SPPG Pekanbaru Terus Kembangkan Menu MBG Sesuai Selera dan Kebutuhan Gizi Siswa

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pekanbaru semakin menunjukkan kualitas dan inovasinya dalam memenuhi kebutuhan gizi serta selera siswa. Dengan cara ini, menu yang disajikan tidak hanya sehat, tetapi juga digemari siswa.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Korwil Kota Pekanbaru, Helin Fauziah, mengatakan bahwa penyusunan menu harian telah melalui proses penakaran sesuai rekomendasi ahli gizi serta tetap mempertimbangkan keinginan peserta didik. Ia menegaskan, menu menjadi salah satu keunggulan dari pihak dapur.

“Menu makan bergizi gratis ini sudah kami takar sesuai kebutuhan dari ahli gizi. Namun, SPPG tetap mendengar permintaan yang anak-anak inginkan,” katanya di Pekanbaru, Jumat (05/12/2025).

Dijelaskan, satu di antara permintaan yang paling sering muncul dari anak-anak adalah penyajian menu berbahan dasar daging. Menurutnya, bahwa beberapa SPPG di Pekanbaru telah memenuhi kebutuhan tersebut.

“Seperti menu daging, banyak anak-anak yang pingin. Kami di SPPG Sukajadi Pulau Karomah Pekanbaru sudah memberikannya, ini juga menjadi menu favorit siswa,” jelasnya.

Tidak hanya itu, SPPG juga responsif ketika siswa mengajukan perubahan menu tertentu. Helin mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu, banyak siswa meminta agar menu ikan patin diganti dengan lele.

“Jika banyak yang minta ganti menu, pihak SPPG Sukajadi Pulau Karomah juga mendengarkan. Kemarin itu anak-anak ada yang minta ikan patin diganti lele saja, sudah kami terapkan,” ungkapnya.

Diterangkan, prinsip utama SPPG adalah menciptakan inovasi dan kreativitas dalam olahan makanan agar setiap menu tidak hanya bergizi, tetapi juga memberikan kenikmatan bagi siswa yang mengonsumsinya. Hal ini penting agar siswa lebih bersemangat makan dan memperoleh nutrisi yang optimal.

Baca Juga :  Soal Kematian Bayi VAN, Dirut RSUD Blokir WA Jurnalis, PPRI: Hak Keluarga Pasien Harus Terpenuhi

Helin juga menyoroti perhatian khusus yang diberikan kepada siswa yang memiliki alergi makanan tertentu. Setiap sekolah telah melakukan pendataan rinci terkait siswa yang memiliki alergi. Data tersebut kemudian diserahkan ke SPPG, sehingga proses penyajian menu pengganti dapat dilakukan tepat sasaran.

“Bagi siswa yang mempunyai alergi makanan, kami sudah menyiapkan menu pengganti sesuai dengan kandungan nutrisinya. Setiap sekolah sudah melakukan pendataan, jadi kami sudah mempunyai daftar nama siswa mana saja yang memiliki alergi,” terangnya.

Selain menu harian, SPPG juga menghadirkan menu spesial yang menjadi kebanggaan. Salah satunya adalah nasi goreng kesukaan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Untuk menu spesial, tentu saja yaitu nasi goreng kesukaan Pak Presiden RI Prabowo Subianto. Kami sajikan nasi goreng itu sesuai dengan komposisi dari ahli gizi,” ujarnya.

Menu khusus tersebut bahkan pernah disajikan dalam momen istimewa, yakni pada hari ulang tahun Presiden. Helin tuturkan pihaknya memilih membuat nasi goreng kampung karena komposisinya lebih stabil untuk disajikan kepada siswa.

“Ketika hari ulang tahun Bapak Presiden, kami membuat nasi goreng kampung, karena itu meminimkan penggunaan kecap bercampur dengan nasi,” lanjutnya.

Ia memaparkan bahwa penggunaan kecap berlebih pada nasi goreng dapat membuat nasi menjadi lembap. Jika dikonsumsi saat jam istirahat sekolah, tekstur tersebut dapat mengurangi cita rasa dan kualitas makanan. Karena itu, penyesuaian resep menjadi hal penting untuk menjaga kenikmatan hidangan.

“Dengan berbagai inovasi dan perhatian pada selera siswa, kami yakin makan bergizi gratis ini semakin membuat anak semangat untuk belajar,” pungkasnya. (**/Red)

 

Sumber : Mediacenter Riau

Berita Terkait

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan Masyarakat Siak
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Tekankan Kerja Nyata dan Keberpihakan pada Rakyat
Diresmikan Dahulu Baru Muncul Kegiatan Baru dalam Proyek Stadion Mini Gelora Hangtuah
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas
Operasi Keselamatan 2026 TMT 2 sd 15 Februari 2026
Pemerintah Desa Pambang Pesisir Mengucapkan Tahniah Kepada Ahmad Mulhadi Putra Asli Desa Pambang Pesisir
Polrestabes Medan Klarifikasi Isu Viral “Korban Jadi Tersangka”, Ini Fakta Penanganan Perkaranya

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:39 WIB

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:51 WIB

Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan Masyarakat Siak

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:20 WIB

Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Tekankan Kerja Nyata dan Keberpihakan pada Rakyat

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:13 WIB

Diresmikan Dahulu Baru Muncul Kegiatan Baru dalam Proyek Stadion Mini Gelora Hangtuah

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:17 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Berita Terbaru

Headlines

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:39 WIB