Polemik Defisit Anggaran, Hasan Gerinci: Jika Terbukti Melanggar, Siapa Pun Harus Diseret ke Pengadilan!

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, ACEH – Polemik defisit anggaran dan dugaan persoalan pengelolaan keuangan di Subulussalam terus bergulir. DPRK telah menggunakan Hak Interpelasi terhadap Wali Kota H. Rasyid Bancin dan Wakil Wali Kota M. Nasir terkait defisit yang disebut mencapai Rp290 miliar.

Tak hanya itu, DPRK juga telah menyerahkan berkas temuan kepada pihak Kejaksaan dan Kapolres Subulussalam untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Menanggapi perkembangan tersebut, Ketua DPD LSM Tipikor Kota Subulussalam, Hasan Gerinci, melontarkan pernyataan tegas. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak profesional dan tidak ragu membawa perkara ini ke ranah pengadilan apabila ditemukan unsur pelanggaran.

“Kami meminta kepada aparat penegak hukum, baik Kejaksaan maupun Kepolisian, untuk mengusut tuntas. Jika memang ada bukti kuat dan unsur melawan hukum, seret ke meja hijau. Jangan ada tebang pilih,” tegas Hasan Gerinci.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kuansing Saksikan Gelar Simulasi Pemungutan Suara  oleh KPU

Menurutnya, persoalan defisit ratusan miliar rupiah bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi menyangkut nasib pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Uang itu uang rakyat. Kalau pengelolaannya tidak transparan dan merugikan daerah, maka harus ada pertanggungjawaban hukum. Ini bukan persoalan politik semata, ini soal akuntabilitas,” ujarnya.

Sementara itu, isu mobil dinas BL 1 yang sempat menjadi sorotan telah diklarifikasi bahwa kendaraan tersebut masih ada. Saat agenda berlangsung, mobil dinas Wali Kota berada di depan Gedung DPRK Subulussalam dalam kondisi rusak.

Kini publik menanti langkah konkret aparat penegak hukum. Pernyataan keras dari Ketua DPD LSM Tipikor tersebut menambah tekanan moral agar proses hukum berjalan transparan, objektif, dan tanpa intervensi. Di tengah memanasnya situasi, masyarakat berharap kebenaran segera terungkap dan kepercayaan terhadap pemerintahan daerah dapat dipulihkan. (*/Rls)

Berita Terkait

Bobol Gudang Di Binjai Timur, Akhirnya Pelaku Diciduk Polres Binjai
Patroli Gabungan Tengah Malam di Belawan, Polisi Tekan Potensi Premanisme hingga Tawuran
Sekda Kuansing Tekankan Disiplin dan Publikasi Berita MTQ Riau Saat Apel di Dinas Kominfoss
Respons Cepat dan Profesional, Polsek Bosar Maligas Tuntaskan Kasus Pencurian Kabel di Kawasan Industri Sei Mangkei
Kades Titian Modang Kopah Apresiasi Komitmen Bupati, Pabrik Hilirisasi Karet Siap Dongkrak Ekonomi Petani Kuansing
Penguatan Kemandirian WBP, Kasi Binadik dan Giatja Berikan Arahan Pembinaan
Ketua KNPI Riau: Kapolda dan Wakapolda Riau tidak “Loyo” dalam Memberantas Premanisme!
Penuhi Kebutuhan Rakyat, Bupati Siak Minta Relaksasi Distribusi BBM Daerah Pelosok

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bobol Gudang Di Binjai Timur, Akhirnya Pelaku Diciduk Polres Binjai

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:39 WIB

Patroli Gabungan Tengah Malam di Belawan, Polisi Tekan Potensi Premanisme hingga Tawuran

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:36 WIB

Sekda Kuansing Tekankan Disiplin dan Publikasi Berita MTQ Riau Saat Apel di Dinas Kominfoss

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:31 WIB

Respons Cepat dan Profesional, Polsek Bosar Maligas Tuntaskan Kasus Pencurian Kabel di Kawasan Industri Sei Mangkei

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kades Titian Modang Kopah Apresiasi Komitmen Bupati, Pabrik Hilirisasi Karet Siap Dongkrak Ekonomi Petani Kuansing

Berita Terbaru