Agresif Jaksa Geledah Kantor DPRD Pekanbaru, Ajudan Sekwan JA Langsung Jadi Tersangka!?

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Usai hebohnya dugaan bagi-bagi Uang Kerjasama Media di DPRD Kota Pekanbaru yang viral di beberapa pemberitaan Media Siber sebelumnya, kini heboh pula adanya Penggeledahan yang dilakukan Jaksa di Pekanbaru.

Bahkan, Ketua GEMMPAR Riau, Erlangga, sempat menyoroti dugaan adanya bagi-bagi dan atau pemotongan dana Kerjasama Media di Gedung Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pekanbaru itu.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru kembali mengguncang gedung wakil rakyat. Jumat (13/12), kantor DPRD Kota Pekanbaru berubah menjadi arena operasi senyap saat tim Pidsus masuk dan mengobrak-abrik sejumlah ruangan Sekretariat DPRD.

Bukan hanya dokumen dan perangkat elektronik yang diseret keluar, seorang pria yang diketahui sebagai ajudan Sekretaris DPRD Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung, juga ikut diamankan.

Penggeledahan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB, berlangsung hingga petang, dan tidak memberi ruang bagi siapa pun untuk mengelak.

Dipimpin langsung Kasi Pidsus Niky Junismero, tim bergerak sistematis menyisir ruangan satu per satu. Aparat TNI ikut dikerahkan, menandakan seriusnya aroma dugaan rasuah yang tengah diendus.

Hasilnya cukup mencengangkan: tiga boks dokumen, beberapa perangkat elektronik, plus seorang Honorer berinisial JA, yang merupakan Ajudan Sekwan DPRD yang langsung dibawa untuk diperiksa. Plt Kasi Intel Kejari Pekanbaru, Adhi Thya Febricar, tak menampik.

“Iya, ada dokumen yang kami sita dan JA sedang diperiksa,” ujarnya singkat.

Hal yang menghebohkan, dari kendaraan JA, Penyidik menemukan sejumlah Stempel dan uang tunai Rp 50 juta yang disembunyikan di balik Jok Sepeda Motor. Temuan itu memicu spekulasi liar: Apa peran JA? Untuk siapa uang itu? Dan mengapa harus disembunyikan di Jok Motor?

Adhi belum mau membeberkan lebih jauh. “Tim masih bekerja. Tunggu saja,” katanya, seolah mengisyaratkan badai besar yang belum sepenuhnya pecah.

Baca Juga :  LAMR: Modernisasi Pekanbaru Harus Sejalan dengan Nilai Adat Melayu
Oplus_16908288

Sumber internal menyebutkan, kasus ini berkaitan erat dengan penggunaan anggaran Sekretariat DPRD Pekanbaru Tahun Anggaran 2024. Sejumlah pihak sudah dipanggil sejak tahap penyelidikan, termasuk Sekretaris DPRD Hambali Nanda Manurung.

Hambali sendiri sempat hadir pada Selasa (7/10), datang pukul 11.00 WIB dan keluar dua jam kemudian dengan wajah datar, menolak menjawab pertanyaan apa pun.

Setelah penyidik menemukan indikasi kuat adanya peristiwa pidana, status perkara pun naik ke penyidikan. Pada fase ini, Kejari semakin agresif membongkar aliran anggaran yang diduga tidak beres.

Informasi lain mengarah pada dugaan penyimpangan SPPD dan anggaran makan-minum di dua sektor yang kerap dijadikan “ladang basah” di banyak instansi. Jika bukti lengkap, bukan tidak mungkin gelombang penetapan tersangka akan bergulir menghantam lebih dari satu nama.

Satu hal yang kian jelas: Drama anggaran di Sekretariat DPRD Pekanbaru ini baru memulai babak panasnya. Publik kini menunggu siapa yang akan tumbang duluan?

Awak Media ini sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru, Sekwan DPRD Pekanbaru, salah satu Pimpinan DPRD Pekanbaru pada Sabu pagi (13/12/2025) melalui WhatsApp, namun tidak merespon.

Sementara salah satu Anggota DPRD Pekanbaru yang menjawab Konfirmasi Awak Media imi, membenarkan hal penggeledahan kantor DPRD Kota Pekanbaru oleh Kejari Pekanbaru.

“Info nya seperti itu Ketua. Saya masih di luar Kota sekarang,” singkatnya pada Pukul 10.58 WIB.

Kini, Kejari Kota Pekanbaru menetapkan Ajudan Sekwan DPRD Pekanbaru inisial (JA) sebagai tersangka. Pertanyaan publik, siapa yang akan jadi tersangka berikutnya. Ikuti dan baca perkembangannya. (Bersambung..)

Editor : Red

Berita Terkait

Pemko Dumai Lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Usai Buron, Polres Simalungun Tangkap Tersangka Curas Lintas Provinsi  di Riau
Pj Sekda Kuansing Pimpin Apel Pasukan Pengamanan Pacu Jalur 2026
Sebanyak 59 Jalur Sudah Mendaftar ke Panitia Menjelang H-15 Festival Pacu Jalur 2026
Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Ditutup, 5.000 Pengunjung Padati Malam Penutupan
Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal
Sponsor Jalur Kembali Dibuka, Pemkab Kuansing Siap Revisi Aturan demi Sukseskan Festival Pacu Jalur 2026
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tanam 810 Mangrove dan Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Pemko Dumai Lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Usai Buron, Polres Simalungun Tangkap Tersangka Curas Lintas Provinsi  di Riau

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Pj Sekda Kuansing Pimpin Apel Pasukan Pengamanan Pacu Jalur 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Sebanyak 59 Jalur Sudah Mendaftar ke Panitia Menjelang H-15 Festival Pacu Jalur 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Ditutup, 5.000 Pengunjung Padati Malam Penutupan

Berita Terbaru

Headlines

Pemko Dumai Lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 5 Agu 2026 - 07:57 WIB