sekaligus mendorong terciptanya perdamaian dunia.

Baca Juga :  Kasat Samapta Polres Pelabuhan Belawan AKP Asrul Rambe Respon Cepat Tawuran di Bagan Deli

Dalam amanatnya, Kapolda menjelaskan bahwa perayaan Idulfitri merupakan agenda nasional yang berpotensi memicu perputaran uang besar dan dampak ekonomi positif bagi daerah.

Namun, ia mengingatkan bahwa hal tersebut sangat bergantung pada kelancaran serta keamanan seluruh rangkaian perayaan yang akan berlangsung.

“Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang, atau turun sebesar 1,75% yaitu 2,5 juta orang dibanding tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meskipun demikian, kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya,” jelasnya.

“Terlebih lagi, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere,” sambungnya.

Untuk mendukung Operasi Ketupat, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik angkutan lebaran 2026/1447 Hijriah.

SKB tersebut mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow, dan ganjil genap, penundaan proyek konstruksi, pengaturan penyeberangan laut, serta pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan.

“Untuk itu, saya berharap agar seluruh personel memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan SKB ini sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik. Selanjutnya, guna menjaga kelancaran jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone, dan sistem first come first serve,” tutupnya. (*/Tim)

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Riau Umumkan Pergantian Ketua Fraksi Golkar
Polda Sumut Kawal Proses Pemulangan 418 Warga Kuta Tengah dari Pengungsian
Polda Sumut Beri Layanan Kesehatan bagi Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan
Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Polda Sumut Siagakan 108 Personel
Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas
Debit Air Naik hingga 50 Sentimeter, Polsek Tanjung Pura Gerak Cepat Pantau Situasi Warga 
LAPAS Narkotika Kelas IIB Rumbai Cegah Potensi Gangguan Kamtib
Polda Riau Tangani 45 Kasus Karhutla, Tersangka Bertambah Menjadi 49 Orang

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 00:01 WIB

Pimpinan DPRD Riau Umumkan Pergantian Ketua Fraksi Golkar

Senin, 7 September 2026 - 21:54 WIB

Polda Sumut Kawal Proses Pemulangan 418 Warga Kuta Tengah dari Pengungsian

Senin, 7 September 2026 - 21:49 WIB

Polda Sumut Beri Layanan Kesehatan bagi Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan

Senin, 7 September 2026 - 21:46 WIB

Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Polda Sumut Siagakan 108 Personel

Senin, 7 September 2026 - 21:43 WIB

Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Berita Terbaru

Headlines

Pimpinan DPRD Riau Umumkan Pergantian Ketua Fraksi Golkar

Selasa, 8 Sep 2026 - 00:01 WIB