JOMBANG – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalur Provinsi KH Hasyim Asy’ari, Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Minggu (25/1) sore. Insiden ini melibatkan satu mobil Toyota Avanza, enam sepeda motor, dan satu mobil pikap.
Akibat kejadian tersebut, satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.25 WIB. Toyota Avanza bernomor polisi L 1537 E melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Menurut keterangan saksi mata, mobil tersebut sudah tampak tidak stabil sejak melintasi simpang empat lampu merah.
“Dari arah selatan, mobilnya kencang. Di lampu merah sempat menyerempet motor,” ujar Yudi (37), saksi di lokasi.
Usai melewati persimpangan, mobil Avanza oleng ke kanan dan masuk jalur berlawanan yang sedang padat kendaraan. Enam sepeda motor yang berada di lajur tersebut tidak sempat menghindar dan tertabrak secara beruntun.
Sepeda motor yang terlibat yakni Honda Scoopy S 3209 OCI, Honda Vario S 6654 OCD, Honda Vario S 3180 YU, Honda Supra S 4517 ONT, satu Honda Scoopy tanpa nomor polisi, serta Honda PCX S 5371 ODB. Selain itu, sebuah pikap S 1131 HB yang terparkir di pinggir jalan juga ikut tertabrak.
Mobil Avanza baru berhenti setelah menghantam pohon di tepi jalan. Benturan keras membuat sejumlah pengendara terjatuh. Satu korban, pengendara Honda PCX, meninggal dunia di lokasi setelah terjepit di antara kendaraan dan pohon.
Hingga sore hari, petugas kepolisian masih melakukan olah TKP. Sopir Avanza telah diamankan untuk pemeriksaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan kejadian tersebut. “Benar, kecelakaan melibatkan satu mobil minibus dan enam sepeda motor. Korban dan kendaraan sudah dievakuasi, penyebabnya masih didalami,” ujarnya. (**/Abin)






















