Polres Pelabuhan Belawan Bentuk Tim Khusus Buru Pelaku Tawuran yang Akibatkan Seorang Remaja Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belawan, (NV) — Polres Pelabuhan Belawan mengambil langkah tegas dengan membentuk Tim Khusus untuk memburu pelaku aksi tawuran yang menyebabkan seorang remaja, DP (16), meninggal dunia.

Kejadian tragis tersebut terjadi pada Sabtu malam (19/4/2025) sekitar pukul 22.00 WIB di Kelurahan Belawan I.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan, SIK., MH., dalam keterangannya menyatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dan tidak akan tinggal diam atas insiden yang merenggut nyawa korban remaja tersebut.

“Kami telah membentuk Tim Khusus yang terdiri dari personel terbaik untuk segera mengungkap pelaku dan motif aksi brutal ini.

Tawuran yang menghilangkan nyawa tidak bisa ditolerir. Kiapapun pelakunya akan kami kejar dan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolres.

Kapolres menjelaskan bahwa saat aksi tawuran berlangsung, personel Polres Pelabuhan Belawan yang dipimpin oleh Kabag Ops AKP Pittor Gultom, SH., langsung bergerak ke lokasi untuk membubarkan massa.

Namun, mereka mendapat perlawanan berupa pelemparan batu dari para pelaku tawuran.

“Situasi sempat memanas, namun berhasil kami kendalikan. Kami kemudian melakukan penyisiran dan berhasil menemukan barang bukti berupa senjata tajam dan senapan angin rakitan yang diduga kuat digunakan untuk menembak korban,” tambahnya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Polres Kuansing Gelar Apel Akbar Sabuk Kamtibmas

Korban DP sempat dilarikan ke Rumah Sakit PHCM Belawan, namun nyawanya tidak tertolong.

Terkait itu, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban agar menyetujui proses otopsi guna memperjelas penyebab kematian dan mendukung proses hukum.

Selain pemburuan pelaku, Polres juga akan meningkatkan pengamanan di lokasi kejadian dan titik-titik rawan lainnya untuk mencegah aksi tawuran susulan maupun aksi balas dendam.

“Kami memahami emosi masyarakat dan keluarga korban, tapi kami mohon agar tetap menyerahkan proses ini kepada hukum. Kami akan bertindak tegas dan profesional,” ujar Kapolres.

Di akhir pernyataannya, AKBP Oloan juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan aksi kekerasan.

“Saya berharap ini menjadi kejadian terakhir. Mari kita jaga Belawan agar tetap aman dan damai. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama,” pungkas Kapolres Oloan.

(Redaksi/Indra Tanjung)

Berita Terkait

Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026
Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian
Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah
Air Mata Bahagia Opung Sipayung: Kapolres dan Ketua Bhayangkari Simalungun Serahkan Rumah Baru
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur
Afni Zulkifli Masuk 22 Sosok Reset Indonesia, Kebijakan Pangkas Anggaran Jadi Perhatian
Hari Bhayangkara ke-80, Sekda Siak: Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:06 WIB

Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:02 WIB

Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:05 WIB

Air Mata Bahagia Opung Sipayung: Kapolres dan Ketua Bhayangkari Simalungun Serahkan Rumah Baru

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:12 WIB

Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian

Berita Terbaru