Viral!! Ditemukan Gudang BBM Solar Sekian Ton, Diduga Hanafi dan IPTU BW Terlibat!

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, RIAU, (NVC) — Dalam perjalananan tim investigasi Media yang tergabung dalam organisasi Pers di Pekanbaru dan sekitarnya, tanpa disengaja ditemukan sebuah Gudang BBM jenis Solar di Km.18, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Senin, (22/7/2024), Pukul 17.00.WIB.

Ketua Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW – PWDPI) Provinsi Riau, Fifit Lidya Elsyah, S.Kep, S.H beserta jajarannya menemukan Gudang Penimbunan BBM Solar di Kulim Kec. Tenayan Raya, Jalan Lintas Timur Km.18.

Gudang Penimbunan BBM Solar ini diduga dikoordinir oleh Hanafi dan di back up oleh oknum Aparat Penegak Hukum (APH) dari institusi Polri inisial (IPTU BW).

Gudang Penimbunan BBM Solar ini tidak sengaja ditemukan pada saat tiba di area Gudang tersebut, di lokasi sempat diwarnai kericuhan, dikarenakan Hanafi yang mengaku dari Wartawan Media Sahabat Bhayangkara menunjukan arogannya mengatakan bahwa, ia adalah seorang Wartawan dan dia yang mem back up Gudang Solar ber-Ton itu.

Dengan sombongnya mengatakan, “Gudang BBM Solar ini di back up oleh seorang APH (IPTU BW) dan saya adalah seorang Wartawan yang tidak mempan di takut-takutkan oleh siapapun, karena Wartawan tidak punya Gaji,” kata Hanafi.

Baca Juga :  Awal 2026 Tanpa Ego Sektoral: Kakanwil Kemenkum Sumut Tegaskan Komunikasi sebagai Tulang Punggung Kinerja BHP Medan

Mendengar kata – kata dari Hanafi itu, Fifit Lidya Elsyah mengatakan, ” Kalau memang demikian, kita akan laporkan ke Polsek dan ke Polda Riau,” kata Lidya.

Setelah itu, akhirnya menjadi pertengkaran yang sengit antara tim Media dengan pihak pemilik Gudang BBM itu.

” Seharusnya aparat sudah menindak Gudang BBM Solar ini, tapi kok malah menjadi pembiaran yang tidak terjamah oleh aparat penegak hukum,” kesal Lidya.

Lalu kemudian Lidya menelpon Kapolsek Tenayan Raya, tapi HP Kapolsek sedang tidak aktif.

Selanjutnya Fifit beserta rekan tim nya melaporkan kejadian ini ke Polsek Tenayan Raya, tetapi malah diacuhkan oleh pihak Polsek setempat.

Keadaan ini membuat Ketua PWDPI menjadi geram, maka akan melaporkan ke Mabes Polri.

” Kita ambil tindakan, karena itu yang mereka mau, kita laporkan dulu ke Mabes Polri. Kapolda Riau juga tidak merespon keadaan ini, malah pembiaran yang terjadi,” tegas Lidya.

Laporan: Diah Vivian Sari, SH

Editor: RedNVCMedia

Berita Terkait

Patroli Skala Besar Brimob Polda Sumut Sisir Belawan, Sajam hingga Miras Diamankan
Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Tangkap Pencurian HP Pekerja Bangunan
Ungkap Jaringan Narkoba Simalungun-Batubara, Polisi Sita 142 Gram Sabu dan Air Soft Gun
Polres Tapteng Ungkap Kasus Pencabulan Anak dan Berhasil Menangkap Pelakunya
Pengedar Sabu di Karo Ditangkap, Polisi Sita Timbangan hingga 7 Paket Narkoba
Polres Karo Gerebek Judi Tembak Ikan di Tigabinanga, Dua Perempuan Diamankan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai Melaksanakan Kegiatan Ikrar Bersama
Wujudkan Komitmen Moral, Rutan Kelas IIB Dumai Gelar Ikrar Bersih dari Halinar dan Penipuan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:57 WIB

Patroli Skala Besar Brimob Polda Sumut Sisir Belawan, Sajam hingga Miras Diamankan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:55 WIB

Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Tangkap Pencurian HP Pekerja Bangunan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:51 WIB

Ungkap Jaringan Narkoba Simalungun-Batubara, Polisi Sita 142 Gram Sabu dan Air Soft Gun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:33 WIB

Polres Tapteng Ungkap Kasus Pencabulan Anak dan Berhasil Menangkap Pelakunya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:30 WIB

Pengedar Sabu di Karo Ditangkap, Polisi Sita Timbangan hingga 7 Paket Narkoba

Berita Terbaru