Mobil Avanza Hilang Kendali dan Tabrak Enam Motor, Satu Tewas

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalur Provinsi KH Hasyim Asy’ari, Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Minggu (25/1) sore. Insiden ini melibatkan satu mobil Toyota Avanza, enam sepeda motor, dan satu mobil pikap.

Akibat kejadian tersebut, satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.25 WIB. Toyota Avanza bernomor polisi L 1537 E melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Menurut keterangan saksi mata, mobil tersebut sudah tampak tidak stabil sejak melintasi simpang empat lampu merah.

“Dari arah selatan, mobilnya kencang. Di lampu merah sempat menyerempet motor,” ujar Yudi (37), saksi di lokasi.

Usai melewati persimpangan, mobil Avanza oleng ke kanan dan masuk jalur berlawanan yang sedang padat kendaraan. Enam sepeda motor yang berada di lajur tersebut tidak sempat menghindar dan tertabrak secara beruntun.

Baca Juga :  Kalapas Bengkalis Muhammad Lukman Ikuti Rapat Bersama Kakanwil Kemenkum HAM Riau, Percepatan Penyerapan Anggaran dan Ketaatan Regulasi

Sepeda motor yang terlibat yakni Honda Scoopy S 3209 OCI, Honda Vario S 6654 OCD, Honda Vario S 3180 YU, Honda Supra S 4517 ONT, satu Honda Scoopy tanpa nomor polisi, serta Honda PCX S 5371 ODB. Selain itu, sebuah pikap S 1131 HB yang terparkir di pinggir jalan juga ikut tertabrak.

Mobil Avanza baru berhenti setelah menghantam pohon di tepi jalan. Benturan keras membuat sejumlah pengendara terjatuh. Satu korban, pengendara Honda PCX, meninggal dunia di lokasi setelah terjepit di antara kendaraan dan pohon.

Hingga sore hari, petugas kepolisian masih melakukan olah TKP. Sopir Avanza telah diamankan untuk pemeriksaan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan kejadian tersebut. “Benar, kecelakaan melibatkan satu mobil minibus dan enam sepeda motor. Korban dan kendaraan sudah dievakuasi, penyebabnya masih didalami,” ujarnya. (**/Abin)

Berita Terkait

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan Masyarakat Siak
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Tekankan Kerja Nyata dan Keberpihakan pada Rakyat
Diresmikan Dahulu Baru Muncul Kegiatan Baru dalam Proyek Stadion Mini Gelora Hangtuah
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas
Operasi Keselamatan 2026 TMT 2 sd 15 Februari 2026
Pemerintah Desa Pambang Pesisir Mengucapkan Tahniah Kepada Ahmad Mulhadi Putra Asli Desa Pambang Pesisir
Polrestabes Medan Klarifikasi Isu Viral “Korban Jadi Tersangka”, Ini Fakta Penanganan Perkaranya

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:39 WIB

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:51 WIB

Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan Masyarakat Siak

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:20 WIB

Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Tekankan Kerja Nyata dan Keberpihakan pada Rakyat

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:13 WIB

Diresmikan Dahulu Baru Muncul Kegiatan Baru dalam Proyek Stadion Mini Gelora Hangtuah

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:17 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Berita Terbaru

Headlines

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:39 WIB