Kurangi Resiko Banjir, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Normalisasi Sungai Sail

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melaksanakan normalisasi aliran Sungai Sail sebagai bagian dari upaya penanggulangan banjir di kawasan bantaran sungai.

Pekerjaan normalisasi dilakukan menggunakan alat berat excavator amfibi milik Dinas PUPR Kota Pekanbaru.

Petugas mengeruk sedimen berupa pasir dan tanah yang mengendap di sejumlah titik sepanjang aliran Sungai Sail. Saat ini, proses pengerukan difokuskan di kawasan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemko Pekanbaru melalui Dinas PUPR dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III dalam pelaksanaan normalisasi Sungai Sail.

“Sebelumnya bersama Kepala Dinas PUPR dan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III Provinsi Riau telah dilakukan penandatanganan MoU untuk pelaksanaan normalisasi Sungai Sail ini,” kata Edward Riansyah, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, usai penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Pemko Pekanbaru melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR langsung mengerahkan alat berat amfibi untuk melakukan pengerukan di aliran Sungai Sail yang saat ini berfokus di sekitar kawasan Parit Indah.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan 1447 H, PIPAS LAPASTIK Rumbai Gelar Tausiyah

Menurutnya, pengerukan sedimen diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tampung sungai sekaligus memperlancar aliran air saat curah hujan tinggi.

Dengan demikian, aliran pembuangan dari drainase lingkungan dapat mengalir dengan baik dan tidak menumpuk hingga menyebabkan banjir yang menggenangi permukiman warga, terutama di kawasan dataran rendah.

Selain melakukan normalisasi sungai, Pemko Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah maupun limbah ke saluran drainase utama maupun drainase sekunder.

“Kami turut mengimbau masyarakat Kota Pekanbaru agar tidak lagi menjadikan aliran drainase utama maupun drainase sekunder sebagai tempat pembuangan sampah atau limbah. Mari kita jaga alam, karena alam juga akan memberikan dampak yang baik bagi kita,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan
Bupati Afni Resmi Buka MTQ Kecamatan Kandis : Astaka Tidak Megah Tapi Bonus Diutamakan
Wabup Syamsurizal Buka Musda V MUI Siak, Dorong Ulama Mampu Jawab Persoalan Umat
Kapolda Sumut Ajak Jamaah Masjid Muslimin Teladan Bersama Tolak Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Kapolres Binjai Tegas Berantas Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan dengan Sabu 86,67 Gram
Lindungi Konsumen, Satgas Pangan Polri Ungkap Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi 525 Ton
ATHIA Desak Kejelasan Penanganan PETI di Muara Lembu Singingi, Ekskavator dan Sejumlah Titik Dipertanyakan
Sinergi Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyeludupan Narkotika Seberat 5,3 Kg Asal Malaysia

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Bupati Afni Resmi Buka MTQ Kecamatan Kandis : Astaka Tidak Megah Tapi Bonus Diutamakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wabup Syamsurizal Buka Musda V MUI Siak, Dorong Ulama Mampu Jawab Persoalan Umat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Kapolda Sumut Ajak Jamaah Masjid Muslimin Teladan Bersama Tolak Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kapolres Binjai Tegas Berantas Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan dengan Sabu 86,67 Gram

Berita Terbaru