Kepala Desa Bersama Saudara Kandungnya Diduga Dianiaya Oknum Petugas Keamanan

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Komering Ilir, (NVC) — Komarudin bersama kakaknya, Zainal Abidin babak belur diduga dianiaya sejumlah petugas keamanan perusahaan Sawit di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatra Selatan pada 20 Oktober 2025 sekitar pukul 16.00 WIB.

Aksi penganiayaan itu juga diduga turut dilakukan sejumlah oknum Anggota TNI. Permasalahan ini bermula saat Komarudin mendapat kabar ada seorang warganya ditangkap dan diduga dipukuli pihak keamanan perusahaan karena dituduh mencuri Sawit.

Merasa khawatir dengan kondisi warganya, ia pun berinisiatif mendatangi lokasi guna memastikan kebenaran informasi dengan mengendarai Sepeda Motor seorang diri menuju area kebun.

Di tengah perjalanan di area kebun Blok 8, Komarudin berpapasan dengan rombongan besar petugas keamanan perusahaan diperkirakan mencapai puluhan orang dan sebagian mengendarai Mobil dan Motor.

Baca Juga :  Polres Langkat Tegas Berantas Narkoba, Dua Lokasi Rawan di Tanjung Pura Dibersihkan

Bahkan beberapa di antaranya sedang menenteng Senjata Laras panjang. “Saya tanya, izin Komandan, dimana ada warga saya yang ditangkap, awalnya mereka bilang tidak ada,” tuturnya.

Masih kata dia, merasa harus menjalankan tugasnya, Komarudin lantas perkenalkan identitasnya, bukannya mendapat respon yang baik, justru menjadi pemicu amarah oknum petugas.

“Ketika aku ngomong begitu, mereka seperti tidak bisa menahan emosi lagi, saya langsung diserang, dipukul,” ungkapnya.

Melihat adiknya pergi seorang diri sang kakak dengan Motor terpisah tiba di lokasi, seorang Kepala Desa tengah menjadi bulan-bulanan para petugas keamanan.

Setelah turun dari Motor, Zainal refleks mengeluarkan ponselnya untuk merekam aksi brutal tersebut sebagai barang bukti. Zainal bahkan diancam akan dibunuh dan dipukul menggunakan gagang senjata. (Tim/HBL)

Berita Terkait

Perangi Narkoba, Polres Dairi Ungkap 33 Kasus dan Sita 70 Kg Ganja
Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pelaku Curanmor di Marelan
Hak Pengelolaan Lahan Pasar Simpang Baru Berakhir, Putusan PTUN Melindungi Ahli Waris Pungut Sewa
Kapolda Riau bersama Pangdam XIX dan Menteri Kehutanan Bahas Restorasi Gambut dan Karhutla
Polsek Pangkalan Susu Monitoring Pembangunan Jembatan Merah Putih
Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Dumai Kembali Panen Sayur Pakcoy dan Kangkung
GWI Soroti Pemusnahan Barang Bukti Secara Tertutup oleh Kejari Rohul
Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli, Sejumlah Isu Kamtibmas Jadi Atensi

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:50 WIB

Perangi Narkoba, Polres Dairi Ungkap 33 Kasus dan Sita 70 Kg Ganja

Rabu, 30 September 2026 - 21:49 WIB

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pelaku Curanmor di Marelan

Rabu, 30 September 2026 - 21:38 WIB

Hak Pengelolaan Lahan Pasar Simpang Baru Berakhir, Putusan PTUN Melindungi Ahli Waris Pungut Sewa

Rabu, 30 September 2026 - 20:23 WIB

Kapolda Riau bersama Pangdam XIX dan Menteri Kehutanan Bahas Restorasi Gambut dan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

Polsek Pangkalan Susu Monitoring Pembangunan Jembatan Merah Putih

Berita Terbaru