DR. AY Gea, SH., M.Kn.,MH Bersama Ahli Warisnya Gugat BCA Rp 19,489 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, SUMUT, (NVC) | Ferdinand Sitepu, salah seorang ahli waris almarhum Peringeten Sitepu, bersama tim kuasa hukumnya yang dipimpin oleh DR. Ali Yusran Gea, SH., MKn., MH., rekannya DR. Andoko, S.H.I., M.Hum, Suriswan Gea, SH Agusman SH, MKn, Datuk Nikmat Gea, SH menggugat PT Bank Central Asia (BCA) Tbk senilai Rp 19,489 miliar.

Gugatan ini terkait dengan pembongkaran atau pembukaan safe deposit box (SDB) tanpa persetujuan atau pemberian kuasa dari Ferdinand Sitepu. Gugatan ini telah terdaftar di Pengadilan Negeri Medan dengan nomor perkara: 448/Pdt.G/2024/PN Mdn pada Rabu, (05/06/2024).

Kuasa hukum DR. Ali Yusran Gea menjelaskan bahwa selain pembongkaran SDB tanpa persetujuan atau kuasa dari ahli waris, Bank BCA yang beralamat kantor Jalan Bukit Barisan No. 3 Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan juga diduga melakukan perbuatan melawan hukum dengan tidak memberikan atau menyerahkan data-data serta dokumen-dokumen berupa registrasi pihak-pihak yang membongkar SDB tersebut. Bahkan, rekening koran tidak diserahkan secara utuh kepada penggugat, yang terkesan sengaja ditutupi oleh pihak BCA.

Dalam gugatannya, penggugat menuntut ganti kerugian kepada BCA senilai 19,489 miliar rupiah. Petitum atau tuntutan hukum yang diajukan mencakup beberapa poin utama:

Baca Juga :  Polres Serdang Bedagai Menggelar Patroli dan Razia Rutin

Menyatakan bahwa pihak tergugat dan pihak turut tergugat 1 tidak melakukan pendataan isi atas segala dokumen yang tersimpan dalam safe deposit box No. C-2000 dengan nomor rekening 38310017412 atas nama Rasmin Br. Bangun adalah perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata.

Menyatakan bahwa pembongkaran dan pembukaan safe deposit box No. C-2000 dengan nomor rekening 383100107412 atas nama Rasmin Br. Bangun tanpa kuasa dan persetujuan dari penggugat, salah seorang ahli waris mendiang Peringeten Sitepu, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 2 poin (7) dan (12) perjanjian sewa menyewa safe deposit box pada PT Bank Central Asia, tertanggal 11 Mei 1983, adalah perbuatan melawan hukum.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, mengingat besarnya nilai gugatan dan dugaan pelanggaran serius yang dilakukan oleh Bank BCA. Proses hukum ini akan menjadi sorotan, melihat bagaimana pengadilan akan memutuskan perkara yang melibatkan salah satu bank terbesar di Indonesia ini.

Laporan: Biro Medan – Sumut

Berita Terkait

Kadishub Kena OTT, Sekda Sampaikan Peringatan Keras Bupati Siak!
Gelar Haul Sultan Siak Ke-60, Bupati Afni Ajak Masyarakat Lestarikan Sejarah Kesultanan
Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Etomidate, Empat Tersangka Diamankan
Jumat Berkah, Kepala Rutan Dumai Berikan Nasi Kotak Kepada Warga Binaan
Polres Dumai Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, Dua Pria Diamankan
Satnarkoba Polres Dumai Gerak Cepat, Amankan Sabu dari Tangan Remaja
Kodam XIX Tuanku Tambusai Masuki Fase Krusial Pembangunan Jembatan Garuda di Tembilahan
Polres Pelabuhan Belawan Intensifkan Patroli Malam Antisipasi Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 00:31 WIB

Kadishub Kena OTT, Sekda Sampaikan Peringatan Keras Bupati Siak!

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:02 WIB

Gelar Haul Sultan Siak Ke-60, Bupati Afni Ajak Masyarakat Lestarikan Sejarah Kesultanan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:19 WIB

Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Etomidate, Empat Tersangka Diamankan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:45 WIB

Jumat Berkah, Kepala Rutan Dumai Berikan Nasi Kotak Kepada Warga Binaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:28 WIB

Polres Dumai Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, Dua Pria Diamankan

Berita Terbaru