FKPMR dan PPMR Tolak Pencalonan M Nasir Sebagai Calon Gubernur Riau

- Jurnalis

Rabu, 24 Juli 2024 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, RIAU, (NVC) — Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) dan Persebatian Pemuka Masyarakat Riau (PPMR) menyampaikan pernyataan sikap tertulis bersama menjelang Pilkada Serentak tahun 2024, salah satunya menolak dengan tegas pencalonan M Nasir sebagai Gubernur Riau periode 2024-2029.

Adapun Alasan kedua organisasi tersebut karena Nasir dianggap tidak memiliki hubungan historis dan ikatan emosional secara langsung dengan Riau, serta memiliki rekam jejak yang tidak memenuhi kriteria kepemimpinan Melayu Riau.

“Menolak Muhammad Nasir dicalonkan sebagai Gubernur Riau periode 2024-2029,” bunyi surat yang ditandatangani oleh Ketum FKPMR DR Chaidir MM dan Ketua PPMR Nasrun Efendi.

Mereka juga menyayangkan sikap beberapa Partai Politik yang mengusung M Nasir karena tidak melakukan penyaringan secara cermat dan bijak.

“Sudah menjadi rahasia umum bahwa yang bersangkutan juga memiliki rekam jejak yang tidak terpuji, sangat jauh dari kriteria dan persyaratan kepemimpinan Melayu Riau. Selama tiga periode yang bersangkutan duduk sebagai wakil rakyat di DPR RI Daerah Pemilihan Riau tidak pernah memberikan kontribusi yang nyata dan berarti bagi pembangunan daerah Riau,” bunyi pernyataan tersebut.

Baca Juga :  APDESI Kabupaten Pesisir Barat Melaksanakan Serah Terima Jabatan

Menyikapi penolakan FKPMR dan PPMR, Mustoyo Wakil Ketua Pujakesuma Riau menyayangkan sikap berlebihan kedua organisasi pemuka masyarakat tersebut.

“Pak Nasir itu kan sudah 30 tahun berdomisili di Riau, dia seorang pengusaha sukses yang memiliki perkebunan dan pekerjanya juga orang Riau yang terdiri dari berbagai suku, ada melayu, jawa, batak dll, artinya dia sudah banyak berkontribusi untuk riau dalam hal menciptakan lapangan pekerjaan, saya rasa penolakannya sebagai calon Gubernur itu terlalu berlebihan, kita ini Bhineka Tunggal Ika, meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua,” ujarnya.

Dikatakan Mustoyo, Nasir juga sudah menjadi Anggota DPR RI selama 3 periode berkat pilihan dan dukungan masyarakat Riau.

“Pak Nasir sudah 3 periode duduk sebagai Anggota DPR RI dan yang memilihnya bukan orang Sumbar dan bukan pula orang Sumut melainkan sepenuhnya dipilih orang Riau, dia juga sudah banyak berkontribusi untuk Riau selama menjadi Anggota DPR RI,” katanya. ***

Editor: RedNVC

Berita Terkait

Kasus Perdata Agustina Zai Dialihkan ke Pidana oleh Polsek Tapung Hulu?
Usai Terima Anugerah Adinata, Sekdaprov Riau Tegaskan Komitmen Pengembangan Finansial Syariah
DPRD Riau Serahkan Pandangan Umum Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke Plt Gubri
Hari Jadi Ke-242, Wali Kota Pekanbaru Terima Penghargaan MURI
Satresnarkoba Polres Karo Gerebek dan Bakar Lokasi Konsumsi Sabu
Gunakan Tehnik Under Cover, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Seorang Pria
Bupati Siak: Keterbatasan Fiskal Tidak Mengurangi Komitmen Pemerintah Membangun Daerah
Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:55 WIB

Kasus Perdata Agustina Zai Dialihkan ke Pidana oleh Polsek Tapung Hulu?

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:07 WIB

Usai Terima Anugerah Adinata, Sekdaprov Riau Tegaskan Komitmen Pengembangan Finansial Syariah

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:03 WIB

DPRD Riau Serahkan Pandangan Umum Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke Plt Gubri

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Hari Jadi Ke-242, Wali Kota Pekanbaru Terima Penghargaan MURI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:54 WIB

Satresnarkoba Polres Karo Gerebek dan Bakar Lokasi Konsumsi Sabu

Berita Terbaru