Siak Kembali Raih Penghargaan Terbaik dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Riau

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, (NVC) — Pemerintah Kabupaten Siak kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten dengan peringkat pertama atas kinerja pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 di Provinsi Riau.

Piagam Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Siak yang juga Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Siak Noni Panigsih mewakili Pemerintah Kabupaten Siak.

Penetapan hasil penilaian ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts/815/VII/2025 tentang Hasil Penilaian Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Delapan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 di Provinsi Riau.

Sekretaris TPPS Kabupaten Siak, Noni Panigsih menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih, serta menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi lintas sektor yang tergabung dalam TPPS Kabupaten Siak.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang tergabung dalam TPPS Kabupaten Siak. Capaian ini tidak lepas dari dukungan lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kampung, tenaga kesehatan, PKK, hingga kader posyandu, yang terus bersinergi dalam mempercepat penurunan angka stunting di daerah,” ujarnya usai menerima penghargaan di Hotel Furaya, Pekanbaru, Selasa, (4/11/2025).

Baca Juga :  LLMB Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi dengan Prof Ridha Dharmajaya

Noni menjelaskan, penanganan stunting di kabupaten Siak berjalan dengan baik, tak lepas dari dukungan dan komitmen Bupati Afni dalam mewujudkan generasi Siak yang sehat dan cerdas.

Ada delapan aksi konvergensi yang menjadi dasar penilaian mencakup tahapan mulai dari analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, penyusunan regulasi, pembinaan kader.

Hingga pengukuran dan publikasi data stunting. Seluruh tahapan tersebut menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas program percepatan penurunan stunting di tingkat daerah.

“InsyaAllah dengan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor yang semakin erat, upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Siak akan semakin optimal ke depan,” tutupnya. (**/Inf)

Berita Terkait

KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama
Hanya dalam 24 Jam, Polda Sumut Ungkap 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka
Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu
Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas
KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Dugaan Pelanggaran Sepanjang Tahun 2026
Alamaaak!!? 62 Orang PJLP Setwan DPRD Kuansing Telan Biaya Hampir Rp 1 Miliar?
Tim RAGA Polresta Pekanbaru Tetap Bergerak di Titik Rawan, Cegah Keresahan Warga
Melalui Kampanye Anti Korupsi, Kejari Kuansing Ingatkan ASN Jangan Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:37 WIB

KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Selasa, 29 September 2026 - 18:16 WIB

Hanya dalam 24 Jam, Polda Sumut Ungkap 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka

Selasa, 29 September 2026 - 18:13 WIB

Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu

Selasa, 29 September 2026 - 18:11 WIB

Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Dugaan Pelanggaran Sepanjang Tahun 2026

Berita Terbaru

Headlines

Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:13 WIB