Polres Pesisir Barat Olah TKP dan Evakuasi Diduga Korban Gantung Diri di Sebuah Gubuk Pekon Rawas

- Jurnalis

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat, (NVC) — Polres Pesisir Barat mengevakuasi jasad seorang pria tewas gantung diri di sebuah gubuk yang berada di Gg. SDN 10 Krui Pemangku Suka Tani Pekon Rawas Kec. Pesisir Tengah Kab. Pesisir Barat. Sabtu (18/05/24)

Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.I.K,.M.H. Melalui Kasihumas Polres Pesisir Barat Ipda Kasiyono, S.E.,M.H Mengatakan bahwa Korban pertama kali ditemukan tewas gantung diri oleh saudari linda, warga sekitar pukul 13.30 wib, kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke peratin pekon rawas lalu peratin pekon rawas menghubungi pihak kepolisian.

“Pihak kepolisian setelah mendapatkan informasi langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) guna mengevakuasi korban gantung diri tersebut” Kata kasihumas

“Setelah di evakuasi korban langsung dilakukan identifikasi oleh Polres Pesisir Barat dan Dokter Puskesmas Krui, diketahui korban bernama Panji Warobun Ghofur 26 Tahun Alamat Desa Bandar Agung Kec. Banjit Kab. Way Kanan yang merupakan seorang buruh tukang rongsokan” Ujarnya

Baca Juga :  Polres dan Pemkab Bengkalis Tanam Jagung di Kampung Tangguh: Upaya Wujudkan Swasembada Pangan 2025

Kasihumas menambahkan menurut keterangan istri korban Pada hari Kamis tgl 16 Mei 2024 Pkl. 20.00 Wib, korban naik motor ke krui menuju rumah ibu mertuanya, namun istri dan ibu mertuanya tidak berada di tempat dikarenakan istrinya lagi berduka bapaknya meninggal dunia dan sedang berada di Sp 6 ngambur.

“Hasil identifikasi Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, tidak ditemukan luka lebam akibat penganiayaan dan tidak ditemukan pembusukan disaat visum, lidah menjulur, tampak bekas jerat tali dileher, terdapat kotoran keluar dari anus, terdapat bercak cairan dari kemaluan.” Jelas Kasihumas

“Memang sudah dua bulan ini korban usaha rongsokannya rugi, korban selalu merenung memikirkan terus usahanya.”keterangan istri korban

“Keluarga korban menolak dilakukan Aotopsi dan membuat surat pernyataan bermaterai oleh Istri korban dan disaksikan Peratin Rawas.” Pungkas Kasihumas

Kemudian Pukul 17.40 Wib, Jenazah Korban dibawa ke Metro 26 Kec. Bantul Kota Metro menggunakan Ambulance.
(NEDI)

Berita Terkait

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!
Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah
Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan
Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan
IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah
Sinergi Taktis Brimob dan Polda Sumut Matangkan Sispamkota Lewat Tactical Floor Game
Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Wafat, Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Sarang Narkoba di Klambir V, 3 Orang Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:02 WIB

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!

Minggu, 19 April 2026 - 10:19 WIB

Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 22:44 WIB

Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 21:43 WIB

Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan

Sabtu, 18 April 2026 - 18:23 WIB

IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah

Berita Terbaru