Ribuan Warga Medan Tolak Eksekusi Lahan! PN Medan Diduga Abaikan SHM, Minta Atensi Presiden Prabowo!

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, (NV) — 27 Februari 2025. Ribuan warga Jalan Gandhi, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area, kembali bergejolak menolak eksekusi lahan berdasarkan Surat Keputusan PN Medan Nomor 72/Eks/2023/320/Pdt/G/1984/PN Medan. Eksekusi yang dijadwalkan pada Kamis, 27 Februari 2025, ini dinilai cacat prosedural dan berpotensi melanggar hak hukum warga.

Dalam momentum menyambut bulan suci Ramadhan, ribuan warga bersama Ikatan Sarjana Alwasliyah (ISA) berkumpul dalam agenda bakti sosial sekaligus perayaan lomba membaca Surat Al-Fatihah.

Acara yang dihadiri Ketua PW ISA Sumut, Abdul Thaib Siahaan ST MIKom, serta kuasa hukum warga Bobby Christian Lim SH MH, menjadi panggung bagi penolakan keras terhadap rencana eksekusi tersebut.

Eksekusi Dinilai Tidak Sah, Warga Punya SHM

Kuasa hukum warga, Bobby Lim SH MH, menegaskan bahwa eksekusi ini cacat hukum karena sejumlah rumah warga memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) yang sah dan belum pernah disengketakan sebelumnya.

“Bagaimana mungkin rumah yang memiliki SHM bisa dieksekusi tanpa ada pengukuran resmi dari BPN? Ini melanggar PP No 21 Pasal 1 Ayat 2 yang mengharuskan pengukuran oleh BPN,” tegas Bobby.

Ia juga menyebutkan bahwa eksekusi ini mirip dengan kasus tanah SHM di Bekasi yang viral hingga mendapat perhatian Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Oleh karena itu, ia meminta Menteri ATR turun tangan untuk menyelesaikan kasus di Jalan Gandhi.

Diduga Ada Kejanggalan, Warga Minta Presiden Prabowo Bertindak

Bobby menyoroti adanya kejanggalan dalam proses eksekusi yang terus dipaksakan, meskipun belum ada keputusan final terkait gugatan warga atas kepemilikan tanah mereka.

Baca Juga :  LAMR: Modernisasi Pekanbaru Harus Sejalan dengan Nilai Adat Melayu

“Setiap bulan ada upaya eksekusi, ini sudah ketiga kalinya. Hukum tidak boleh menjadi budak kepentingan tertentu! Kami meminta Presiden Prabowo memberikan atensi agar hukum benar-benar ditegakkan,” ujar Bobby dengan nada geram.

Masyarakat Bersatu Tolak Eksekusi: “Tertib Ramadhan, Jangan Ada Penggusuran!”

Di tengah situasi yang memanas, Ketua PW Ikatan Sarjana Alwaliyah (SARAH) Sumut, Abdul Thaib Siahaan, meminta semua pihak untuk menjaga ketertiban, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan.

“Ramadhan harus kondusif. Tidak boleh ada eksekusi yang bisa memicu keresahan masyarakat, apalagi kasus ini masih berproses di pengadilan. Jangan sampai ada penzaliman!” serunya di hadapan ribuan warga.

Sementara itu, perwakilan warga, Benny, juga menambahkan bahwa mereka tidak akan tinggal diam jika hak mereka terus diabaikan.

“Kami hanya ingin mempertahankan rumah kami yang sah secara hukum. Kami tidak ingin terjadi bentrokan, tetapi kami juga tidak akan tinggal diam jika hak kami diinjak-injak!” tegasnya.

Hukum Harus Jadi Panglima, Bukan Alat Kepentingan!

Warga berharap Ketua PN Medan mempertimbangkan ulang keputusan eksekusi ini. Mereka juga menegaskan bahwa Undang-Undang Agraria No 5 Tahun 1960 Pasal 20 Ayat 1 menyebutkan bahwa SHM adalah hak kepemilikan terkuat dan sah di mata hukum.

Apakah PN Medan akan tetap memaksakan eksekusi? Ataukah Presiden Prabowo dan Menteri ATR akan turun tangan? Warga Jalan Gandhi menunggu keadilan!
(Red/lNDRA Cahaya tanjung)

Berita Terkait

Bengkalis Raih Peringkat Kedua pada MTQ ke-44 Riau, Bupati Tetap Apresiasi Perjuangan Kafilah
Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026
Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian
Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah
Air Mata Bahagia Opung Sipayung: Kapolres dan Ketua Bhayangkari Simalungun Serahkan Rumah Baru
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur
Afni Zulkifli Masuk 22 Sosok Reset Indonesia, Kebijakan Pangkas Anggaran Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:11 WIB

Bengkalis Raih Peringkat Kedua pada MTQ ke-44 Riau, Bupati Tetap Apresiasi Perjuangan Kafilah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:06 WIB

Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:02 WIB

Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:05 WIB

Air Mata Bahagia Opung Sipayung: Kapolres dan Ketua Bhayangkari Simalungun Serahkan Rumah Baru

Berita Terbaru