Pacu Jalur Mendunia! Bupati Usulkan Menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing, (NVC) – Bupati Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Suhardiman Amby berharap daerah Kuansing masuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Jika sudah ditetapkan Pemerintah Pusat sebagai daerah KSPN, maka infrastruktur Pacu Jalur bisa dibangun lebih cepat lagi.

Hal itu disampaikan Bupati Suhardiman saat pembukaan Festival Pacu Jalur pada Rabu, (20/8/2025) siang di Tepian Narosa, Teluk Kuantan.

“Festival Pacu Jalur 2025 akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana. Turut hadir Menteri Kebudayaan RI, Fadlizon dan Anggota DPR RI,” kata Suhardiman.

Menurut Suhardiman Amby, dengan telah mendunianya Festival Pacu Jalur, sudah selayaknya masuk dalam kategori KSPN.

“Kuansing tidak hanya memiliki Pacu Jalur, tapi juga ada Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh, Suaka Marga Satwa Rimbang Baling yang kaya akan Air Terjun,” sebut Suhardiman.

Selain itu, Kuansing juga berbatasan langsung dengan Provinsi Sumbar dan Jambi. Menurut Suhardiman, lokasi Kuansing sangat menguntungkan dan bisa terintegrasi dengan Provinsi Sumbar dan Jambi.

“Kalau sudah KSPN, tentu Negara bisa menganggarkan secara maksimal. Jika sudah selesai, maka Kuansing akan menjadi tujuan pariwisata nasional yang bisa disambungkan ke Sumbar,” tambah Suhardiman.

Baca Juga :  Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Bengkalis Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026

Kehadiran negara dalam membangun infrastruktur pariwisata di Kuansing sangat diharapkan. Sebab, Kuansing memiliki keterbatasan anggaran. “Kalau anggaran daerah, sangat jauh sekali,” kata Suhardiman.

Dalam kesempatan itu, Suhardiman menjelaskan sejarah singkat Festival Pacu Jalur. Event kebudayaan ini dipercaya sudah ada sejak tahun 1700. Awalnya, Jalur atau Perahu panjang digunakan sebagai alat transportasi antar kampung yang ada di Sungai Kuantan.

“Di zaman Kerajaan Indragiri, Jalur ini mulai dilombakan dalam rangka memperingati hari besar Islam dan pesta rakyat. Pacu Jalur terus berkembang dan kini sudah mendunia,” kata Suhardiman.

Pacu Jalur mendunia lewat aura framing. Suhardiman yakin, dengan mendunianya Festival Pacu Jalur, akan membawa berkah untuk Indonesia, khususnya Kuansing dan Wilayah Riau.

“Pacu jalur bukan hanya sekedar Olahraga tradisional, tapi juga simbol semangat gotong royong, kehormatan dan kebanggaan kita bersama tentunya,” pungkasnya. (**/Inf)

Berita Terkait

Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka
PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin
Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Pj Sekda Muradi Ajak Pegawai dan Masyarakat Kuansing Isi Survei Sensus Ekonomi BPS
Ditanya Dasar Hukum Pemerintah tidak Menjawab Fraksi PKB, Satria Mandala Malah Bungkam
Kapolda Sumut Tekankan Penguatan Fungsi Pengawasan dalam Sertijab Irwasda
Pemkab Siak Gandeng Perusahaan Benahi Jalan Rusak Sungai Rawa-Tanjung Buton

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, 2 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:25 WIB

PT DSI Kalah di MA, Warga Minta Pemerintah Evaluasi dan Cabut Izin

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pj Sekda Muradi Ajak Pegawai dan Masyarakat Kuansing Isi Survei Sensus Ekonomi BPS

Berita Terbaru

Headlines

Kapolres Langkat Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:32 WIB