Pemerintah Klarifikasi Insiden Pencabutan ID Liputan Wartawan di Istana

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, (NVC) – Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara dan Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) memberikan penjelasan serta klarifikasi resmi terkait pencabutan sementara ID liputan Istana milik wartawan CNN Indonesia, Saudari Diana Valencia. Senin, (29/9/2025).

1. Alasan Pencabutan ID Liputan di Istana

BPMI menyampaikan bahwa pencabutan sementara ID dilakukan oleh petugas semata-mata karena pertanyaan yang disampaikan wartawan dianggap berada di luar konteks acara Presiden pada saat itu.

2. Fokus Pemerintah pada Program MBG

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa perhatian pemerintah saat ini terfokus pada penanganan isu keracunan dan peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap instansi terkait agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

3. Arahan Presiden dan Dialog dengan Media

Presiden Prabowo Subianto telah mendapat laporan mengenai insiden ini. Menindaklanjuti hal tersebut, Mensesneg memberikan arahan kepada BPMI untuk menjalin komunikasi dengan pihak CNN Indonesia, membuka ruang dialog, serta mencari solusi terbaik guna menjaga hubungan baik dengan seluruh insan pers.

Baca Juga :  Polda Sumut Kawal Ketat Kunjungan Presiden RI ke Lokasi Pengungsian Banjir di Tanjung Pura

4. Pengembalian ID dan Permintaan Maaf

Pada Senin, 29 September 2025, BPMI secara resmi mengembalikan ID liputan Istana kepada Saudari Diana Valencia. Deputi BPMI, Yusuf Permana, menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa hal ini tidak akan terulang kembali.
Yusuf Permana juga menekankan bahwa ID yang dicabut adalah ID khusus Istana, bukan identitas profesional CNN Indonesia sebagai institusi pers.

“Kami pastikan kejadian ini tidak akan terulang kembali. Pemerintah menghormati dan menjunjung tinggi peran jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi,” kata Yusuf Permana.

Penutup

Pemerintah menegaskan kembali komitmen terhadap kebebasan pers, keterbukaan informasi, serta pentingnya menjaga kerja sama yang baik antara pemerintah dan insan media. Insiden ini menjadi pembelajaran bersama untuk semakin memperkuat demokrasi di Indonesia. ***

Sumber : Kementerian Sekretariat Negara, Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI)

Editor : Bomen

Berita Terkait

HUT ke-80 Tahun, Polri Diharapkan Semakin Peka Dalam Mengabdi dan Mengayomi Masyarakat
Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Tekankan Transformasi Polri Hadapi Tantangan Global
Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Bengkalis Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
Polda Sumut Ungkap Komplotan Spesialis Pencuri Mobil L300 Antarprovinsi, 5 Pelaku Ditangkap
Polres Jombang Ungkap Komplotan Curanmor, Empat Tersangka Ditangkap
Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Super El Nino, 254 Hotspot Berhasil Dideteksi
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Rumbai Tebar 2.000 Benih Lele

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:19 WIB

HUT ke-80 Tahun, Polri Diharapkan Semakin Peka Dalam Mengabdi dan Mengayomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Tekankan Transformasi Polri Hadapi Tantangan Global

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:07 WIB

Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Bengkalis Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:04 WIB

Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:02 WIB

Polda Sumut Ungkap Komplotan Spesialis Pencuri Mobil L300 Antarprovinsi, 5 Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru