Rapat Strategis di Polresta Pekanbaru, Persiapan Menghadapi Karhutla 2024

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, (NVC) — Pada hari Kamis di Aula Kiambang Polresta Pekanbaru, telah dilangsungkan Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K. Rapat ini bertujuan untuk menyusun strategi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Wilayah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dan sekitarnya. Kamis, (25/7/2024).

“Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari perintah atasan untuk memastikan koordinasi yang solid dalam menanggulangi karhutla di Provinsi Riau, khususnya di Pekanbaru,” ujar Kombes Pol Jeki dalam penyampaiannya.

Beliau menyoroti beberapa titik hotspot yang saat ini menjadi perhatian di Riau, terutama di Meranti, Rohil, dan Inhu.

“Kondisi cuaca yang panas, terutama di daerah Rumbai, Payung Sekaki, dan Bukit Raya, menambah urgensi kita untuk tetap waspada terhadap potensi karhutla,”lanjutnya.

“Kami merencanakan untuk segera menggelar apel siaga sebagai persiapan menghadapi kemungkinan lonjakan kasus karhutla dalam waktu dekat,” tambahnya.

Dalam paparannya, BMKG memprediksi puncak musim panas pada bulan Agustus 2024, sehingga langkah antisipasi di daerah rawan harus dipersiapkan secara matang.

“Kami juga menekankan pentingnya penegakan hukum sebagai efek jera agar tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan yang disebabkan oleh kelalaian atau kesengajaan,” tegasnya.

Para peserta rapat, termasuk Kabagops Polresta Pekanbaru, Kompol Novaldi, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan data terbaru terkait kasus karhutla di tahun lalu dan upaya penegakan hukum yang dilakukan.

“Kami mencatat penurunan signifikan kasus karhutla dari tahun sebelumnya, Ada 33 titik karlahut yang terjadi pada tahun 2023 dan di tahun 2024 terdapat 3 titik karlahut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Praktisi Hukum LBH Sai Bumi Selatan Pastikan Bupati Nanang Ermanto Boleh Mencalonkan Diri Kembali

BPBD Kota Pekanbaru juga memperlihatkan kesiapsiagaannya dengan menyiapkan segala perlengkapan dan strategi aksi dalam tim terpadu untuk menghadapi potensi bencana karhutla.

“Kami telah menyiapkan call center, koordinasi dengan semua instansi terkait, serta melakukan monitoring aktif di daerah-daerah yang berpotensi terjadi karhutla,” papar perwakilan BPBD.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BMKG Kota Pekanbaru memberikan gambaran tentang kondisi cuaca dan prediksi cuaca untuk beberapa bulan ke depan.

“Prediksi cuaca menunjukkan bahwa musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober, dengan puncaknya diperkirakan pada bulan Agustus 2024,” jelasnya.

 

Basarnas Kota Pekanbaru, dengan personelnya yang telah disebar di seluruh Riau, juga menyampaikan kesiapsiagaannya dalam menghadapi karhutla, meski perlu perkuat dalam hal penanganan pemadaman api langsung di lapangan.

“Kami mendukung penuh rencana pelatihan bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi antar instansi dalam menanggapi karhutla,” tambah perwakilan Basarnas.

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Henky Poerwanto, S.I.K., M.M., mengakhiri rapat dengan menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang solid dalam menurunkan kasus karhutla serta perlunya investigasi mendalam terhadap setiap kejadian yang terjadi.

Rapat strategis ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan lingkungan dan sumber daya alam di Kota Pekanbaru. Langkah-langkah konkret telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan musim kemarau yang semakin berat, memastikan kesiapsiagaan maksimal dalam menghadapi ancaman karhutla. (Hms/NVC)

Berita Terkait

Polres Karo Tuntaskan Puluhan Kasus dalam 100 Hari, Kapolres : Kami Tidak Bisa Bekerja Sendiri
Peserta MTQ Ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang akan Digelar di Kuansing Sudah Mencapai 681
Dukung Instruksi Presiden, Pemkab Kuansing Dukung Penghematan Energi dan Gotong Royong Bersama
Rutan Kelas I Labuhan Deli Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Lebih Bersih dan Berintegritas
Polres Tapteng Ringkus ‘Kongo’, Pengedar Paket Lengkap Ganja dan Sabu di Lubuk Tukko
Pemkab Kuansing Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Program Strategis Nasional
Diduga Oknum Anggota DPRD Kuansing Inisial (RD) Sebagai Dalang dan Boss Mafia PETI di Kecamatan Gunung Toar
Pemkab Kuansing Berjuang Menurunkan Stunting Melalui Sinergi Lintas Sektoral

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:54 WIB

Polres Karo Tuntaskan Puluhan Kasus dalam 100 Hari, Kapolres : Kami Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Peserta MTQ Ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang akan Digelar di Kuansing Sudah Mencapai 681

Selasa, 21 April 2026 - 16:44 WIB

Dukung Instruksi Presiden, Pemkab Kuansing Dukung Penghematan Energi dan Gotong Royong Bersama

Senin, 20 April 2026 - 23:10 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Lebih Bersih dan Berintegritas

Senin, 20 April 2026 - 23:04 WIB

Polres Tapteng Ringkus ‘Kongo’, Pengedar Paket Lengkap Ganja dan Sabu di Lubuk Tukko

Berita Terbaru