Limbah PT Sari Lembah Subur Diduga Kembali Cemari Perkebunan Warga di Pelalawan

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN, (NV) — Dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah PT Sari Lembah Subur, anak perusahaan PT Astra Agro Lestari, Tbk., kembali mencuat. Kali ini, limbah diduga meluap hingga ke perkebunan warga saat musim hujan. Kejadian serupa bukan pertama kali terjadi, menimbulkan keresahan masyarakat sekitar.

Peristiwa ini pertama kali diketahui pada 25 Januari 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Limbah berwarna coklat pekat terlihat mengalir deras dari area perusahaan menuju rawa di sekitar perkebunan warga. Tak hanya itu, bau busuk menyengat turut mencemari lingkungan.

“Saya sedang memungut berandalan (kayu sisa) di sekitar perkebunan Blok 3, tiba-tiba melihat air bau busuk mengalir ke kebun warga,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. “Kalau ingin tahu lebih jelas, silakan cek langsung ke lokasi,” tambahnya.

Menindaklanjuti laporan warga, tim media mencoba menghubungi pihak perusahaan, termasuk bagian Humas dan Manajer, namun tidak mendapat respons. Saat tim turun langsung ke lokasi, mereka mendapati aliran limbah yang deras dari area aplikasi limbah PT Sari Lembah Subur.

Baca Juga :  Bupati Kuansing Mendukung Penuh Tugas Kepolisian Lebih Optimal

Saat hendak mendokumentasikan kejadian, tim media mendapat intimidasi dari seorang oknum sekuriti perusahaan. Dengan nada tinggi, ia menyampaikan larangan mengambil foto atau video di lokasi kejadian. “Saya diperintahkan atasan (Dandru) untuk melarang siapa pun mengambil gambar,” ujarnya tegas.

Desakan Investigasi

Dugaan pencemaran lingkungan ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat dampaknya bisa mengganggu kesehatan, terutama pernapasan warga sekitar. Oleh karena itu, masyarakat meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Gakkum, serta DPRD Kabupaten Pelalawan segera turun tangan.

Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terus berulang, dan perusahaan bertanggung jawab atas dugaan pencemaran lingkungan ini. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Sari Lembah Subur terkait dugaan limbah yang meluap ke perkebunan warga. ***

(Diah Vivian Sari SH)

Berita Terkait

Bengkalis Raih Peringkat Kedua pada MTQ ke-44 Riau, Bupati Tetap Apresiasi Perjuangan Kafilah
Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026
Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian
Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah
Air Mata Bahagia Opung Sipayung: Kapolres dan Ketua Bhayangkari Simalungun Serahkan Rumah Baru
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur
Afni Zulkifli Masuk 22 Sosok Reset Indonesia, Kebijakan Pangkas Anggaran Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:11 WIB

Bengkalis Raih Peringkat Kedua pada MTQ ke-44 Riau, Bupati Tetap Apresiasi Perjuangan Kafilah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:06 WIB

Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:02 WIB

Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:05 WIB

Air Mata Bahagia Opung Sipayung: Kapolres dan Ketua Bhayangkari Simalungun Serahkan Rumah Baru

Berita Terbaru