Profesi Wartawan, Mestinya Bisa Menjadi Jembatan Emas untuk Meraih Sukses

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

PEKANBARU, (NVC) | Sebagai ‘Profesi Terbuka’ dengan kewenangan berburu informasi, seyogianya, Wartawan bisa dijadikan ‘Jembatan Emas’ menuju sukses.

Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., mengatakan itu, saat membuka Pelatihan Jurnalistik, di Grand Central Hotel, Pekanbaru, Senin (3/6).

“Ironis sekali, jika profesi mulya ini, yang mestinya sebagai jembatan emas untuk meraih sukses, justru dijadikan sarana berburu fulus skala recehan,” kata Wahyudi pada Pelatihan Jurnalistik bertajuk:

“Peningkatan Kompetensi Wartawan dan Pemimpin Redaksi Media Berita se – Provinsi Riau”.

Pelatihan Jurnalistik ini merupakan agenda rutin PJC yang pada kesempatan kali ini, Riau Petroleum (Perseroda) bertindak sebagai Sponsor Ship utama.

Pada pelatihan itu, Wahyudi tampil sebagai Pembicara Utama dengan materi:
“Strategi Wartawan Menerapkan Langkah-Langkah Profesional Menembus Narasumber”.

Dua pembicara lainnya mengisi aktivitas pelatihan full day itu. Owner GrizMedia, Jakarta, Gemal Abdel Nasser Panggabean, S.H., tampil dengan materi bertajuk: “Menjadi Jurnalis Era Digital”.

Advokat Senior, Asmanidar, S H., mengulas problematika peluang ancaman pidana bagi Jurnalis lewat materi: “Strategi Wartawan Menghindari Delik Pers”.

Lomba Menulis Berita bagi peserta pelatihan menjadi bagian akhir acara ini, dengan pemenang :

Juara 1 diraih oleh: Bowoziduhu Bawamenewi (Pemimpin Redaksi, NadaViral.Com). Juara 2 diraih Suandra (Wartawan dari Media Korda investigasi86.com).  Juara 3 diraih Nur Azizah Melani, S.Kom (Wartawati GoRiau.Com).

Berbicara di hadapan 50 peserta yang didominasi para pemimpin redaksi media berita, jurnalis dan staf humas instansi itu, Wahyudi menyebut, wartawan mesti fokus pada fungsi dan kewenangan yang dipunyainya.

Baca Juga :  Kegiatan Jum’at Curhat Polresta Pekanbaru Bersama Polsek Senapelan Berlangsung Sukses

Itu artinya, pekerja profesi ini, jelasnya mesti lebih dulu belajar dan berlatih skill jurnalistik. Mulai dari Kode Etik, Teknik Wawancara Menulis Berita, Strategi Menembus Narasumber.

“Serta berbagai ilmu yang dibutuhkan seorang wartawan. Tetapi, aktivitas belajar itu tidak boleh berhenti,” kata Master Trainer itu.

Penulis buku-buku Jurnalistik itu mengatakan, seni berkomunikasi menjadi ilmu terpenting bagi seorang wartawan dalam menjalani prosesi kinerja jurnalistiknya.

Melengkapi skill jurnalismenya, demikian Wahyudi, kemampuan berkomunikasi yang baik tentu akan mendukung tugas seorang wartawan.

Perpaduan skill jurnalisme dan komunikasi yang handal, kata Wahyudi menjadi perekat dalam membina hubungan sesama manakala seorang wartawan tengah menjalankan profesinya.

“Lantas, bukankah keberhasilan berkomunikasi menjadi penentu utama untuk meraih sukses?” Wahyudi bertanya.

Sebaliknya, lanjutnya, bagi pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan, tetapi  tanpa skill jurnalisme yang memadai karena malas belajar, justru akan berakibat fatal.

“Dari situasi loss skill jurnalisme inilah, tersemai bibit-bibit komunitas “Jurnalis Vulture” alias ‘Jurnalis Pemangsa Bangkai’ hasil pemerasan dan menyasar para oknum penguasa korup,” katanya.

Untuk itu, saran Wahyudi yang nyaris 40 tahun menekuni profesi wartawan itu , jika ingin sukses para jurnalis, mesti  meletakkan kemuliaan profesi wartawan pada proporsinya.

“Caranya: kuasai ilmunya, jalani dengan sepenuh hati, taati Kode Etik, fokus dan terus belajar. Sukses adalah jawabannya,” tegas Wahyudi. ***

Editor: Red

Berita Terkait

Bengkalis Raih Peringkat Kedua pada MTQ ke-44 Riau, Bupati Tetap Apresiasi Perjuangan Kafilah
Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026
Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian
Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah
Air Mata Bahagia Opung Sipayung: Kapolres dan Ketua Bhayangkari Simalungun Serahkan Rumah Baru
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur
Afni Zulkifli Masuk 22 Sosok Reset Indonesia, Kebijakan Pangkas Anggaran Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:11 WIB

Bengkalis Raih Peringkat Kedua pada MTQ ke-44 Riau, Bupati Tetap Apresiasi Perjuangan Kafilah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:06 WIB

Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:02 WIB

Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:05 WIB

Air Mata Bahagia Opung Sipayung: Kapolres dan Ketua Bhayangkari Simalungun Serahkan Rumah Baru

Berita Terbaru