Wabup Husni Rakor bersama Gubernur Riau, Bahas Karhutla

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, (NV) — Wakil Bupati Siak Husni Merza menyampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak sangat serius menanggapi persoalan Karhutla. Itu terbukti dari tahun-ke tahun firespot atau titik api mengalami penurunan.

“Dari Januari sampai April 2025 luas kebakaran hanya 7,9 hektar berada di Kecamatan Siak, Sungai Apit, Kandis, dan Tualang. Artinya, luasan lahan yang terbakar jauh lebih kecil dari tahun lalu,” sebutnya saat mengikuti, Rakor Bersama Gubernur Riau di Pekanbaru, Senin (28/4/2025).

Husni menjelaskan, Pemkab Siak bersama seluruh element terus berupaya mencegah terjadinya karhutla dengan berbagai cara dan pencegahan diantaranya penetapan status siaga karhutla melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Pemkab Siak melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI, Polri, Pihak Swasta, Manggala agni, MPA dan relawan terus melakukan upaya pencegahan melalui pemantauan spot-spot api dan penyediaan alat-alat damkar dengan kondisi baik,” ujarnya.

Husni juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu Pemerintah Daerah dalam mencegah terjadinya karhutla. Karena Karhutla tidak hanya tanggungjawab Pemda tetapi kepedulian bersama.

“Kami mengajak kita semua untuk tidak membuka lahan baru dengan cara di bakar dan apabila terjadi kebakaran cepat melapor kepada petugas terdekat,” pintarnya.

Baca Juga :  Densus 88 AT Sumut dan BBPVP Medan Bersinergi Cegah Penyebaran Paham Radikalisme

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak Herianto mengatakan saat ini ada beberapa kecamatan yang cukup rawan terjadi Karhutla.

“Namun yang menjadi perhatian kami saat ini daerah rentan Karhutla ada Kecamatan Sungai Apit yang luas kebakaran mencapai 6,4 Hektar,” ringkasnya.

Gubernur Riau Abdul Wahid mengatakan Provinsi Riau saat ini diprediksi musim kemarau dimulai lebih cepat pada Mei 2025 dan puncaknya akan terjadi pada bulan Juni.

Gubernur Riau Abdul Wahid dalam arahannya mengatakan Provinsi Riau diprediksi musim kemarau di mulai lebih cepat pada mei 2025 dan puncaknya akan terjadi pada bulan juni

“Saat ini jumlah titik api di Provinsi Riau sebanyak 199 titik. Sementara Firespot berjumlah 44 titik, total lahan yang terbakar (sudah dipadamkan) sebanyak 79,31 Hektar. Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla,” singkat nya.

Rakor ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M., Deputi Kemenko Polhukam Mayjen TNI Dr. Herdiranto, S.E., M.M., Tr. Han., serta Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Mayjen TNI Purwito Hadiwardono, S.E., M.Hum, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Dr. Ardha Sena, M.Si. (**/Inf)

Editor : RedViral

Berita Terkait

KPPU Ingatkan Pelaku Usaha Penuhi Kewajiban Pelaporan Secara Transparan
Plt Bupati Muklisin Dorong Siswa Sekolah Rakyat Raih Masa Depan Lebih Baik
Sholat Subuh Bersama Masyarakat, Kapolda Sumut Ajak Perkuat Persatuan dan Perangi Narkoba
Bupati Afni Buka MTQ Minas, Tekankan Pembinaan Qori dan Qoriah
Dua Kali Dipanggil Polisi, Terlapor Mangkir, Pelapor Tegaskan Tetap Mencari Keadilan
JMSI Riau Gandeng UIR Gelar Literasi Karhutla dan UKW
Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Marelan
Gerak Cepat Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Truk Trailer Diduga Hasil Curian

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:53 WIB

KPPU Ingatkan Pelaku Usaha Penuhi Kewajiban Pelaporan Secara Transparan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Plt Bupati Muklisin Dorong Siswa Sekolah Rakyat Raih Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Sholat Subuh Bersama Masyarakat, Kapolda Sumut Ajak Perkuat Persatuan dan Perangi Narkoba

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Bupati Afni Buka MTQ Minas, Tekankan Pembinaan Qori dan Qoriah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Dua Kali Dipanggil Polisi, Terlapor Mangkir, Pelapor Tegaskan Tetap Mencari Keadilan

Berita Terbaru