KPU Riau Lanjutkan Sekolah Pemilu Hijau, Mahasiswa Dalami Sistem Pemilu dan Demokrasi Berkelanjutan

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau kembali melaksanakan pembelajaran Sekolah Pemilu Hijau (Green Election School ) Tahun 2026 di Kantor KPU Provinsi Riau, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendidikan pemilih yang mengintegrasikan pemahaman tentang demokrasi dan kepemiluan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Sekolah Pemilu Hijau merupakan pengembangan dari program Sekolah Pemilu dan Demokrasi yang sebelumnya telah dilaksanakan KPU Provinsi Riau. Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperkuat pemahaman tentang demokrasi, sistem kepemiluan.

Pentingnya membangun budaya pemilu yang berintegritas dan berwawasan lingkungan. Peserta merupakan mahasiswa yang sedang melaksanakan program magang di KPU Provinsi Riau dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau dan sekitarnya.

Dalam pembelajaran kali ini, peserta mendapatkan dua materi. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, Nugroho Noto Susanto menyampaikan materi dengan tema “Demokrasi, Lingkungan dan SDGs ”. Dalam paparannya, Nugroho membahas keterkaitan antara demokrasi, keberlanjutan lingkungan, dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Demokrasi dan lingkungan memiliki keterkaitan yang sangat erat. Demokrasi yang sehat membutuhkan masyarakat yang sadar akan keberlanjutan, dan pembangunan berkelanjutan membutuhkan partisipasi masyarakat yang bermakna. Karena itu, pendidikan pemilih juga perlu memperkenalkan perspektif lingkungan kepada generasi muda,” ujar Nugroho Noto Susanto.

Baca Juga :  Bupati Kuansing Hadiri Apel Siaga Karhutla, Suhardiman : Pentingnya Sinergi Hadapi Ancaman Karhutla

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Supriyanto menyampaikan materi dengan tema “Sistem Pemilu di Indonesia & Tantangan Pemilu Hijau”. Supriyanto menjelaskan sistem pemilu di Indonesia sekaligus berbagai tantangan dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Sistem pemilu di Indonesia merupakan bagian penting dalam memastikan kedaulatan rakyat dapat diwujudkan melalui proses pemilihan yang demokratis. Karena itu, pemahaman terhadap sistem pemilu menjadi penting, khususnya bagi generasi muda, agar mereka tidak hanya mengetahui bagaimana proses pemilu dilaksanakan, tetapi juga memahami tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Supriyanto.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi bersama peserta. Pembelajaran tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pemahaman mengenai sistem pemilu, demokrasi, isu lingkungan, serta tantangan penyelenggaraan pemilu yang berkelanjutan.

Sekolah Pemilu Hijau sekaligus menjadi sarana bagi KPU Provinsi Riau untuk menanamkan nilai-nilai Green Election kepada generasi muda sebagai bagian dari pendidikan pemilih.

Melalui rangkaian Sekolah Pemilu Hijau Tahun 2026, KPU Provinsi Riau mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki pemahaman tentang demokrasi dan kepemiluan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat mendorong peserta menjadi bagian dari upaya membangun budaya demokrasi yang berintegritas, partisipatif, dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Tak Surut di Tengah Efisiensi, Bupati Afni Tetap Siapkan Bonus Bagi Qori Berprestasi
Riau Zero Karhutla, Satgas Tetap Siaga Cegah Api
Dipanggil Polres Kuansing, Desi Guswita: Jangan Jadikan Saya Kambing Hitam
Rio Rahman Tegaskan Penyegelan KIOS Sudah Sesuai Putusan PTUN
Satu Lagi Pelaku Pencurian Bentor dan Baterai Truk Diamankan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan
Wakil Ketua dan Sekwan Sebut Berkas Diangkut APH, Ketua DPRD Sebut Tak Ada Penyitaan, Desi: Bongkar Perbedaan Keterangan!
Pemanggilan Anggota DPRD Kuansing Mulai Terkuak, Desi: Berawal dari Laporan, Bukan Pemberitaan Media
PT DSI Akui Beli Lahan Hanya Berdasarkan Identitas KTP Pemilik, Penguasaan Lahan 40 Hektar Dinilai Cacat Hukum

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 00:09 WIB

Tak Surut di Tengah Efisiensi, Bupati Afni Tetap Siapkan Bonus Bagi Qori Berprestasi

Senin, 28 September 2026 - 00:07 WIB

Riau Zero Karhutla, Satgas Tetap Siaga Cegah Api

Senin, 28 September 2026 - 00:03 WIB

Dipanggil Polres Kuansing, Desi Guswita: Jangan Jadikan Saya Kambing Hitam

Minggu, 27 September 2026 - 23:48 WIB

Rio Rahman Tegaskan Penyegelan KIOS Sudah Sesuai Putusan PTUN

Sabtu, 26 September 2026 - 22:24 WIB

Satu Lagi Pelaku Pencurian Bentor dan Baterai Truk Diamankan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan

Berita Terbaru

Headlines

Riau Zero Karhutla, Satgas Tetap Siaga Cegah Api

Senin, 28 Sep 2026 - 00:07 WIB

Headlines

Rio Rahman Tegaskan Penyegelan KIOS Sudah Sesuai Putusan PTUN

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:48 WIB