Ketua KNPI Riau Kritik Habis Kepemimpinan Kapolda Herry Heryawan, Larshen Yunus: “Masih Banyak yang Butuh Kepastian Hukum”

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Kualitas Para Penyidik Pembantu di Institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali menjadi catatan buruk di Negeri ini.

Pasalnya, Mayoritas Penyidik Pembantu Polri saat ini hanya tamatan SMA/K sederajat. Kualitas Pendidikan yang kurang matang, ditambah lagi minimnya Pengalaman.

Sementara di satu sisi, Faktanya Penyidik Pembantu yang berhubungan langsung secara teknis di Lapangan sekaligus yang berhadapan dengan Masyarakat yang memiliki urusan, baik itu sebagai Pelapor, Terlapor, Saksi maupun hanya sekedar Tamu Undangan.

Sorotan tajam itu langsung disampaikan Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus.

Menurut Aktivis Anti Korupsi dan Hak Asasi Manusia Lulusan Kampus Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu, Negara Harus benar-benar Serius memberikan perhatiannya pada aspek tersebut, terutama bagi para Pimpinan Tinggi di Kepolisian.

“Pengalaman kami yang sudah keluar masuk dari Kantor Polisi, mendampingi sekaligus membela Rakyat Miskin dari segala Perkara, tetapi justru Faktanya adalah yang menjadi Akar Permasalahan justru bersumber dari Para Penyidik Pembantu itu sendiri, khususnya di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan atau Direktorat Reserse Kriminal Khusus maupun Umum di tingkat Polda. Para Penyidik Pembantu dominan yang bekerja, kendati banyak menimbulkan suatu permasalahan” ujar Larshen Yunus. Rabu, (4/2/2026).

Baca Juga :  Menantu Cakar dan Pukuli Mertua, Sempat Menjadi DPO, Akhirnya Polisi Menangkapnya

Ketua KNPI Provinsi Riau itu berkali-kali mengatakan, bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) wajib dibekali Wawasan Ilmu Pengetahuan, jangan justru seorang Bintara yang baru lulus ataupun yang hanya sekedar tamat SMA/K dipercaya mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan Nasib seseorang.

“Kalaupun ada Bintara yang Lulusan Strata Satu, juga mesti ditelusuri Riwayat Kuliahnya. Kalau hanya Kuliah Malam, Alamatlah Kapal” tutur Ketua KNPI Riau, Larshen Yunus.

Sampai diterbitkannya berita ini, Rabu (4/2/2026) Relawan Prabowo Gibran itu secara tegas menyatakan, bahwa Kualitas Para Penyidik Pembantu harus diperhatikan.

“Selama ini, Penyidik di Kepolisian hanya mau enaknya saja. Numpang nama sebagai Penyidik, sementara faktanya Penyidik Pembantu yang bekerja dari A sampai Z. Giliran terdapat masalah, Pimpinannya buang badan” pungkas Larshen Yunus, Ketua KNPI Provinsi Riau, seraya mengakhiri pernyataan persnya. (*)

Berita Terkait

Pemkab Kuansing Berjuang Menurunkan Stunting Melalui Sinergi Lintas Sektoral
Aula SMAN 4 Pekanbaru Bergemuruh, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Keselamatan Lalu Lintas
Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 
GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!
Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah
Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan
Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan
IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:46 WIB

Pemkab Kuansing Berjuang Menurunkan Stunting Melalui Sinergi Lintas Sektoral

Senin, 20 April 2026 - 12:25 WIB

Aula SMAN 4 Pekanbaru Bergemuruh, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Keselamatan Lalu Lintas

Senin, 20 April 2026 - 12:18 WIB

Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 

Minggu, 19 April 2026 - 12:02 WIB

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!

Minggu, 19 April 2026 - 10:19 WIB

Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah

Berita Terbaru