Pihak SD Muhammadiyah 3 Pagar Alam Diduga Jual LKS Rp 140 Ribu / 6 Buku Kepada Siswa

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagar Alam, Sumsel, (NV) — Ada jual beli Buku LKS di SD Muhammadiyah 3 Pagar Alam, 6 lembar buku harganya Rp140.000, laporan wali murid kepada tim media nadaviral.com.

Wali Murid sangat keberatan bahwa membeli buku tersebut dia merasa orang tidak mampu, maka dari itu kepada Pemerintah dan DPRD agar yang bersangkutan tidak menjual buku itu.

Apakah benar atau tidak benar menjual buku ke siswa sedangkan sekolah tersebut mendapatkan dana BOS, otomatis buku-buku tersebut adalah dibeli lewat dana BOS.

“Mengapa Kepala Sekolah tersebut masih menjual buku terhadap siswa dengan harga 140.000,” jelas wali murid terhadap tim media nadaviral.com.

Para Wali Murid memohon kiranya ditelusuri apakah benar peraturan pemerintah di Kota Pagaralam, umumnya Indonesia masih ada jual buku ke siswa, sedangkan sekolah tersebut mendapat bantuan dana BOS untuk pembelian buku itu sudah dianggarkan dari dana BOS.

Baca Juga :  Gotong Royong di Tengah Pemulihan, Brimob Bangun Rumah Korban Banjir Bersama Warga

Ada apa masih juga memungut ke siswa. Memang mendapat aturan dalam pasal 63 ayat 1 undang-undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang sistem pembukuan bahwa penerbit Dilarang menjual buku teks pendamping sejarah langsung ke satuan dan atau program pendidikan anak usia dini.

“Pendidikan dasar, menengah namun penerbit diperbolehkan menjual ke toko buku, maka dari itu Pemerintah Kota Pagaralam, Dinas terkait, wakil rakyat/dpr harus menindaklanjuti masalah ini,” tegas Wali Murid.

SD Muhammadiyah 3 Kota Pagaralam sangat tidak mengerti aturan atau undang-undang jual beli buku di sekolahan, bahwa itu dilarang menjual beli buku kepada siswa.

Tim media nadaviral.com sempat berjumpa dan konfirmasi ke wali murid tersebut, mengaku membeli buku dengan jumlah 6 lembar 140.000.

“Kami wali murid harus membeli buku itu, apabila tidak dibeli terganggu Siswa belajar ke depan,” katanya. (HbL)

Berita Terkait

Peduli Kesehatan WBP, Klinik Pratama Lapas Narkotika Rumbai Bagikan Vitamin
Komitmen Wujudkan “Zero Halinar”, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian 
Soal Dugaan Penyimpangan Penanganan Barang Sitaan Rokok Ilegal di Bea Cukai Dumai, Ketua KNPI Riau Tegaskan Hal ini
DPMPTSP Kuansing Koordinasi dengan Polda Riau, Siapkan Layanan Polri di Mal Pelayanan Publik
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja, Selamatkan 813 Ribu Jiwa
Pemkab Kuansing Percepat Penanganan Sunting Melalui Orang Tua Asuh
Disbudpar Kuansing Koordinasi dengan Ditpamobvit Polda Riau, Matangkan Kesiapan MTQ XLIV 2026
Gerak Cepat Patroli Brimob Polda Sumut Evakuasi Korban Laka Lantas di Jalan William Iskandar

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:48 WIB

Peduli Kesehatan WBP, Klinik Pratama Lapas Narkotika Rumbai Bagikan Vitamin

Rabu, 29 April 2026 - 17:45 WIB

Komitmen Wujudkan “Zero Halinar”, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian 

Rabu, 29 April 2026 - 17:40 WIB

Soal Dugaan Penyimpangan Penanganan Barang Sitaan Rokok Ilegal di Bea Cukai Dumai, Ketua KNPI Riau Tegaskan Hal ini

Rabu, 29 April 2026 - 17:35 WIB

DPMPTSP Kuansing Koordinasi dengan Polda Riau, Siapkan Layanan Polri di Mal Pelayanan Publik

Rabu, 29 April 2026 - 17:32 WIB

Polda Sumut Gagalkan Peredaran 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja, Selamatkan 813 Ribu Jiwa

Berita Terbaru