Panen Raya Lele dan Hidroponik, Lapas Kelas I Medan Hasilkan Ratusan Kilo Gram Produk Pembinaan WBP

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan panen raya ternak lele dan tanaman hidroponik sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pada Rabu (11/03/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai bertempat di beranggang belakang serta area tanaman hidroponik Lapas Kelas I Medan.

Kegiatan diawali dengan panen ikan lele sebanyak 500 kilogram yang merupakan hasil budidaya warga binaan dalam program pembinaan kemandirian di bidang perikanan. Setelah proses panen selesai, kolam budidaya kembali diisi (refill) sebanyak 7.000 ekor bibit ikan lele guna memastikan keberlanjutan program budidaya yang dikelola oleh warga binaan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan panen tanaman hidroponik sebanyak 300 kilogram yang terdiri dari berbagai jenis sayuran seperti sawi, pak coy, dan kailan, hasil budidaya warga binaan melalui program pembinaan keterampilan di bidang pertanian modern.

Kegiatan panen raya ini diikuti oleh sejumlah pejabat struktural Lapas Kelas I Medan, di antaranya Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Kepala Seksi Pengolahan Hasil Kerja, Kepala Seksi Sarana Kerja, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, serta staf kegiatan kerja Lapas Kelas I Medan.

Baca Juga :  Oknum Pengusaha Diduga Pengedar Oli Palsu di Lampung, PPRI: Dimana Polisi!!?

Mewakili Kepala Lapas Kelas I Medan, Kepala Bidang Bimbingan Kerja, Yan Patmos, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki keterampilan produktif selama menjalani masa pembinaan.

“Melalui program budidaya lele dan tanaman hidroponik ini, warga binaan dibekali keterampilan yang dapat memberikan nilai ekonomi serta menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Yan Patmos.

Hasil panen dari kegiatan tersebut selanjutnya didistribusikan dan dipasarkan kepada pihak BAMA sebagai bagian dari upaya pengembangan hasil produksi warga binaan agar memiliki nilai manfaat yang lebih luas.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif serta didokumentasikan sebagai bahan pelaporan kegiatan.
(Red/lNDRA Cahaya tanjung)

Berita Terkait

Ungkap Kasus Curanmor di Dua Tempat Berbeda, Kapolres : Jangan Ragu Manfaatkan Layanan Call Center 110
5 Kali Beraksi, Polsek Medan Labuhan Tangkap 2 Orang Curanmor
Minggu Kasih Kapolda Sumut: Merawat Kebhinekaan, Menjaga Generasi dan Mewujudkan Sumut Aman
Minggu Kasih di GBI Brahrang, Kapolres Binjai Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Enam Hari Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Catat 6.046 Teguran dan Penindakan Humanis
KPPU Kunjungi SPPG DWIKORA Medan, Dorong Pengadaan Pangan Sehat dan Kompetitif
Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Curanmor, Sebelas Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
KPPU: KDMP Harus Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Desa, Bukan Monopoli Baru

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:31 WIB

Ungkap Kasus Curanmor di Dua Tempat Berbeda, Kapolres : Jangan Ragu Manfaatkan Layanan Call Center 110

Senin, 2 November 2026 - 06:27 WIB

5 Kali Beraksi, Polsek Medan Labuhan Tangkap 2 Orang Curanmor

Senin, 2 November 2026 - 06:24 WIB

Minggu Kasih Kapolda Sumut: Merawat Kebhinekaan, Menjaga Generasi dan Mewujudkan Sumut Aman

Senin, 2 November 2026 - 06:23 WIB

Minggu Kasih di GBI Brahrang, Kapolres Binjai Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Senin, 2 November 2026 - 06:20 WIB

Enam Hari Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Catat 6.046 Teguran dan Penindakan Humanis

Berita Terbaru