Dua Warga yang Hilang Akibat Tanah Longsor, Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI SELATAN – Pencarian warga yang hilang di Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya membuahkan hasil.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan pencarian di lokasi kejadian selama dua hari.

Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar M. Siboro, mengatakan dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terbawa material longsor telah berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Korban pertama, Yasine Gulo (44), warga Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, ditemukan pada Selasa (19/5/2026) pagi.

Sementara itu, korban kedua yang merupakan anaknya, Sariman Gulo (26) ditemukan pada Rabu (20/5/2026) pagi.

“Benar, dua korban tanah longsor di Kelurahan Wek I sudah ditemukan.

Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Penggar M. Siboro, Rabu (20/5/2026).

Pencarian pada hari kedua dimulai  dari Tim gabungan kembali menyisir area longsor.

di Kampung Mandailing, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, untuk mencari korban yang sebelumnya belum ditemukan.

Baca Juga :  14 Santriwati Ponpes Bidayatul Hidayah Keracunan, Polsek Tanah Putih Olah TKP

AKP Penggar menjelaskan, setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk pemeriksaan medis.

Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi pada Senin (18/5/2026) sore, setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru sejak sore hari.

Dua warga dilaporkan hilang setelah terbawa material longsor.

Pencarian sempat dilakukan bersama masyarakat setempat dengan peralatan seadanya.

Petugas kemudian mengerahkan alat berat dan memperkuat proses pencarian dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, pihak keluarga, relawan, serta warga sekitar.

Dalam proses pencarian dan evakuasi, petugas melibatkan 10 personel Polri, 15 personel TNI, 20 personel BPBD, serta masyarakat setempat.

Sebelumnya, pencarian juga telah dilakukan dengan bantuan satu unit alat berat karena material longsor cukup menyulitkan proses evakuasi.
(Red/lNDRA Cahaya tanjung)

Berita Terkait

Wabup Bagus Santoso Buka Bengkalis Durian Fest, Dorong Pelestarian Warisan Lokal dan Penguatan Ekonomi
Pemkab Bengkalis Gelar Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026
MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuansing Resmi Ditutup
Alih Fungsi Pos Polisi Jadi Tempat Tinggal Warga Telantar Menuai Kritik Tajam
Kabupaten Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuansing
Bengkalis Raih Peringkat Kedua pada MTQ ke-44 Riau, Bupati Tetap Apresiasi Perjuangan Kafilah
Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026
Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, Personel Diminta Tingkatkan Pengabdian

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:51 WIB

Wabup Bagus Santoso Buka Bengkalis Durian Fest, Dorong Pelestarian Warisan Lokal dan Penguatan Ekonomi

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Pemkab Bengkalis Gelar Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:07 WIB

MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuansing Resmi Ditutup

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:38 WIB

Alih Fungsi Pos Polisi Jadi Tempat Tinggal Warga Telantar Menuai Kritik Tajam

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:33 WIB

Kabupaten Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuansing

Berita Terbaru

Headlines

Pemkab Bengkalis Gelar Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

Minggu, 5 Jul 2026 - 17:47 WIB