Koordinator GERBRAK Riau Sesalkan Laporan LSM AMATIR Terkait Kades Sontang

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROKAN HULU – Koordinator Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (GERBRAK) Riau, Muhajirin Siringo Ringo, menyatakan kekecewaannya mendalam atas laporan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilayangkan oleh LSM AMATIR kepada Polda Riau terhadap Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, yang akrab disapa Anto Sontang.

Muhajirin menyayangkan LSM tersebut membuat laporan tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.

Menurut Muhajirin, pelaporan yang langsung dilakukan ke aparat penegak hukum tanpa proses klarifikasi adalah tindakan tergesa-gesa dan tidak profesional, apalagi tuduhan tersebut dinilai tidak berdasar.

Muhajirin Siringo Ringo, yang mengaku sangat mengenal sosok Anto Sontang, membantah keras tuduhan pungli tersebut. Ia menegaskan bahwa Kades Sontang bukanlah figur seperti yang dituduhkan LSM.

“Kami sangat terkejut atas pemberitaan yang tayang mengenai adanya pungli dilakukan oleh Bang Anto Sontang,” ujar Muhajirin kepada nadaviral.com. Rabu, (20/11/2025).

Sebaliknya, Muhajirin memuji Zulfahrianto sebagai putra terbaik Sontang yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kampungnya. “Anto Sontang merupakan sosok putra terbaik Sontang yang rela membangun kampungnya dengan uang pribadinya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai Pesisir Gelar Jumat Curhat, Bahas Kamtibmas dengan Warga

Kedermawanan Anto Sontang disebutnya sudah dikenal luas di seluruh Rokan Hulu (Rohul).

“Siapa yang tak mengenal kedermawanan beliau seantero Rokan Hulu? Beliau sosok yang sangat dikagumi orang banyak, selalu menolong orang tanpa pamrih,” tegas Muhajirin.

Mengenai dugaan pungli yang disampaikan oleh LSM tersebut, Muhajirin menyatakan hal itu sangat tidak benar. Berdasarkan komunikasi yang telah ia lakukan dengan pihak terkait, Muhajirin mengungkapkan fakta yang sebenarnya.

“Yang benar adalah kesepakatan antara perusahaan dengan pemerintah, di mana perusahaan turut serta membangun jalan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR),” jelas Koordinator GERBRAK Riau ini.

Muhajirin berharap pihak-pihak yang ingin melakukan pengawasan atau pelaporan dapat bertindak lebih profesional dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah dan melakukan klarifikasi yang berimbang sebelum membuat laporan resmi ke Polda Riau.

Awak Media nadaviral.com belum mendapat keterangan resmi dari Ketua LSM AMATIR, Ismanto. Untuk berita selanjutnya akan diupayakan meminta tanggapan Ismanto terkait Laporan dia tersebut ke Polda Riau. ***

Berita Terkait

Perangi Narkoba, Polres Dairi Ungkap 33 Kasus dan Sita 70 Kg Ganja
Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pelaku Curanmor di Marelan
Hak Pengelolaan Lahan Pasar Simpang Baru Berakhir, Putusan PTUN Melindungi Ahli Waris Pungut Sewa
Kapolda Riau bersama Pangdam XIX dan Menteri Kehutanan Bahas Restorasi Gambut dan Karhutla
Polsek Pangkalan Susu Monitoring Pembangunan Jembatan Merah Putih
Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Dumai Kembali Panen Sayur Pakcoy dan Kangkung
GWI Soroti Pemusnahan Barang Bukti Secara Tertutup oleh Kejari Rohul
Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli, Sejumlah Isu Kamtibmas Jadi Atensi

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:50 WIB

Perangi Narkoba, Polres Dairi Ungkap 33 Kasus dan Sita 70 Kg Ganja

Rabu, 30 September 2026 - 21:49 WIB

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pelaku Curanmor di Marelan

Rabu, 30 September 2026 - 21:38 WIB

Hak Pengelolaan Lahan Pasar Simpang Baru Berakhir, Putusan PTUN Melindungi Ahli Waris Pungut Sewa

Rabu, 30 September 2026 - 20:23 WIB

Kapolda Riau bersama Pangdam XIX dan Menteri Kehutanan Bahas Restorasi Gambut dan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

Polsek Pangkalan Susu Monitoring Pembangunan Jembatan Merah Putih

Berita Terbaru